Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Delapan Daerah di Aceh Waspada Banjir pada Dasarian II Maret

redaksi by redaksi
15/03/2025
in Nanggroe
0
20 Desa di Aceh Barat Tergenang Banjir Luapan Sungai

Sejumlah anak-anak bermain di genangan banjir di Desa Padang Mancang, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, Rabu (5/3/2025). (ANTARA/HO)

Banda Aceh – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Aceh menetapkan delapan daerah di tanah rencong berstatus waspada banjir akibat curah hujan tinggi pada dasarian II Maret, yakni 11-20 Maret 2025.

Analis Iklim Stasiun Klimatologi BMKG Aceh Harisa Bilhaqqi Qalbi di Banda Aceh, Jumat, menjelaskan pada dasarian II Maret diprakirakan curah hujan lebih dari 150 mm/dasarian dengan probabilitas lebih dari 70 persen berpeluang terjadi di Pidie, Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, dan Aceh Selatan.

“Senada dengan analisis curah hujan dasarian sebelumnya, diprakirakan masih terdapat potensi curah hujan tinggi terutama di wilayah barat-selatan Provinsi Aceh,” katanya.

Dia mengatakan, berdasarkan data Daerah Rawan Banjir (DRB) yang didapatkan melalui perhitungan, tutupan lahan, lereng, ketinggian lahan, dan daerah genangan air, serta historis kejadian banjir, delapan daerah tersebut berpotensi mengalami banjir dengan tingkat rendah hingga menengah.

“Apabila terjadi prakiraan curah hujan (PCH) kurang dari 50 mm dengan tingkat kepercayaan kurang dari 80 persen maka termasuk potensi rawan banjir kategori rendah, dan apabila ada PCH lebih 100 mm dengan tingkat kepercayaan lebih 80 persen maka termasuk kategori menengah,” katanya.

Secara rinci, banjir tingkat menengah diprediksi terjadi di beberapa kecamatan di Aceh Barat meliputi Arongan Lambalek, Bubon, Johan Pahlawan, Kaway XVI, Meureubo, Pante Ceureumen, Panton Reu, Samatiga, Sungai Mas, Woyla, Woyla Barat, dan Woyla Timur.

Di Aceh Barat Daya, potensi banjir menengah meliputi Kecamatan Babahrot, Blang Pidie, Jeumpa, Kuala Batee, Lembah Sabil, Manggeng, Setia, Susoh, dan Tangan-Tangan.

Sementara itu, di Aceh Jaya wilayah yang berisiko meliputi Kecamatan Krueng Sabee, Panga, Pasie Raya, Setia Bhakti, dan Teunom.

Aceh Selatan juga diperkirakan mengalami banjir dengan kategori menengah, terutama di Kecamatan Kluet Selatan, Kluet Tengah, Kluet Timur, Kluet Utara, Labuhan Haji, Labuhan Haji Barat, Labuhan Haji Timur, Meukek, Pasie Raja, Sama Dua, Sawang, Tapak Tuan, Trumon, dan Trumon Timur.

Potensi yang sama juga berlaku di Aceh Singkil, mencakup Kecamatan Danau Paris, Gunung Meriah, Kota Baharu, Pulau Panggung, Simpang Kanan, Singkil Utara, Singkohor, dan Suro.

Di Aceh Tengah, daerah yang berpotensi terdampak adalah Kecamatan Jagong Jaget, Linge, dan Pegasing.

Selain itu, di Gayo Lues, banjir tingkat menengah diperkirakan terjadi di Kecamatan Blang Jerango, Blang Pegayon, Kuta Panjang, Terangun, dan Tripe Jaya.

Wilayah lain yang juga masuk dalam daftar adalah Nagan Raya, meliputi Kecamatan Beutong, Darul Makmur, Kuala, Kuala Pesisir, Seunagan, Seunagan Timur, Suka Makmue, Tadu Raya, dan Tripa Makmur.

Sementara di Pidie, banjir tingkat menengah berisiko terjadi di Kecamatan Geumpang, Mane, dan Tangse.

Dia menyampaikan bahwa BMKG telah mengirim surat kepada Gubernur Aceh terkait wilayah yang berpotensi banjir kategori waspada, dengan tembusan ke Kepala BPBA setempat. Harapannya informasi tersebut dapat dijadikan acuan untuk meminimalisasi risiko bencana.

“Kami mengimbau agar informasi dari BMKG dapat menjadi referensi dalam aksi adaptasi dan mitigasi bencana,” katanya.

Sumber: antara

Previous Post

Disbudpar Targetkan Kunjungan ke Aceh 10 Juta Wisatawan

Next Post

Hasil RUPS Luar Biasa Hasilkan Tiga Calon Direktur Utama Bank Aceh

Next Post
Hasil RUPS Luar Biasa Hasilkan Tiga Calon Direktur Utama Bank Aceh

Hasil RUPS Luar Biasa Hasilkan Tiga Calon Direktur Utama Bank Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Seorang Haji Asal Bireuen Meninggal Dunia di Arab Saudi

Jamaah Haji Asal Aceh yang Meninggal di Tanah Suci Jadi Enam

01/06/2026
Kemenkum Aceh Rampungkan Harmonisasi Raqan Ketertiban Umum Aceh Utara

Kemenkum Aceh Rampungkan Harmonisasi Raqan Ketertiban Umum Aceh Utara

01/06/2026
Polda Selidiki Kebakaran Hutan di 5 Kabupaten di Aceh

Polda Selidiki Kebakaran Hutan di 5 Kabupaten di Aceh

01/06/2026
Gerindra Aceh Salurkan 85 Ekor Sapi Kurban

Gerindra Aceh Salurkan 85 Ekor Sapi Kurban

01/06/2026
Wali Nanggroe dan Wamenko Otto Sorot Potensi Serta Masa Depan Aceh

Wali Nanggroe dan Wamenko Otto Sorot Potensi Serta Masa Depan Aceh

01/06/2026

Terpopuler

Penggunaan Musik Tari Tanpa Izin oleh SMAN 1 Jangka Bireun Disesalkan Komposer

Penggunaan Musik Tari Tanpa Izin oleh SMAN 1 Jangka Bireun Disesalkan Komposer

31/05/2026

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Senat UIN Ar-Raniry Angkat Suara Soal Turunnya KPK ke Aceh

Delapan Daerah di Aceh Waspada Banjir pada Dasarian II Maret

Jamaah Haji Asal Aceh yang Meninggal Dunia Jadi Empat Orang

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com