Banda Aceh- wooow pemuda alumni Al-Azhar Mesir ini Jadi inspirasi banyak orang, bertani tidak harus kotor dan berlumpur,masyarakat perkotaan sudah sangat lihai dalam memanfaatkan lahan sempit atau lebih dikenal dengan urban farming, tentunya pria yang sudah melanglang buana diluar negeri ini Bercocok tanam dengan metode hidroponik diatas lantai dua rumah milik pribadinya dengan luas 10×10. Tarmizi, memanfaatkan lahan sempit tersebut mampu meraup pundi rupiah. 
Mantan owner Zee Studio, bertani berawal dari hobbis hingga menghasilkan cuan lumayan lumayan besar,bertani dengan pola hidroponik ini digeluti beberapa bulan yang lalu.
“Tarmizi, bercerita. Awalnya memang agak sulit memasarkan sayuran yang ia budidayakan ke pasar-pasar, namun berkat kegigihan nya saat ini ia belum berani menerima orderan dalam skala besar,pasalnya, lahan yang ia miliki sangat terbatas.
Selain bisa untuk dikonsumsi secara pribadi, ia juga bisa memasarkan nya ke beberapa penjual sayur yang ada di kawasan Ule Kareng.
ya, saya belum bisa penuhi permintaan pasar yang luas takut nanti mengecewakan pelanggan,kecil-kecilan aja dulu nanti setelah disiapkan lahan yang luas baru kita pasarkan ke restoran dan hotel-hotel yang ada di kota Banda Aceh,’ tutur tarmizi.
Adapun jenis Sayuran yang di tanam Ada slada biasa, pakcoy, daun mint, bayam , kale , slada kristal,kangkung dan ada beberapa jenis lain nya. Paling unik nya ia memanfaatkan kolam hidroponik tersebut dengan pelihara ikan nila,sayuran diatas dan ikan nya dibawah,ini sistem tumpang sari yang menakjubkan.
“Lanjut Mizi, Bercocok tanam hidroponik dipilih karena ada beberapa alasan diantaranya: karena dengan cara bercocok tanam dengan media air ini lebih mudah dan bisa menghasilkan sayur sehat fjgqberkualitas terbaik. sayur yang dihasilkan dari kebun yang ia beri nama ‘Lampoh Hidroponik’ milik nya.
Harapan Mizi agar masyarakat perkotaan memanfaatkan lahan dirumah untuk menanam sayuran sehat tentunya baik untuk kesehatan kita,’ tutup mizi.
sayuran seperti selada dibandrol mencapai 25-30 ribu rupiah/kg itu untuk selada jenis caipira,sedangkan untuk selada kristal nya dijual dengan harga 12 ribu rupiah/ 2 ons saja.
Selada nya selain krispi dan manis, sayuran ini juga bisa langsung dimakan lho! sayuran sehat tanpa menggunakan pestisida dijamin bersih dan higienis .
Berminat mengunjungi Lampoh hidroponik milik Tarmizi? ini alamatnya: Pango Dayah perumahan bin daod, nomor 10 Jln kerukunan,kecamatan Ule Kareng, kota Banda Aceh.











