Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Tak Punya Uang, Orang Tua di Jakbar Tinggalkan Jenazah Anak di RS

redaksi by redaksi
14/01/2025
in Nasional
0
Viral Dugaan Grup Facebook Jadi Tempat Jual Beli Bayi

Ilustrasi bayi. (Istockphoto / Simon Dannhauer)

Jakarta – Sepasang suami istri (pasutri) di meninggal jenazah bayi mereka yang berusia lima bulan di sebuah rumah sakit di daerah Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Pasutri itu kini telah ditangkap polisi.

Peristiwa terjadi pada 28 Desember 2024 saat pasutri itu membawa anaknya ke IGD rumah sakit. Namun, beberapa jam setelah dirawat, bayi tersebut meninggal dunia.

Lalu, setelah pihak rumah sakit menyampaikan bahwa bayi meninggal, pasutri itu izin keluar untuk mencari biaya pengobatan senilai Rp3,6 juta. Namun, mereka tak kunjung kembali ke rumah sakit untuk mengambil jenazah anaknya.

Pihak rumah sakit sempat menghubungi nomor telepon yang didaftarkan, tapi saat dihubungi nomor tersebut ternyata milik orang lain. Selain itu, pihak rumah sakit juga sempat mendatangi rumah kontrakan orang tua bayi, tapi mereka tak lagi tinggal di sana.

Peristiwa itu lantas dilaporkan ke polisi. Setelah penyelidikan, polisi berhasil menangkap pasutri berinisial H dan BU pada Minggu (12/1).

“Pada Minggu malam sudah kita amankan ayah maupun ibu dari si bayi,” kata Kanitreskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Aprino Tamara kepada wartawan, Selasa (14/1).

Aprino mengatakan pasutri itu ditangkap di sebuah indekos yang berada di wilayah Jelambar, Jakarta Barat.

Dia membeberkan usai kejadian, pasutri itu berpindah tempat tinggal untuk kabur dari kejaran polisi. Menurut pemeriksaan sementara, pasutri ini meninggalkan jenazah bayinya di rumah sakit lantaran tak memiliki uang.

Aprino menyebut H sehari-hari bekerja di sebuah tempat konveksi yang berada di wilayah Grogol. Sementara istrinya, yakni BU sebagai ibu rumah tangga.

“Memang menelantarkan dari si bayi tersebut dengan alibi bahwa yang bersangkutan tidak memiliki uang,” ujarnya.

Saat ini, pasutri tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Keduanya dijerat terkait tindak pidana penelantaran anak.

“Status hukumnya sudah tersangka, sudah ditahan. Pasal mengenai penelantaran anak UU lex specialis mengenai anak. Ancaman hukuman lima tahun,” tutur dia.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Menko Yusril: MK Berpeluang Batalkan Parliamentary Threshold

Next Post

Almunzir: Konferensi PGRI Aceh Momentum Penting untuk Pendidikan di Aceh

Next Post
Almunzir: Konferensi PGRI Aceh Momentum Penting untuk Pendidikan di Aceh

Almunzir: Konferensi PGRI Aceh Momentum Penting untuk Pendidikan di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Datang ke Aceh, Sekjen Demokrat tekankan pentingnya Soliditas

Datang ke Aceh, Sekjen Demokrat tekankan pentingnya Soliditas

18/06/2026
Ketua Baitul Mal Banda Aceh: Banyak Pengusaha Bangkrut Karena Abai Zakat

Ketua Baitul Mal Banda Aceh: Banyak Pengusaha Bangkrut Karena Abai Zakat

18/06/2026
Pemprov Aceh dan Forbes Sepakat Kawal Penguatan Kewenangan dan Fiskal dalam Revisi UUPA

Pemprov Aceh dan Forbes Sepakat Kawal Penguatan Kewenangan dan Fiskal dalam Revisi UUPA

18/06/2026
Pemkab Aceh Jaya Imbau Para Ayah Ambil Rapor dan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Pemkab Aceh Jaya Imbau Para Ayah Ambil Rapor dan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

18/06/2026
Koordinasi Penyelesaian Masalah Pertanahan di Aceh Dinilai Belum Optimal

Koordinasi Penyelesaian Masalah Pertanahan di Aceh Dinilai Belum Optimal

18/06/2026

Terpopuler

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

18/06/2026

Diduga Dikuasai Oknum, Aset Alat Berat Pidie Jaya Jadi Sorotan Aktivis

Aliansi Pemuda Pidie Jaya Ultimatum Pemkab dan DPRK: Banjir Surut, Penderitaan Warga Belum Berakhir

Prodi MKM FK USK Perkuat Kerja Sama Internasional dengan Universiti Kebangsaan Malaysia

Pesisir Pantai Lambadeuk Ditanami 200 Batang Mangrove

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com