Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Kemlu Respons RI Diminta Kirim Pasukan Penjaga Perdamaian ke Ukraina

redaksi by redaksi
27/03/2025
in Nasional
0
Ambulans Nyemplung Diseruduk Truk, Jenazah Mengapung di Sungai Bali

Personel TNI yang bertugas sebagai pasukan penjaga perdamaian PBB. (Dok. Puspen TNI)

Jakarta – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) buka suara mengenai permintaan untuk Indonesia mengirim pasukan penjaga perdamaian ke perbatasan Rusia-Ukraina.

Juru bicara Kemlu RI Rolliansyah ‘Roy’ Soemirat mengatakan pihaknya hingga kini belum menerima permintaan resmi dari pihak mana pun.

“Kemlu belum menerima permintaan resmi dari pihak manapun yang menginginkan keberadaan pasukan perdamaian Indonesia di wilayah perbatasan Rusia-Ukraina,” kata Roy dalam pernyataan resmi, Rabu (26/3).

Roy menegaskan pemerintah Indonesia senantiasa mengikuti secara dekat upaya dan proses perundingan yang sedang berjalan antara pihak-pihak yang bertikai.

“Serta mendukung segala upaya untuk menyelesaikan konflik Rusia-Ukraina melalui negosiasi-diplomasi yang inklusif,” ucap Roy.

Media Italia La Repubblica dan media Ukraina UATV sebelumnya melaporkan bahwa sekutu-sekutu Ukraina saat ini tengah mempertimbangkan untuk mengerahkan pasukan penjaga perdamaian ke perbatasan Rusia-Ukraina setelah gencatan senjata disepakati.

Sekutu-sekutu Kyiv itu mengusulkan agar pasukan penjaga perdamaian tersebut terdiri dari tentara dari Indonesia, India, Brasil, dan Arab Saudi.

Menurut mereka, pasukan penjaga perdamaian ini nantinya akan bertugas mengawasi jalannya gencatan senjata dan menjaga perdamaian di kawasan perbatasan.

Selain mereka, para sekutu Ukraina juga mengusulkan untuk membentuk pasukan penjaga perdamaian yang dipimpin Inggris dan Prancis yang terdiri dari negara-negara Eropa dan Persemakmuran.

Koalisi tersebut bertujuan mengerahkan pasukan yang signifikan dengan perkiraan pasukan sebesar 10.000 hingga 30.000 prajurit guna memantau dan mengamankan perbatasan antara Ukraina dan Uni Eropa.

CNNIndonesia.com telah menghubungi pihak Kedutaan Besar Ukraina untuk Indonesia mengenai laporan ini, namun belum menerima tanggapan.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Ambulans Nyemplung Diseruduk Truk, Jenazah Mengapung di Sungai Bali

Next Post

Malaysia Batalkan Hukum Gantung 6 Siswa Setrika Teman Hingga Tewas

Next Post
Ambulans Nyemplung Diseruduk Truk, Jenazah Mengapung di Sungai Bali

Malaysia Batalkan Hukum Gantung 6 Siswa Setrika Teman Hingga Tewas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

30/07/2026
Bank Aceh Syariah Kembali Serahkan Deviden Rp2 Miliar Lebih Kepada Pemkab Abdya

Bank Aceh Syariah Kembali Serahkan Deviden Rp2 Miliar Lebih Kepada Pemkab Abdya

30/07/2026
Kemarau Picu Krisis Air Bersih, Polres Pidie Bergerak Salurkan Bantuan ke Warga Dayah Beureueh

Kemarau Picu Krisis Air Bersih, Polres Pidie Bergerak Salurkan Bantuan ke Warga Dayah Beureueh

30/07/2026
KKP Turunkan Excavator ke Pidie Jaya, Pemulihan Tambak Pascabencana Digenjot

KKP Turunkan Excavator ke Pidie Jaya, Pemulihan Tambak Pascabencana Digenjot

30/07/2026
Dua Dekade MoU Helsinki, Implementasi Kewenangan Aceh Masih Menjadi Tantangan

Dua Dekade MoU Helsinki, Implementasi Kewenangan Aceh Masih Menjadi Tantangan

30/07/2026

Terpopuler

Ambulans Nyemplung Diseruduk Truk, Jenazah Mengapung di Sungai Bali

Kemlu Respons RI Diminta Kirim Pasukan Penjaga Perdamaian ke Ukraina

27/03/2025

Dari Mimbar Aksi ke Kursi Terdakwa: Dua Mahasiswa Unigha Dituntut 2 Bulan Penjara

Pidie Jaya Bangun Kekuatan Logistik Desa, Armada Fuso Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Koperasi

Putra Pidie Irwansyah Dipromosikan Jadi Koordinator pada JAM Pidum Kejaksaan Agung

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com