Banda Aceh – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh secara resmi menjalin kerja sama dengan Kolej Islam Darul Ulum (KIDU), Kedah, Malaysia, pada Senin (22/7/2024).
Acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) ini berlangsung di ruang sidang Rektor UIN Ar-Raniry dan ditandatangani oleh Rektor UIN Ar-Raniry, Mujiburrahman, serta Ahmad Fakhruddin bin Fakhrurazi, selaku Pengurus Majlis KIDU.
Rektor UIN Ar-Raniry, Mujiburrahman, menyambut baik kerja sama ini. Dalam sambutannya, ia menyatakan harapan agar kerja sama ini dapat memfasilitasi calon mahasiswa dari Malaysia yang ingin melanjutkan studi di UIN Ar-Raniry.
“Kami berharap setelah pertemuan ini, ke depan kalau ada calon pelajar dari Malaysia yang melanjutkan studi ke UIN Ar-Raniry di berbagai fakultas, dapat kita fasilitasi bersama,” ujar Mujiburrahman.
Mujiburrahman juga menjelaskan mekanisme pendaftaran bagi calon mahasiswa internasional, termasuk dari Malaysia, yang akan dilakukan secara online melalui situs ar-raniry.ac.id/admisi.
Seluruh proses seleksi penerimaan, mulai dari pendaftaran hingga ujian, akan dilaksanakan secara online, memungkinkan calon mahasiswa untuk mengikuti ujian dari negara masing-masing.
“Setelah mahasiswa mendaftar, kita mengadakan ujian untuk penerimaan mereka, dan seleksinya dilakukan secara online, bisa dari negara masing-masing, yang penting bisa terkoneksi dengan link tersebut,” tambah Mujiburrahman.
Selain itu, kerja sama dengan KIDU diharapkan dapat mempermudah proses penerimaan mahasiswa baru dari Malaysia, termasuk mengatasi isu-isu terkait pengurusan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) yang selama ini menjadi kendala.
Sementara itu, Pengurus Majlis KIDU Kedah, Malaysia, Ahmad Fakhruddin bin Fakhrurazi, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada rektor dan sivitas akademika UIN Ar-Raniry yang telah menyambut baik dan memfasilitasi kegiatan MoU tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada rektor dan sivitas akademika UIN Ar-Raniry, yang telah membuka tangan menerima hasrat kami. Itulah besar harapan kami dari bumi darul ulum ini, mudah-mudahan bermanfaat bagi pendidikan Islam,” ujar Ahmad Fakhruddin.
Ahmad Fakhruddin juga menekankan pentingnya kolaborasi antara kedua institusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di kedua institusi. Kami berharap dapat saling bertukar pengalaman dan pengetahuan demi kemajuan bersama,” tambahnya.
Penandatanganan MoU ini merupakan langkah awal dari kerja sama yang lebih erat antara kedua institusi dalam peningkatan mutu pendidikan, studi lanjut lulusan KIDU ke UIN Ar-Raniry, serta pengiriman dosen, mahasiswa, pembinaan, dan penguatan akhlak, yang diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi kedua belah pihak. [ ]










![[Opini] JKA dan Martabat Keistimewaan Aceh](https://atjehwatch.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-06-at-15.09.56-350x250.jpeg)
