Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

AS Tandai Tetangga RI Punya Kasus Human Trafficking

redaksi by redaksi
25/06/2024
in Internasional
0
AS Tandai Tetangga RI Punya Kasus Human Trafficking

Ilustrasi. (morgueFile/click)

Jakarta – Amerika Serikat memasukkan negara tetangga Indonesia, Brunei Darussalam, ke dalam daftar hitam negara dengan kasus perdagangan manusia (human trafficking).

Selain Brunei, AS juga memasukkan Sudan ke dalam daftar tersebut.

Dalam sebuah laporan tahunan, Kementerian Luar Negeri AS menambahkan Brunei dan Sudan ke dalam daftar hitam “Tingkat 3” negara yang tidak mengambil langkah signifikan terhadap kasus perdagangan manusia.

Kemlu AS menilai Brunei tidak menghukum pelaku perdagangan manusia selama tujuh tahun berturut-turut dan sebaliknya malah mengadili maupun mendeportasi beberapa korban yang membutuhkan bantuan.

“[Brunei] mempublikasi upaya untuk menangkap para pekerja yang melarikan diri, dan mencambuk beberapa dari mereka yang tertangkap,” demikian keterangan Kemlu AS.

Sementara itu, Sudan disebut melakukan perdagangan manusia karena kepentingan pemerintah merekrut tentara untuk berperang.

“Kami menilai kebijakan atau pola perdagangan manusia oleh pemerintah Sudan berkaitan dengan perekrutan tentara anak-anak,” demikian keterangan Kemlu AS, seperti dikutip AFP.

Seiring daftar hitam tersebut, dua negara itu kini terancam dikenakan sanksi oleh AS maupun dikurangi bantuannya.

Negara-negara yang masuk dalam daftar hitam tingkat tiga sebagian besar memiliki hubungan buruk dengan Amerika Serikat. Beberapa di antaranya seperti China, Rusia, dan Venezuela.

Namun, tidak demikian dengan Brunei. Brunei memiliki hubungan persahabatan dengan AS meskipun negara mayoritas Muslim itu dikritik keras karena mempertahankan hukuman mati untuk kasus homoseksualitas.

Selain memasukkan Brunei dan Sudan, Amerika Serikat turut menghapus Aljazair dari daftar hitam karena menilai negara itu “melakukan upaya signifikan”, merujuk pada undang-undang anti-perdagangan manusia yang baru di Aljazair. Undang-undang tersebut mengadili tiga kali lipat tersangka pelaku perdagangan manusia.

Status Vietnam naik setelah negara itu menggencarkan penyelidikan dan penuntutan terhadap kasus perdagangan manusia. Negara yang dua tahun lalu masuk ke Tingkat 3 itu akhirnya dikeluarkan dari daftar hitam karena memberikan bantuan yang lebih besar kepada para korban.

Mesir juga dikeluarkan karena mengadili lebih dari dua kali lipat para tersangka pedagang manusia serta pejabat yang dituduh terlibat.

Afrika Selatan juga dikreditkan karena menggencarkan penuntutan dan dengan mendirikan lebih banyak tempat penampungan bagi para korban.

Meskipun ada sejumlah perbaikan, laporan ini tetap mewanti-wanti bahwa perdagangan manusia masih menjadi masalah utama di seluruh dunia. Sekitar 27 juta orang di seluruh dunia dieksploitasi untuk bekerja, melakukan kegiatan seksual, serta memberikan pelayanan.

Laporan itu menyoroti peran teknologi yang dinilai memudahkan para pedagang untuk melintasi perbatasan.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menyebut ada peningkatan signifikan terhadap penipuan di dunia maya yang memikat orang-orang untuk bekerja di luar negeri.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

PDIP soal PKS Usung Sohibul Cagub DKI: Wajar, Peraih Kursi Terbanyak

Next Post

Negara Mayoritas Muslim Tajikistan Sahkan UU Larang Gunakan Hijab

Next Post
Negara Mayoritas Muslim Tajikistan Sahkan UU Larang Gunakan Hijab

Negara Mayoritas Muslim Tajikistan Sahkan UU Larang Gunakan Hijab

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Satpol PP dan WH Aceh Besar Amankan Lima Sapi Berkeliaran di Ingin Jaya

Satpol PP dan WH Aceh Besar Amankan Lima Sapi Berkeliaran di Ingin Jaya

26/04/2026
Irwansyah Bantu Warga Aceh Jaya Korban KDRT di Banda Aceh

Irwansyah Bantu Warga Aceh Jaya Korban KDRT di Banda Aceh

26/04/2026
Prodi MPBEN FKIP USK Gelar Workshop Karya Tulis Ilmiah

Prodi MPBEN FKIP USK Gelar Workshop Karya Tulis Ilmiah

26/04/2026
Gempa Dangkal di Bener Meriah Dipicu Sesar Aktif

Gempa Magnitudo 3,0 SR Guncang Pidie di Minggu Pagi

26/04/2026
Tiga Pria Hanyut di Sungai Mane, Dua Selamat, Satu Hilang Masih Dicari

Tiga Pria Hanyut di Sungai Mane, Dua Selamat, Satu Hilang Masih Dicari

26/04/2026

Terpopuler

Pecahkan Sejarah! Abdya Raih 2 Rekor MURI Sekaligus: Bakar Lemang dan Sajian Tapai Terbanyak

Pecahkan Sejarah! Abdya Raih 2 Rekor MURI Sekaligus: Bakar Lemang dan Sajian Tapai Terbanyak

25/04/2026

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

Jawa Tengah dan Aceh Teken Kerja Sama Senilai Rp1,06 Triliun

MUQ Aceh Selatan Kembali Juara Umum SOB ke – XIII 2026 se-Barat Selatan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com