Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Ketua DPRK Minta Dinkes Fasilitasi Peningkatan Kapasitas Para Dokter Puskesmas

redaksi by redaksi
26/02/2025
in Nanggroe
0
Ketua DPRK Minta Dinkes Fasilitasi Peningkatan Kapasitas Para Dokter Puskesmas

Banda Aceh – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Irwansyah menerima audiensi sejumlah dokter Puskesmas se-Kota Banda Aceh. Kedatangan mereka disambut baik Ketua DPRK di gedung legislatif setempat, Rabu (26/2/2025).

Irwansyah menyampaikan, sejumlah permasalahan yang disampaikan oleh para dokter ini terkait belum begitu banyak tenaga medis profesional khusus seperti driver (pengemudi) ambulans bagi pasien gawat darurat atau membutuhkan penanganan cepat dari tim medis. Begitu juga ketersediaan alat dalam ambulans yang mestinya ada. Seperti alat pengecek detak jantung dan alat-alat lain yang dibutuhkan pasien secara darurat.

Selain ketidaktersediaan SDM profesional di lingkup fasilitas kesehatan, kata Irwansyah, para dokter ini juga menyampaikan terkait kebutuhan kompetensi atau sertifikasi sebagai bagian dari upgrade capacity (upgrade kemampuan) di bidang keahliannya masing-masing, dan itu sangat dibutuhkan demi peningkatan keilmuan yang dimiliki oleh dokter ini. Seperti peningkatan keahlian bagi tenaga medis (tendis) terkait Public Safety Center (PSC) yang diharuskan memiliki sertifikasi Advanced Trauma Life Support (ATLS) dan Advanced Cardiac Live Support (ACLS).

“Sampai hari ini tenaga medis yang punya ATLS dan ACLS itu hanya satu Puskesmas di Banda Aceh. Sementara di 10 Puskesmas lainnya belum ada tenaga medis yang memiliki sertifikasi ini,” ujarnya.

Menurut Irwansyah, hal itu menjadi tanggung jawab Pemerintah dalam memenuhi ketersediaan SDM yang tersertifikasi secara profesional.

“Kita mendorong dalam hal ini Dinas Kesehatan untuk menfasilitasi sertifikasi seperti ini. Di beberapa daerah lain, ini ditanggung biayanya oleh pemerintah. Jikapun tidak bisa difasilitasi, bisa memberikan izin belajar kepada dokter atau tendis ini dengan sistematis dan sesuai ketentuan tapi jangan dianggap cuti yang berdampak pada pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) merekq,” katanya.

Politisi PKS ini mengatakan, tendis ini merupakan ujung tombak atau garda terdepan dalam memberikan pelayanan masyarakat. Oleh karena itu kesejahteraan mereka perlu diperhatikan dengan baik.

“Mereka ini petugas kesehatan yang bekerja demi hajat hidup orang banyak. Jadi kesejahteraan mereka harus diperhatikan dengan baik. Karena dengan kondisi kesejahteraan yang belum terpenuhi sampai hari ini, mereka tetap mengabdi dan memberikan pelayanan masyarakat dengan optimal,” kata Irwansyah.

Irwansyah juga meminta Pemko Banda Aceh melalui Dinas Kesehatan agar Puskesmas dapat berkolaborasi dan berkoordinasi dengan Rumah Sakit Swasta di Banda Aceh terutama dalam memberi pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya saling memenuhi ketersediaan tenaga profesional PSC bagi pasien gawat darurat yang membutuhkan rujukan ke IGD di rumah sakit.

“Dinas perlu memastikan agar pos-pos PSC aktif dan perlu menjalin kerja sama dengan rumah sakit swasta yang di Banda Aceh. Di sana ada dokter-dokter PSC yang dibutuhkan oleh Puskesmas ini. Sehingga layanan PSC ini dapat ditangani tenaga medis yang profesional, tanpa menambah tugas dokter lainnya yang sudah memiliki wewenang tersendiri,” pungkasnya.[]

Previous Post

DEMA STIS Al-Aziziyah Sabang Gelar Bakti Sosial di Meunasah Sambut Ramadhan

Next Post

Hong Kong Bakal PHK 10 Ribu PNS Demi Hemat Gila-gilaan APBN

Next Post
Hong Kong Bakal PHK 10 Ribu PNS Demi Hemat Gila-gilaan APBN

Hong Kong Bakal PHK 10 Ribu PNS Demi Hemat Gila-gilaan APBN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pidie Juara Umum Kejurda FORKI Aceh 2026, Sarjani: Prestasi Harus Berlanjut ke Tingkat Nasional

Pidie Juara Umum Kejurda FORKI Aceh 2026, Sarjani: Prestasi Harus Berlanjut ke Tingkat Nasional

20/07/2026
Kejati Periksa 61 Saksi Kasus Korupsi Pengadaan Tanah Irigasi

Kejati Periksa 61 Saksi Kasus Korupsi Pengadaan Tanah Irigasi

20/07/2026
Aceh Timur Minta Pemprov Bantu Tangani Pendangkalan Muara

Aceh Timur Minta Pemprov Bantu Tangani Pendangkalan Muara

20/07/2026
Kemenag Banda Aceh Gandeng Densus 88 Perkuat Wawasan Kebangsaan ASN

Kemenag Banda Aceh Gandeng Densus 88 Perkuat Wawasan Kebangsaan ASN

20/07/2026
Bupati Sarjani Mutasi 45 Pejabat dan Siapkan Evaluasi Berkala

Bupati Sarjani Mutasi 45 Pejabat dan Siapkan Evaluasi Berkala

20/07/2026

Terpopuler

Launching Hope Coffee, Sajikan Kuah Beulangong hingga Ayam Pramugari Khas Aceh Besar

Launching Hope Coffee, Sajikan Kuah Beulangong hingga Ayam Pramugari Khas Aceh Besar

18/07/2026

Megawati akan Kukuhkan Mantan Ketua OSIS STM Meulaboh di Jajaran Pimpinan Pusat Gerakan Nelayan Tani Indonesia

Terduga Pelaku Perampokan di Tokoh Emas Tapaktuan Ditangkap Polisi

KPK Surati Gubernur Aceh hingga 23 Kepala Daerah Kabupaten/Kota, Meminta Data 10 Proyek Strategis

Siapa Sebenarnya Sosok Kapolres Abdya yang Baru, Ini Profil AKBP Ade Gita Rachmadi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com