Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

LPSK Akan Kawal Kasus Kekerasan Anak Daycare di Aceh

redaksi by redaksi
03/05/2026
in Lintas Timur
0
Polisi Tetapkan Dua Tersangka Baru Penganiayaan Balita di Daycare Banda Aceh

Polresta Banda Aceh menetapkan dua tersangka baru terkait kasus penganiayaan balita di daycare Baby Preneur. Rep: antara/ Red: antara

BANDA ACEH – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) akan turun mengawal kasus kekerasan terhadap anak di Daycare Baby Preneur, Kota Banda Aceh. Kasus ini mencuat pada bulan lalu dan polisi sudah menetapkan tersangka.

Namun, LPSK belum menyampaikan kapan mereka akan ke Banda Aceh untuk memberikan pendampingan. “Belum turun. Tapi kami akan turun,” kata Wakil Ketua LPSK Sri Suparyati saat dihubungi Tempo pada Sabtu, 2 Mei 2026.

Kepolisian Resor Kota atau Polresta Banda Aceh telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan balita berusia 18 bulan di Daycare Baby Preneur. Mereka adalah pengasuh di tempat penitipan anak tersebut, antara lain DS berusia 24 tahun, RY 25 tahun, dan NS 24 tahun.

DS telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka, lalu menyusul RY dan NS. “Kami telah selesai melaksanakan gelar perkara, di mana dalam suatu rangkaian ditemukan fakta-fakta dan dua alat bukti yang cukup, sehingga ditetapkan dua tersangka baru,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh Komisaris Miftahuda Dizha Fezuono pada Rabu, 29 April 2026, seperti dikutip Antara.

Dhiza mengatakan penetapan dua tersangka baru ini berdasarkan fakta dari peristiwa yang terjadi, serta sesuai alat bukti terbaru yang ditemukan dalam pengembangan penyelidikan kasus. “RY dan NS melakukan penganiayaan atau kekerasan terhadap dua balita dengan cara mencubit pipi, menjewer telinga, dan memukul di bagian pantat secara berulang kali,” ujarnya.

Adapun motif ketiga tersangka melakukan penganiayaan tersebut karena kesal terhadap korban yang tidak menurut saat hendak diberikan makanan. Berdasarkan motif tersebut, kata Dhiza, dapat disimpulkan bahwa tersangka tidak profesional sebagai tenaga pengasuh anak di tempat penitipan.

Polresta Banda Aceh menjerat DS, NS, dan RY dengan Pasal 77B jo Pasal 76B jo Pasal 80 ayat 1 jo Pasal 76C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Atau, dengan Pasal 466 ayat 1 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau KUHP, dengan ancaman pidana lima tahun kurungan penjara dan denda Rp 72 juta.

“Untuk ketiga tersangka saat ini sudah ditahan di rumah tahanan Polresta Banda Aceh,” kata Dizha.

Berdasarkan data perizinan dari Pemerintah Kota Banda Aceh, Daycare Baby Preneur tak memiliki izin. Kini, tempat tersebut telah resmi ditutup secara permanen oleh pemerintah setempat.

Sumber: Tempo

Previous Post

Bupati Aceh Besar Buka Launching Galeri Kebudayaan Aceh

Next Post

Dayah Diharapkan Jadi Benteng Pertahanan Moral Para Generasi Muda di Aceh

Next Post
Dayah Diharapkan Jadi Benteng Pertahanan Moral Para Generasi Muda di Aceh

Dayah Diharapkan Jadi Benteng Pertahanan Moral Para Generasi Muda di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ikhwan Ambiya Resmi Nahkoda KAMMI UIN Ar-Raniry

Ikhwan Ambiya Resmi Nahkoda KAMMI UIN Ar-Raniry

03/05/2026
Dayah Diharapkan Jadi Benteng Pertahanan Moral Para Generasi Muda di Aceh

Dayah Diharapkan Jadi Benteng Pertahanan Moral Para Generasi Muda di Aceh

03/05/2026
Polisi Tetapkan Dua Tersangka Baru Penganiayaan Balita di Daycare Banda Aceh

LPSK Akan Kawal Kasus Kekerasan Anak Daycare di Aceh

03/05/2026
Bupati Aceh Besar Buka Launching Galeri Kebudayaan Aceh

Bupati Aceh Besar Buka Launching Galeri Kebudayaan Aceh

03/05/2026
Tersangka Dugaan Penganiayaan Balita Daycare Banda Aceh Bertambah

Tersangka Dugaan Penganiayaan Balita Daycare Banda Aceh Bertambah

03/05/2026

Terpopuler

JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

544.626 Warga di Aceh Resmi Dicoret dari Penerima Manfaat JKA

02/05/2026

Abi Roni Terpilih secara Aklamasi di Musprov FPTI Aceh 2026 – 2030

Pembangunan KDMP di Aceh Barat Mangkrak, Pekerja Banyak yang Lari

Ziarah Sejarah dan Spiritualitas, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kunjungi Makam Diraja Brunei

Dua Terduga Pembunuh Lansia di Pekanbaru Ditangkap di Aceh Tengah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com