Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Satpol PP WH Banda Aceh Tertibkan Enam Warung yang Buka Siang Hari saat Ramadhan

redaksi by redaksi
21/03/2025
in Nanggroe
0
Satpol PP WH Banda Aceh Tertibkan Enam Warung yang Buka Siang Hari saat Ramadhan

Pedagang musiman menjual aneka kue untuk berbuka puasa (takjil) di pasar takjil Ramadhan, Garuda, Banda Aceh, Aceh, Kamis(13/3/2025). (ANTARA/Nurul Hasanah)

Banda Aceh – Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Kota Banda Aceh telah menertibkan enam warung yang kedapatan buka di siang hari saat bulan Ramadhan.

“Terhadap pelanggaran syariat jual beli makanan siang hari di bulan Ramadhan, ada enam warung yang sudah diamankan,” kata Kabid Penegakan Syariat Islam Satpol PP-WH Banda Aceh Roslina A Djalil, di Banda Aceh, Kamis petang.

Roslina menjelaskan bahwa pelanggaran tersebut terungkap berdasarkan laporan masyarakat. Setelah melakukan pengecekan, pihaknya menemukan adanya transaksi jual beli makanan pada siang hari selama bulan Ramadhan.

“Itu kami temukan di enam lokasi, ada lima warung nasi di Kecamatan Kuta Alam kedapatan berjualan di siang hari, dan satu lagi minimarket di Peunayong, kami temukan menjual roti,” katanya.

Atas pelanggaran tersebut, dia mengatakan makanan yang dijual diamankan oleh petugas saat razia dan dikembalikan kepada pemiliknya pada pukul 15.00 WIB.

“Kami kembalikan barangnya karena aturan dari Forkopimda Banda Aceh baru boleh berjualan makanan itu pada pukul 16.00 WIB,” katanya.

Roslina mengungkapkan bahwa dari enam pedagang yang terjaring razia, tiga di antaranya beragama non-Muslim, sementara tiga lainnya Muslim.

“Dari lima warung nasi yang kami tertibkan, dua pemiliknya adalah non-Muslim, dan tiga lainnya Muslim. Lalu untuk yang menjual roti di minimarket, itu juga non-Muslim,” katanya.

Dia menambahkan bahwa pihaknya telah memberikan arahan kepada para pedagang yang terjaring razia dan meminta mereka menaati aturan yang berlaku selama bulan Ramadhan.

“Terkait bulan puasa ini kan ada aturannya di dalam Qanun Nomor 2 Tahun 2002 tentang Pelaksanaan Syariat Islam kemudian ditambah lagi adanya seruan bersama Forkopimda Banda Aceh. Itu yang kami sampaikan kepada mereka. Mereka sudah memahaminya, minta maaf, dan mematuhinya, dan sudah menandatangani surat perjanjian untuk tidak akan mengulangi lagi,” katanya.

Dalam kesempatan ini, ia juga mengimbau seluruh masyarakat Kota Banda Aceh untuk mematuhi Qanun Syariat Islam dan mengikuti seruan bersama Forkopimda dengan tidak berjualan makanan dan minuman sejak waktu Imsak hingga pukul 16.00 WIB.

“Semua masyarakat tidak melihat dia beragama apa, semuanya sama, tidak boleh melakukan jual beli makanan dalam bulan Ramadhan ini,” katanya.

Sumber: antara

Previous Post

Irwansyah Bantu Pemasangan Meteran Listrik bagi Warga Kurang Mampu di Neusu Aceh

Next Post

2.000 Tiket Mudik Gratis Disiapkan untuk Penumpang Kapal Ferry di Aceh

Next Post
2.000 Tiket Mudik Gratis Disiapkan untuk Penumpang Kapal Ferry di Aceh

2.000 Tiket Mudik Gratis Disiapkan untuk Penumpang Kapal Ferry di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Bireuen dan Dua Anaknya dari Malaysia

Azhari Cage Ucapkan Selamat untuk Rahul Usai Ditetapkan Jadi Ketum PNA

10/08/2026
Ketua MKKS SMA Provinsi Aceh Berikan Apresiasi Kepada Murthalamuddin

Ketua MKKS SMA Provinsi Aceh Berikan Apresiasi Kepada Murthalamuddin

10/08/2026
Ohku, Pertambangan Emas Di Tangse Digerebek, Operator Jadi Tersangka: Siapa Dibalik Alat Berat?

Ohku, Pertambangan Emas Di Tangse Digerebek, Operator Jadi Tersangka: Siapa Dibalik Alat Berat?

10/08/2026
Omen, Gajah Sumatra Ditemukan Mati di Perkebunan Sawit Tamiang

Kronologi Gajah Sumatra Ditemukan Mati di Perkebunan Sawit Aceh Tamiang

10/08/2026
Bisnis Rintisan ‘Yuk Makan’ Karya Mahasiswa UTU Mendapat Dukungan Bupati Aceh Barat

Bisnis Rintisan ‘Yuk Makan’ Karya Mahasiswa UTU Mendapat Dukungan Bupati Aceh Barat

10/08/2026

Terpopuler

Satpol PP WH Banda Aceh Tertibkan Enam Warung yang Buka Siang Hari saat Ramadhan

Satpol PP WH Banda Aceh Tertibkan Enam Warung yang Buka Siang Hari saat Ramadhan

21/03/2025

Ohku, Pertambangan Emas Di Tangse Digerebek, Operator Jadi Tersangka: Siapa Dibalik Alat Berat?

YEL Semarakkan Kegiatan Hari Konservasi Alam Nasional dan Orangutan Sedunia di Abdya

KPK Ditantang Bongkar Tiga “Sarang Korupsi” di Aceh

Omen, Gajah Sumatra Ditemukan Mati di Perkebunan Sawit Tamiang

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com