Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Warga Aceh Besar Kenduri Nuzul Quran Masak 19 Belanga Kuah Beulangong

redaksi by redaksi
24/03/2025
in Nanggroe
0

Juru masak membagikan kuah beulangong dalam kenduri Nuzul Quran di Aceh Besar, Minggu (23/3/2025). ANTARA/M Haris SA

Banda Aceh – Warga Gampong Lamlumpu, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, menggelar kenduri Nuzul Quran dengan memasak 19 belanga kuah beulangong, masakan khas Aceh.

Belasan belanga kuah beulangong tersebut dimasak serentak di Meunasah Gampong Lamlumpu, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, Minggu.

Kuah beulangong merupakan masakan khas Aceh sejenis gulai daging sapi atau kambing. Masakan ini berisikan bumbu dari rempah, kepala gongseng, dan lainnya serta biasanya dicampur nangka muda, hati batang pisang, maupun labu.

Dalam tradisi masyarakat di provinsi berjuluk Bumi Serambi Mekah tersebut, kuah beulangong dimasak oleh kaum bapak. Selanjutnya, kuah beulangong tersebut dibagikan kepada masyarakat setempat.

“Dalam kenduri Nuzul Quran tahun ini, kami memasak 19 belanga luah beulangong. Satu belanga berisikan sekitar 18 kilogram daging sapi. Kemudian, kuah beulangong ini dibagi kepada masyarakat,” kata Ketua Tuha Peut Gampong Lamlumpu Juliosi.

Selain dibagikan kepada masyarakat, kata Juliosi menyebutkan makanan khas Aceh tersebut disantap bersama pada saat berbuka di meunasah. Selain kuah beulangong, masyarakat juga menyumbangkan hidangan berbuka puasa bersama.

Menyangkut dengan biaya memasak kuah beulangong, kata dia, merupakan sumbangan masyarakat. Sumbangan diberikan seikhlasnya, tergantung masing-masing kemampuan individu masyarakat.

“Tradisi memasak kuah beulangong ini tidak hanya pada saat kenduri Nuzul Quran, tetapi kegiatan lainnya seperti Maulid Nabi Muhammad SAW, dan lainnya. Memasak kuah beulangong ini merupakan tradisi yang sudah berlangsung dari generasi ke generasi,” kata Juliosi.

Sementara itu, Tengku Imam Gampong Lamlumpu Zainuddin RZ mengatakan bersamaan dengan peringatan Nuzul Quran, pihaknya juga menggelar tadarus dan katam Al Quran yang diikuti qari terbaik di Provinsi Aceh.

“Peringatan Nuzul Quran ini merupakan bagian dari program Spirit of Ramadhan di Kabupaten Aceh Besar. Program ini juga dirangkai dengan berbagai lomba di antara tilawatil Quran, dakwah, cerdas cermat, imam shalat wajib, imam shalat mayit, dan lainnya,” kata Zainuddin RZ.

Sumber: antara

Previous Post

Penumpang Mudik di Terminal Banda Aceh Mulai Meningkat

Next Post

GM: Tiket Tujuan Jakarta-Banda Aceh Tersisa Kelas Bisnis

Next Post
Garuda Gunakan Pesawat Berbadan Besar di Aceh Layani Mudik Lebaran

GM: Tiket Tujuan Jakarta-Banda Aceh Tersisa Kelas Bisnis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

IKAT Aceh Minta Pemerintah Kaji Ulang Kebijakan Pembatasan Penerima JKA

02/05/2026
BKKBN Aceh Sasar 15.572 Akseptor dalam Layanan KB Serentak

BKKBN Aceh Sasar 15.572 Akseptor dalam Layanan KB Serentak

02/05/2026
Anggota Komunitas RGM Raih Penghargaan GTK Berprestasi dan Penulis di Bireuen

Anggota Komunitas RGM Raih Penghargaan GTK Berprestasi dan Penulis di Bireuen

02/05/2026
PSMS Yakin Rebut Kemenangan Ketiga dari Persiraja Banda Aceh

PSMS Yakin Rebut Kemenangan Ketiga dari Persiraja Banda Aceh

02/05/2026
BWS Sumatera I dan Kabinda Tekan Risiko Bencana Hidrometeorologi di Aceh

BWS Sumatera I dan Kabinda Tekan Risiko Bencana Hidrometeorologi di Aceh

02/05/2026

Terpopuler

Abi Roni Terpilih secara Aklamasi di Musprov FPTI Aceh 2026 – 2030

Abi Roni Terpilih secara Aklamasi di Musprov FPTI Aceh 2026 – 2030

01/05/2026

Warga Aceh Besar Kenduri Nuzul Quran Masak 19 Belanga Kuah Beulangong

Bupati Abdya Dr. Safaruddin Tunjuk Mulya Arfan Jadi Plt Kepala Disdukcapil

Rencana KNMP di Susoh Jadi Harapan Baru bagi Masyarakat Nelayan Palak Kerambil

Kinerja Pidie Jaya Menguat di Era Sibral Malasyi, Data BPS Tunjukkan Tren Positif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com