Aceh Selatan- Sebanyak 13 rangkang Santri Darul Wusta di Gampong Ujung Padang Kecamatan Labuhan haji Barat Kabupaten Aceh Selatan hangus terbakar dini hari 13/06/04.
Kebakaran salahsatu pesantren di Aceh Selatan itu terjadi sekitar pukul 11:48 WIB petugas Damkar PB 03 Labuhanhaji menerima laporan bahwa telah terjadi kebakaran Pesantren Darul Wusta di Gampong Ujong Padang Kecamatan Labuhanhaji Barat.
Menurut laporan tersebut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Selatan H. Zainal A, SE., M.Si melalui Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Aris Monkuba, S.STP., M.Tr.IP menugaskan personil menuju kelokasi untuk melakukan Pemadaman.
“Kebakaran tersebut menghanguskan kontruksi bangunan kayu hingga petugas sulit melakukan pemadaman disebabkan Angin yang berhembus kencang, untuk mempercepat proses pemadaman petugas meminta bantuan tambahan armada, setelah itu Kabid Damkar dan Penyelamatan mengirimkan bantuan Armada dan personil dari pos 01 Tapaktuan dan Pos 02 Meukek untuk menuju kelokasi kebakaran, agar api tidak merambat pada bangunan lain,” kata Zainal.
Lanjutnya, Setelah lebih kurang Satu Jam melakukan pemadaman api berhasil dipadamkan secara keseluruhan dan dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan api telah padam total dengan bantuan TNI-Polri, Damkar Pos 03 Labuhan Haji, pos 01 Tapaktuan, Pos O2 Meukek, PLN, Tagana, Masyarakat setempat, dan Santri.
“Adapun bangunan yang hangus sebanyak 10 unit Rangkang santri terbakar habis beserta pakaian, sedangkan tiga unit Rangkang santri terbakar sebahagian saja,” ungkapnya.
“Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian, walaupun tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut namun kerugian mencapai puluhan juta rupiah,” tutupnya.
“Abu Heri, salah satu tokoh masyarakat Aceh Selatan, Mengungkapkan kesedihan yang mendalam dan turut berbela sungkawa atas musibah yang menimpa salahsatu pesantren tersebut, abu Heri menceritakan bahwa pesantren darul Wusta adalah pesantren yang sudah banyak mencetak generasi terbaik Diseluruh Aceh bahkan Nusantara.
Abu Heri juga meminta kepada pemerintah Aceh dapat membantu dan membangun kembali sarana yang sudah hangus terbakar, bagi santri yang mengalami musibah agar tabah dan semoga Allah menggantikan nya dengan yang lebih baik lagi,’ tutup Abu.










