Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Mahasiswa USK Supervisi Hewan Kurban di Banda Aceh, Aman Dikonsumsi

redaksi by redaksi
18/06/2024
in Nanggroe
0
Mahasiswa USK Supervisi Hewan Kurban di Banda Aceh, Aman Dikonsumsi

Mahasiswa fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala (USK) yang tergabung dalam tim pemeriksaan kesehatan hewan kurban Idul Adha 2024 memeriksa hati, limpa dan jeroan di Banda Aceh, Aceh, Senin (17/6/2024). (ANTARA FOTO/IRWANSYAH PUTRA)

Banda Aceh – Hasil Supervisi Pemeriksaan dan Pemotongan Hewan Qurban (SPPHQ) oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala (USK) di 51 titik wilayah Kota Banda Aceh menyatakan, hewan kurban di kota tersebut sehat dan aman dikonsumsi.

“Dapat disimpulkan bahwa sapi kurban di Banda Aceh ini tergolong yang sehat,” kata Ketua Panitia SPPHQ, Dani Solihin.di Banda Aceh, Selasa.

Dani mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan postmortem, hanya terdapat beberapa parasit yang ditemukan pada hewan ternak kurban di Banda Aceh, yakni parampis dan paramphistomum dengan jumlah tergolong normal.

“Parasit yang ditemukan tergolong ringan dan masih normal untuk dikonsumsi dengan catatan proses pemasakannya harus benar-benar matang hingga mendidih dengan suhu 100°C atau direbus dengan waktu lima menit,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan, postmortem ini sendiri merupakan pemeriksaan kesehatan jeroan dan karkas setelah disembelih yang dilakukan oleh petugas pemeriksa berwenang.

Parasit, normalnya ditemukan dalam saluran pencernaan ternak karena adanya proses fermentasinya di lambungnya, tetapi jumlahnya juga tidak boleh terlalu banyak.

“Kalau di situ tidak terlalu banyak masih normal. Biasanya tidak normal kalau ditemukan berada di hati, dan tidak bisa dikonsumsi lagi,” ujarnya.

Dani menuturkan, kegiatan supervisi hewan kurban ini merupakan aktivitas rutin Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Himpunan Hewan Besar dan Ruminansia (Himpersia) USK sebagai bentuk bakti sosial mahasiswa kepada masyarakat.

“Tujuannya bakti sosial agar bisa terjun langsung memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kesehatan pangan. Karena biasanya masyarakat masih awam mengenai kesehatan sapi, anggapannya yang penting bisa dimakan saja, sudah boleh,” katanya.

Kegiatan SPHQ ini, lanjut dia, melibatkan lebih kurang 600 orang dari Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Aceh, Mahasiswa FKH USK, dan Dinas Peternakan Aceh.

Sementara itu, Dosen Pendamping SPHQ, Ali Makmur menyampaikan, selain meninjau organ, pihaknya juga menilai cara pemotongan hewan kurban, dan ternyata sudah memenuhi standar.

“Cara pemotongan sudah memenuhi standar Islam, mulai dari ketajaman pisau dan menghadap kiblat, hanya saja kebersihan masih kurang, seharusnya setiap desa ada RPH untuk menjaga kebersihan supaya tidak berceceran bangkai darah,” demikian Ali Makmur.

Sumber: antara

Previous Post

Nasir Djamil: Nilai-Nilai Pancasila Dapat Tergerus Oleh Judi Online

Next Post

Selebgram Aceh Sumbang Sapi Kurban 1,2 Ton untuk Warga Banda Aceh

Next Post
Selebgram Aceh Sumbang Sapi Kurban 1,2 Ton untuk Warga Banda Aceh

Selebgram Aceh Sumbang Sapi Kurban 1,2 Ton untuk Warga Banda Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Warga Aceh Diajak Kibarkan Bendera Alam Peudeung pada 15 Agustus 2026, Kenapa?

Warga Aceh Diajak Kibarkan Bendera Alam Peudeung pada 15 Agustus 2026, Kenapa?

14/08/2026
Tak Sekadar Tuntaskan KKN, Kelompok 11 Raih Apresiasi DPL Berkat Dedikasi di Masyarakat

Tak Sekadar Tuntaskan KKN, Kelompok 11 Raih Apresiasi DPL Berkat Dedikasi di Masyarakat

14/08/2026
21 Tahun MoU Helsinki, Ketua PC IPNU Bireuen Kritik Pemerintah Pusat: Jangan Abaikan Kesepakatan Damai Aceh

21 Tahun MoU Helsinki, Ketua PC IPNU Bireuen Kritik Pemerintah Pusat: Jangan Abaikan Kesepakatan Damai Aceh

14/08/2026
TP PKK dan Dinkes Abdya Ajak Masyarakat Menerapkan Pola Hidup Sehat dengan Strategi CERDIK

TP PKK dan Dinkes Abdya Ajak Masyarakat Menerapkan Pola Hidup Sehat dengan Strategi CERDIK

14/08/2026
RSUD-TP Abdya Dipercaya sebagai RSJP untuk Mendukung Pelaksanaan PPDS Urologi Fakultas Kedokteran USK

RSUD-TP Abdya Dipercaya sebagai RSJP untuk Mendukung Pelaksanaan PPDS Urologi Fakultas Kedokteran USK

14/08/2026

Terpopuler

Mahasiswa USK Supervisi Hewan Kurban di Banda Aceh, Aman Dikonsumsi

Mahasiswa USK Supervisi Hewan Kurban di Banda Aceh, Aman Dikonsumsi

18/06/2024

Pidie Jaya Masuk Daftar Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Risiko Banjir Bandang Tinggi di Musim Penghujan Masyarakat Didorong Susur dan Periksa Sungai

Jamaluddin Idham Didampingi DKP Serahkan Bantuan Hibah Alat Tangkap untuk Nelayan Abdya

Forkopimda Aceh Minta Tambang Emas Rakyat Ditutup, Syahril: Jangan Binasakan Rakyat di Kaki Bumi Sendiri

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com