Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

12 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M5,2 Guncang Aceh Besar

redaksi by redaksi
30/03/2025
in Nanggroe
0
12 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M5,2 Guncang Aceh Besar

Peta gempa bumi M5,2 yang mengguncang Aceh Besar, Aceh, Minggu (30/3/2025) (ANTARA/Nurul Hasanah)

Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh melaporkan telah terjadi 12 gempa susulan setelah gempa tektonik berkekuatan M5,2 yang mengguncang Aceh Besar pada Minggu pagi pukul 09.58 WIB.

“Pascagempa tersebut kami mencatat terjadi 12 gempa susulan dimulai dari jam 10.44 WIB sampai yang terakhir tadi 12.22 WIB berkisar dari M2,8 hingga M1,4,” kata Staf Observer Stasiun Geofisika BMKG Aceh, Rilza Nur Akbar, di Aceh Besar, Minggu.

Rilza menjelaskan bahwa gempa bumi terjadi terletak pada koordinat 5,55° LU; 95,47° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 16 km arah timur laut Banda Aceh pada kedalaman 12 km. Gempa ini termasuk jenis gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas Sesar Seulimeum.

“Sesar Seulimeum sendiri merupakan salah satu sesar yang ada di Provinsi Aceh dan bermula dari daerah Seulimeum hingga menuju Pulau Weh atau Sabang dan memiliki mekanisme pergerakan geser turun,” katanya.

Dia menyampaikan bahwa pergerakan sesar ini merupakan fenomena yang normal terjadi. Namun, guncangan dengan magnitudo lebih dari 5 menunjukkan bahwa pergerakan sesar tersebut jarang terjadi.

“Pergerakan sesar memang lazim terjadi, biasanya semakin tinggi magnitudonya artinya intensitasnya lebih jarang terjadi,” katanya.

Banda Aceh sendiri diapit oleh dua patahan aktif, yaitu Segmen Aceh dan Segmen Seulimeum. Kedua segmen ini merupakan bagian dari Patahan Sumatra yang membentang dari Teluk Semangko, Lampung, hingga Provinsi Aceh.

Dari Tangse, Pidie, Patahan Sumatra terpecah menjadi dua segmen. Segmen Aceh membentang dari Indrapuri, Mata Ie, Pulau Breueh, hingga Pulau Nasi, sementara Segmen Seulimeum melintasi Seulimeum, Krueng Raya, hingga Sabang.

Rilza menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Guncangan dirasakan di Banda Aceh dan Aceh Besar dengan intensitas IV MMI.

Guncangan juga dapat dirasakan di Pidie, Pidie Jaya, Sabang, dengan intensitas II-III MMI, serta Aceh Jaya, Aceh Tengah, Bireuen, dan Lhokseumawe dengan intensitas II MMI.

“Akibat dangkal dan radiusnya dekat, guncangannya mungkin akan terasa seperti truk yang berlalu,” katanya.

Akibat dari gempa tersebut, seorang warga di Banda Aceh bernama Jopi dilaporkan oleh Yayasan Blood For Life Donation (BFLF) mengalami cedera pinggang akibat jatuh saat berusaha menyelamatkan diri dari lantai dua indekosnya di Jalan Senangin, Lampriet, Banda Aceh.

Saat ini, korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) untuk mendapatkan perawatan.

Sumber: antara

Previous Post

PW ISNU Aceh Salurkan Baju Lebaran untuk Sahabat Yatim di Aceh

Next Post

Ratusan Kapal Penangkap Ikan di Aceh Timur Tidak Beroperasi

Next Post
DKP Lengkapi Dokumen Nelayan Aceh yang Terdampar di Myanmar

Ratusan Kapal Penangkap Ikan di Aceh Timur Tidak Beroperasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Fraksi Demokrat DPR Aceh Minta Evaluasi Total Day Care Usai Kasus Kekerasan Anak ‎

Fraksi Demokrat DPR Aceh Minta Evaluasi Total Day Care Usai Kasus Kekerasan Anak ‎

28/04/2026
Kejari Aceh Besar Eksekusi Cambuk Tiga Terpidana Maisir

Kejari Aceh Besar Eksekusi Cambuk Tiga Terpidana Maisir

28/04/2026
DPRA Usul Pergub JKA Dicabut, Jubir Pemerintah Aceh: Kita Hormati

DPRA Usul Pergub JKA Dicabut, Jubir Pemerintah Aceh: Kita Hormati

28/04/2026
Bupati Al Farlaky Peusijuek Jamaah Haji 2026, Titip Doa untuk Daerah dan Kepemimpinannya

Bupati Al Farlaky Peusijuek Jamaah Haji 2026, Titip Doa untuk Daerah dan Kepemimpinannya

28/04/2026
Menteri Koperasi Resmikan SPBU Nelayan Berbasis Koperasi di Aceh Selatan

Menteri Koperasi Resmikan SPBU Nelayan Berbasis Koperasi di Aceh Selatan

28/04/2026

Terpopuler

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

25/04/2026

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

Meriahkan HUT ke-24, Abdya Gelar Kejurprov Grasstrack & Motocross IMI Aceh Seri 2025

Warga Pidie Gugat Pergub JKA ke MA: 692 Ribu Orang Terancam Kehilangan Layanan Gratis

12 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M5,2 Guncang Aceh Besar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com