Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Iswanto Terima Audiensi Kakankemenag Aceh Besar

redaksi by redaksi
01/08/2024
in Nanggroe
0
Iswanto Terima Audiensi Kakankemenag Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto S.STP MM menerima Audiensi Kakankemanag Aceh Besar H. Saifuddin SE bersama jajaran di Dekranasda, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu (31/7/2024).

JANTHO – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto S.STP, MM menerima audiensi Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Aceh Besar H Saifuddin SE bersama jajarannya di Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu (31/7/2024).

Dalam audiensi itu Kakankemenag Aceh Besar Saifuddin yang didampingi oleh Kasubbag Tata Usaha Kemenag Aceh Besar H. Khalid Wardana, Kepala Seksi Bimas Islam H. Akhyar SAg MAg, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah H. Suryadi S.Ag dan Kepala MTSN Jantho.

Saat audiensi tersebut Saifuddin menyampaikan beberapa program Kemenag Aceh Besar kepada Penjabat (Pj) Bupati Iswanto, salah satunya program pembangunan Yayasan Insan Cendikia yang digagas langsung oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).

“Kemenag RI ingin mendirikan Yayasan Insan Cendikia setingkat MTSN di Aceh Besar, dan Kemenag RI meminta kita untuk menyediakan lahan di Aceh Besar, semua izin dan anggarannya langsung disediakan oleh Pemerintah Pusat,” ujar Saifuddin.

“Kita datang audiensi ini ingin memastikan dan meminta izin mengenai status lahan kepada Bapak Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto, dan lokasi untuk sementara waktu akan kita gunakan MTSN Kota Jantho,” lanjutnya.

“Dan MTSN Kota Jantho yang statusnya swasta nantinya akan kita usulkan menjadi MTSN Negeri Kota Jantho, sedangkan Yayasan Insan Cendikia merupakan sekolah unggul pertama di Aceh setingkat MTSN, karena untuk setingkat MAN Yayasan Insan Cendikia sudah mendirikan sekolahnya di Aceh Timur,” tambah Saifuddin.

Selanjutnya Saifuddin menyampaikan untuk membangun sekolah tersebut, Kemenag Aceh Besar diminta untuk menyediakan lahan sebagai syarat utama pembangunan Yayasan Insan Cendikia.

“Karena syarat tersebut, kami ingin meminta izin kepada Pj Bupati Aceh Besar supaya Yayasan tersebut didirikan di Jantho dengan alasan untuk menghidupkan aktifitas Pendidikan di Ibu Kota Aceh Besar,” ucap Saifuddin.

Tidak hanya itu pada audiensi tersebut Saifuddin juga menyampaikan banyak warga Aceh Besar yang menikah di kuar Kabupaten, padahal menurutnya banyak tempat dam lokasi yang menarik di Aceh Besar untuk digelar prosesi pernikahan.

“Hari ini banyak warga Aceh Besar yang menikah di Banda Aceh baik itu di Masjid Raya Baiturrahman, Masjid Oman Lampriet dan Masjid Keuchik Leumik, dan surat nikahnya dikeluarkan di Banda Aceh, namun disaat terjadi keributan didalam rumah tangga yang menyebabkan perceraian, mereka mengajukannya di Aceh Besar,” terang Saifuddin.

Oleh karena itu Saifuddin meminta Pj Bupati Aceh Besar supaya mengeluarkan surat himbauan kepada Camat dan Keuchik dalam ruang lingkup Aceh Besar untuk disampaikan kepada warganya agar tidak menikah diluar Kabupaten Aceh Besar.

“Kalau bisa pak, dikeluarkan himbauan, agar masyarakat kita tidak menikah diluar Kabupaten, karena selain mengurangi pendapatan daerah, juga akan mempersulit perkara perceraian yang hari ini banyak terjadi di Aceh Besar seperti yang terjadi di Mahkamah Syariah Kota Jantho,” ujarnya.

“Kita tidak melarang mereka menikah, jika calonnya sama-sama orang Aceh Besar alangkah lebih baiknya menikahnya juga di Aceh Besar jangan menikah diluar Aceh Besar, kecuali calonnya orang Kabupaten/Kota Lain,” tambahnya.

Sementara itu Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto yang didampingi Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Besar Rusdi S.Sos, M.Si dan Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Besar Abu Bakar S.Ag menyambut baik kedatangan Kakankemenag Aceh Besar bersama jajarannya.

Menanggapi hal tersebut Pj Bupati Aceh mengingatkan Kakankemenag supaya membuat perjanjian yang pasti antara Kemenag Aceh Besar dan Pemerintah Pusat, kerena menurutnya jangan sampai nanti setelah pembangunan sekolah berdiri atau diresmikan, namun sertifikatnya berada di Kementerian.

“Bagaimana perjanjiannya, apakah itu sudah pasti, jangan sampai yayasan sudah berdiri namun sertifikatnya berada di kementerian bukan di Aceh Besar,” ucapnya.

“Sebagai Pj Bupati saya sangat mengapresiasi program ini, namun ini benar-benar harus ada kepastiannya, mengenai lokasi sementara pakai saja bekas bangunan lama yang ada di Jantho,” tambahnya.

Sementara itu mengenai surat himbauan terkait nikah tersebut Pj Bupati Aceh Besar akan mencobanya, semoga saja menurutnya dengan adanya himbauan tersebut tidak ada lagi warga Aceh Besar yang menggunakan fasilitas nikah diluar Aceh Besar.

“Semoga saja himbauan tersebut didengarkan oleh masyarakat, dan kepada Kemenag juga, tolong sampaikan melalui penyuluh dan sosialisasikan melalui khotbah Jum’at atau momen lainnya,” pungkas Iswanto.

Previous Post

Parfum Karya Generasi Muda Aceh Ini Dipamerkan di Muslim Fashion Festival 2024 di Jakarta

Next Post

Manfaatkan Lantai Dua Rumahnya Tarmizi Tanam Sayur Segar Dan Sehat Tanpa Pestisida

Next Post
Manfaatkan Lantai Dua Rumahnya Tarmizi Tanam Sayur Segar Dan Sehat Tanpa Pestisida

Manfaatkan Lantai Dua Rumahnya Tarmizi Tanam Sayur Segar Dan Sehat Tanpa Pestisida

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

06/09/2026
IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

06/09/2026
Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

06/09/2026
Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

06/09/2026
Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

05/09/2026

Terpopuler

Iswanto Terima Audiensi Kakankemenag Aceh Besar

Iswanto Terima Audiensi Kakankemenag Aceh Besar

01/08/2024

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

Pelatihan Kader Penggerak Nanggroe Japakeh 2026 Dibuka

Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com