Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Hujan dan Badai Es Hebat di Afghanistan Tewaskan 39 Orang

redaksi by redaksi
27/02/2025
in Internasional
0
Hujan dan Badai Es Hebat di Afghanistan Tewaskan 39 Orang

Ilustrasi. Hujan lebat dan es melanda tiga provinsi di Afghanistan. Menurut laporan, 39 orang tewas akibat bencana alam itu. (AFP/NHAC NGUYEN)

Jakarta – Hujan lebat hingga badai es melanda tiga provinsi di Afghanistan. Menurut laporan, 39 orang tewas akibat bencana alam itu.

Dilansir AFP, Kamis (27/2), banjir bandang melanda provinsi perbatasan barat Farah pada Selasa (25/2) menghanyutkan 21 orang. Sementara tiga orang tewas ketika badai hujan es meruntuhkan rumah mereka.

“Banjirnya kencang, menghancurkan ladang saya, menghancurkan segalanya. Semua tanah terendam banjir,” kata seorang petani bernama Nasrullah (50) kepada AFP.

Pertani lainnya, Mohammad Ibrahim (60), mengaku seumur hidupnya belum pernah melihat hujan dan angin yang dahsyat seperti saat ini. Ia mengatakan badai begitu kuat hingga menerbangkan pagar sejauh 30-35 meter dan menghabiskan semua yang terbuat dari kayu.

Kepala distrik setempat, Mohammed Sadeq Jehadmal, mengatakan kepada AFP bahwa 50 rumah dan 60 toko rusak. Kemudian antara 2.000 hingga 2.500 panel surya hancur.

Lebih jauh ke timur Farah, enam orang tewas di Provinsi Helmand, termasuk seorang anak tersambar petir. Lalu, sembilan orang meninggal di Provinsi Kandahar.

Para pejabat mengatakan hujan lebat yang mematikan itu mungkin akan membantu memperbaiki kondisi kekeringan jangka panjang di beberapa provinsi, termasuk Farah yang kini dilanda banjir.

“Hujan dan salju terus turun di sebagian besar provinsi, yang telah mengurangi kekeringan,” kata Abdullah Jan Sayeq, juru bicara Otoritas Penanggulangan Bencana Nasional Afghanistan.

“Ini bisa memperkaya infrastruktur air. Pertanian akan membaik dan akan memberikan dampak positif pada ternak,” imbuhnya.

Afghanistan adalah salah satu negara termiskin di dunia setelah puluhan tahun berperang dan sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim. Negara ini berada di peringkat keenam yang paling rentan terhadap perubahan iklim.

Menurut PBB, kekeringan, banjir, degradasi lahan, dan menurunnya produktivitas pertanian merupakan ancaman utama.

Banjir bandang pada bulan Mei 2024 menewaskan ratusan orang dan menggenangi lahan pertanian di Afghanistan. Padahal, 80 persen penduduknya bergantung pada pertanian untuk bertahan hidup.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Hong Kong Bakal PHK 10 Ribu PNS Demi Hemat Gila-gilaan APBN

Next Post

Komandan KKB Penihas Heluka Kabur dari Penjara Wamena saat Hujan Lebat

Next Post
Komandan KKB Penihas Heluka Kabur dari Penjara Wamena saat Hujan Lebat

Komandan KKB Penihas Heluka Kabur dari Penjara Wamena saat Hujan Lebat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ohku, Warga Aceh Timur Tewas Diterkam Buaya Saat Seberangkan Kerbau

Ohku, Warga Aceh Timur Tewas Diterkam Buaya Saat Seberangkan Kerbau

06/09/2026
Pemulihan Akses Kuala Baru Jadi Prioritas Penanganan Pascabencana di Singkil

Pemulihan Akses Kuala Baru Jadi Prioritas Penanganan Pascabencana di Singkil

06/09/2026
Bupati Aceh Besar Hadiri Peusijuek Dua Rektor di Aceh

Bupati Aceh Besar Hadiri Peusijuek Dua Rektor di Aceh

06/09/2026
Baitul Mal Aceh Besar Terima Zakat Perusahaan PT BAS Rp 400 Juta

Baitul Mal Aceh Besar Terima Zakat Perusahaan PT BAS Rp 400 Juta

06/09/2026
Karhutla di Aceh Barat Hanguskan 8 Hektare Lahan

Kebakaran Lahan di Aceh Barat Meluas Jadi 11,5 Hektare

06/09/2026

Terpopuler

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

04/09/2026

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

USK–ANU Perkuat Kolaborasi Riset, Dalami Dinamika Perdamaian Aceh dan Bangsamoro

Hujan dan Badai Es Hebat di Afghanistan Tewaskan 39 Orang

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com