Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Gertak AS buat Perang, China Kerahkan Kapal Tempur Kelilingi Australia

redaksi by redaksi
07/03/2025
in Internasional
0
Gertak AS buat Perang, China Kerahkan Kapal Tempur Kelilingi Australia

Ilustrasi kapal perang China. (AFP/HECTOR RETAMAL)

Jakarta – Kapal perang China mengelilingi garis pantai Australia termasuk ke dekat pangkalan kapal selam Amerika Serikat.

Manuver itu dilakukan beberapa pekan sebelum Kementerian Luar Negeri China menegaskan bahwa Beijing siap melakoni perang apapun jika AS menginginkan perang terkait kenaikan tarif impor.

Armada Angkatan Laut China yang dipimpin Kapal perusak Tipe O55 Zunyi berlayar selama lebih dari tiga pekan di dekat perairan Australia.

Mereka juga dilaporkan menggelar latihan tembak-menembak, aktivitas yang belum pernah terjadi sebelumnya di perbatasan Australia-Selandia Baru.

Pasukan Pertahanan Australia (Australian Defence Force) menyatakan kapal perang China berada 1.166 km atau 170 nautical miles di barat laut Perth, demikian dikutip South China Morning Post (SCMP), Kamis (6/3).

Namun, sejumlah media menghitung jarak kapal itu sedekat 50-60 mil.

Australia lantas memantau secara ketat gugus tugas yang mencakup fregat tipe 054A bernama Hengyang dan kapal pengisian ulang Tipe 903 Wieshanhu.

Sejak bulan lalu, kapal selam Angkatan Laut AS USS Minnesota berlabuh di pangkalan Angkatan Laut HMAS Stirling Australia. Kapal ini kemungkinan terlibat dalam latihan kapal selam nuklir dan koordinasi operasional kedua negara itu.

Lintasan kapal perang di dekat Perth menandai salah satu operasi China yang paling signifikan.

Pelayaran armada AL China ini juga memicu ketegangan terutama usai latihan tembak langsung di Laut Tasman, antara Australia dan Selandi Baru.

Latihan itu disebut-sebut mengganggu lalu lintas udara komersial. Australia dan Selandia Baru juga mengeklaim tak menerima pemberitahuan sebelumnya terkait aktivitas militer China.

Imbas latihan tersebut, setidaknya 49 penerbangan komersial harus dialihkan usai China mengeluarkan peringatan selama latihan pertama.

Juru bicara Kementerian Pertahanan China WU Qian menolak tuduhan Australia dan Selandia Baru.

Dia mengatakan latihan itu mematuhi praktik maritim internasional dan telah mengeluarkan peringatan melalui saluran komunikasi publik.

Wu juga mempertanyakan apakah Australia akan bersikap sopan jika melakukan latihan dekat perairan China.

Kapal China yang berlayar dekat Perth juga terjadi saat AS dan Australia sepakat meneken pakta pertahanan yang disebut AUKUS pada 2021 lalu.

Kerja sama itu akan membantu Australia melengkapi kapal selam bertenaga nuklir.

Sejumlah analis mengatakan pelayaran kapal China ini melampaui sekadar aksi militer. Namun, aktivitas itu memberi pesan yang menunjukkan kemampuan Beijing memproyeksikan kekuatan di Indo-Pasifik.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Baru Dilantik, Mendik AS Gaungkan Misi Terakhir Jelang Dihapus Trump

Next Post

Pengangkatan CPNS 2024 Diundur Sampai Oktober 2025, Ini Alasannya

Next Post
Pengangkatan CPNS 2024 Diundur Sampai Oktober 2025, Ini Alasannya

Pengangkatan CPNS 2024 Diundur Sampai Oktober 2025, Ini Alasannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

30/07/2026
Bank Aceh Syariah Kembali Serahkan Deviden Rp2 Miliar Lebih Kepada Pemkab Abdya

Bank Aceh Syariah Kembali Serahkan Deviden Rp2 Miliar Lebih Kepada Pemkab Abdya

30/07/2026
Kemarau Picu Krisis Air Bersih, Polres Pidie Bergerak Salurkan Bantuan ke Warga Dayah Beureueh

Kemarau Picu Krisis Air Bersih, Polres Pidie Bergerak Salurkan Bantuan ke Warga Dayah Beureueh

30/07/2026
KKP Turunkan Excavator ke Pidie Jaya, Pemulihan Tambak Pascabencana Digenjot

KKP Turunkan Excavator ke Pidie Jaya, Pemulihan Tambak Pascabencana Digenjot

30/07/2026
Dua Dekade MoU Helsinki, Implementasi Kewenangan Aceh Masih Menjadi Tantangan

Dua Dekade MoU Helsinki, Implementasi Kewenangan Aceh Masih Menjadi Tantangan

30/07/2026

Terpopuler

Gertak AS buat Perang, China Kerahkan Kapal Tempur Kelilingi Australia

Gertak AS buat Perang, China Kerahkan Kapal Tempur Kelilingi Australia

07/03/2025

Dari Mimbar Aksi ke Kursi Terdakwa: Dua Mahasiswa Unigha Dituntut 2 Bulan Penjara

Pidie Jaya Bangun Kekuatan Logistik Desa, Armada Fuso Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Koperasi

Putra Pidie Irwansyah Dipromosikan Jadi Koordinator pada JAM Pidum Kejaksaan Agung

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com