Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Hamas Bantah Bangun Markas di Sekolah PBB di Gaza usai Dibom Israel

redaksi by redaksi
07/07/2024
in Internasional
0
Hamas Bantah Bangun Markas di Sekolah PBB di Gaza usai Dibom Israel

Sebelum Sekolah Al Jaouni, Israel juga pernah membombardir sekolah UNRWA lainnya di kamp pengungsian Al Nuseirat Jalur Gaza. (REUTERS/ABED KHALED)

Jakarta – Hamas membantah memiliki markas di sebuah sekolah Al Jaouni yang dikelola Badan PBB untuk urusan Pengungsi Palestina (UNRWA) di Jalur Gaza, Palestina.

Pernyataan itu keluar dari Hamas demi membantah klaim Israel yang mengaku membombardir Sekolah Al Jaouni gegara menjadi salah satu pos kelompok milisi itu.

Hamas menyebut serangan ini sebagai “pembantaian baru dan kejahatan yang dilakukan oleh musuh kriminal ini sebagai bagian dari perang genosida mereka terhadap rakyat Palestina kami”.

“Klaim tentara pendudukan (Israel) atas kehadiran anggota perlawanan (Hamas) di sekolah UNRWA Al Jaouni adalah bohong dan menyesatkan,” kata Hamas melalui pernyataan.

Menurut Hamas, Israel hanya membual agar ada alasan untuk memusnahkan warga Palestina di Gaza.

“Penjajah (Israel) berupaya melayangkan tuduhan untuk menyebarkan dan membenarkan kejahatannya ke publik dan menyembunyikan tujuan jelas yang ingin mereka terapkan yakni memusnahkan rakyat kami,” ucap Hamas seperti dikutip Al Jazeera pada Minggu (7/7).

Setidaknya 16 orang terbunuh termasuk anak-anak akibat bombardir Israel ke Sekolah Al Jaouni pada Sabtu (6/7).

Seorang perempuan, Samah Abu Amsha, menceritakan bahwa beberapa anak tewas saat mereka sedang membaca Al-Quran di dalam kelas ketika rudal menghantam. “Serpihan menghantam saya di dalam kelas dan anak-anak terluka,” katanya kepada AFP.

Sekolah yang terletak di kompleks kamp pengungsian Al Nuseirat itu telah menjadi tempat penampungan keluarga Palestina yang kehilangan tempat tinggal imbas agresi Israel ke Gaza sejak 7 Oktober 2023 lalu.

Israel menyatakan serangan ini ditujukan ke para militan Hamas.

Militer Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka “menyerang beberapa teroris yang beroperasi di bangunan yang terletak di sekitar sekolah Al-Jaouni UNRWA”.

“Lokasi ini digunakan sebagai tempat persembunyian dan infrastruktur operasional dari mana serangan terhadap pasukan IDF di Gaza diarahkan dan dilakukan. Langkah-langkah akan diambil untuk mengurangi risiko melukai warga sipil,” klaim Israel.

Dilansir Reuters, Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mencatat selain menewaskan belasan orang, serangan itu juga melukai lebih dari 50 orang.

Sekitar 7.000 orang sedang berlindung di sekolah pada saat serangan terjadi, menurut kantor pers pemerintah Hamas. Puluhan orang berlarian melalui reruntuhan setelah serangan untuk mencari korban selamat.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Relawan MER-C Indonesia Evakuasi Gegara Israel Mau Serang Khan Younis

Next Post

Fakta-fakta Penting Sidang DKPP soal Kasus Asusila Hasyim Asyari

Next Post
Fakta-fakta Penting Sidang DKPP soal Kasus Asusila Hasyim Asyari

Fakta-fakta Penting Sidang DKPP soal Kasus Asusila Hasyim Asyari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kepemimpinan Prof. Ishak Hasan dalam Membangun UTU Dibukukan

Kepemimpinan Prof. Ishak Hasan dalam Membangun UTU Dibukukan

09/06/2026
HMP PMI STAIN Meulaboh Hijaukan Lingkungan Kampus

HMP PMI STAIN Meulaboh Hijaukan Lingkungan Kampus

09/06/2026
Cecar Kementerian ESDM Soal Gas Blok Andaman di Rapat Komite, Azhari Cage: Aceh Jangan Lagi Jadi Penonton

Cecar Kementerian ESDM Soal Gas Blok Andaman di Rapat Komite, Azhari Cage: Aceh Jangan Lagi Jadi Penonton

09/06/2026
Tingkatkan Mutu Literasi, Pesantren Al Zahrah Teken MoU dengan DPKA

Tingkatkan Mutu Literasi, Pesantren Al Zahrah Teken MoU dengan DPKA

09/06/2026
Dana MBG Tak Kunjung Cair, Ratusan SPPG di Aceh hingga Jateng Tumbang

Dana MBG Tak Kunjung Cair, Ratusan SPPG di Aceh hingga Jateng Tumbang

09/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com