Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Pemprov Ingin Plasma Nutfah Aceh Jadi Komoditas Unggul Nasional

redaksi by redaksi
09/12/2024
in Ekonomi
0
Pemprov Ingin Plasma Nutfah Aceh Jadi Komoditas Unggul Nasional

Ilustrasi - Pekerja memilah bibit tanaman di tempat persemaian permanen Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) dan Hutan Lindung Aceh, Kuta Malaka, Aceh Besar. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

Banda Aceh – Plt Sekretaris Daerah Aceh Muhammad Diwarsyah meminta Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh bekerja keras untuk mendorong plasma nutfah Aceh menjadi salah satu komoditas unggulan nasional.

“Kita berharap plasma nutfah komoditas perkebunan dari Aceh menjadi varietas unggul nasional,” kata Muhammad Diwarsyah, di Banda Aceh, Minggu.

Permintaan tersebut disampaikan Muhammad Diwarsyah saat memberikan sambutan pada peringatan HUT Perkebunan ke-67 di Banda Aceh.

Ia mengatakan, sejauh ini sudah ada beberapa komoditas perkebunan Aceh telah menjadi komoditas unggul nasional, di antaranya kelapa dalam Lampanah Aceh Besar, Kopi Gayo Arabika I, II, dan III, serta yang baru disidangkan yakni Lada Lamkuta I Bireuen.

Dirinya menegaskan, plasma nutfah Aceh harus diperkuat dengan membangun kebun sumber benihnya agar ketersediaannya selalu terjaga, langkah akan terus didukung.

“Kita siap mendukung penuh agar inovasi dan kreatifitas Distanbun Aceh dalam pengembangan komoditas perkebunan terus memberi kontribusi terhadap peningkatan nilai tambah dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap, insan pertanian dan perkebunan di Aceh tidak berhenti mengekspansi pengembangan komoditas, dan terus memberikan pendampingan kepada petani, sehingga apa yang diharapkan terwujud.

Selain itu, M Diwarsyah juga meminta dinas terkait mempersiapkan segala sesuatunya dalam upaya meningkatkan nilai tambah pertanian dan perkebunan Aceh mulai dari hulu hingga hilir agar petani semakin sejahtera.

Untuk itu, Sekda mengimbau kepada Distanbun Aceh untuk menindaklanjuti roadmap perkebunan dengan memanfaatkan berbagai sumber daya baik APBN/APBA/APBK dan juga dana bagi hasil seperti Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dan Dana Bagi Hasil Sawit (DBHS).

Pemerintah Aceh bersama mitra pembangunan perkebunan telah menyelesaikan penyusunan dokumen roadmap kelapa sawit berkelanjutan 2023-2045 dan Rencana Aksi Daerah Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Aceh (RAD KSB) Aceh 2023-2026.

“Dokumen roadmap tersebut juga sudah disertai dengan penetapan Peraturan Gubernur (Pergub) Aceh nomor 17 tahun 2024 tentang RAD KSB Aceh,” katanya.

Dalam kesempatan ini, dirinya juga menyatakan bahwa perkebunan Aceh mempunyai kontribusi besar terhadap pertumbuhan perekonomian Aceh.

Saat ini, luas lahan perkebunan mencapai 1.078.728 hektare yang terdiri atas lahan kelapa sawit seluas 470.827 hektare dan komoditi lainnya seluas 607.901 hektare. Dari jumlah tersebut, perkebunan rakyat seluas 247.102 hektare dan perkebunan besar seluas 223.725 hektare.

Dari segi pengolahan, Aceh memiliki 61 pabrik kelapa sawit yang tersebar di 12 kabupaten/kota. Dengan luas lahan tersebut, maka sektor perkebunan sangat berperan penting dalam mendorong perkebunan kelapa sawit berkelanjutan.

Ia mengingatkan, Distanbun Aceh harus benar-benar memastikan praktik perkebunan selalu bertanggung jawab dari sisi lingkungan dan sosial sesuai komitmen Pemerintah Aceh melalui rencana pertumbuhan ekonomi hijau yang selaras dengan target nasional dalam mendorong daya saing ekonomi daerah.

“Salah satu arah kebijakan pembangunan diprioritaskan untuk meningkatkan kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat untuk penurunan pengangguran dan kemiskinan, ini penjabaran dari visi Aceh, yaitu Aceh islami, maju, damai, dan sejahtera,” kata M Diwarsyah.

Sumber: antara

Previous Post

Mualem – Dek Fadh Menang, Ermiadi Ucapkan Terima Kasih Kepada Masyarakat dan Relawan

Next Post

Seluruh Kabupaten Kota di Aceh Sudah Miliki Qanun KTR

Next Post
Seluruh Kabupaten Kota di Aceh Sudah Miliki Qanun KTR

Seluruh Kabupaten Kota di Aceh Sudah Miliki Qanun KTR

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mualem Tegaskan JKA Tidak Dihapus

Mualem Tegaskan JKA Tidak Dihapus

17/04/2026
Imigrasi dan Polda Aceh Perkuat Sinergi Pengawasan Orang Asing

Imigrasi dan Polda Aceh Perkuat Sinergi Pengawasan Orang Asing

16/04/2026
Bupati Aceh Tamiang Usulkan Bansos Lanjutan untuk 40 Ribu KK ke Kemensos

Bupati Aceh Tamiang Usulkan Bansos Lanjutan untuk 40 Ribu KK ke Kemensos

16/04/2026
Bupati Aceh Besar Sambut Kunjungan Kerja Badan Legislasi DPR RI di Bandara SIM

Bupati Aceh Besar Sambut Kunjungan Kerja Badan Legislasi DPR RI di Bandara SIM

16/04/2026
Science Fair TK Alam iOS, Peserta Didik Tampil Percaya Diri Presentasikan Karya Sains

Science Fair TK Alam iOS, Peserta Didik Tampil Percaya Diri Presentasikan Karya Sains

16/04/2026

Terpopuler

YARA: Dugaan Penganiayaan Wabup Pijay Alarm Krisis Moral Pejabat

YARA: Dugaan Penganiayaan Wabup Pijay Alarm Krisis Moral Pejabat

16/04/2026

Jubir Pemerintah Aceh, Nurlis: Soal Gubernur Mualem, Humam Bohongi Publik!

Abi Roni Ikut Retreat Nasional di Magelang, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Pemprov Ingin Plasma Nutfah Aceh Jadi Komoditas Unggul Nasional

Trump Berang Media AS Anggap Iran Menang Perang

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com