Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Polisi Usut Dugaan Gadis Asal Abdya Meninggal di Lampeudaya

redaksi by redaksi
12/04/2025
in Nanggroe
0
Ohku, Mayat Tertutup Pelepah Daun Sawit Ditemukan di Tamiang

Ilustrasi mayat. (Foto: Thinkstock).

BANDA ACEH – Seorang mahasiswi asal Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) berinisial ISJ (19) ditemukan tak bernyawa di kediamannya, Gampong Lampeudaya, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar, Jum’at malam, 11 April 2025.

ISJ diduga mengakhiri hidupnya dengan cara tragis—gantung diri di dalam kamar. Tubuhnya pertama kali ditemukan sekitar pukul 21.30 Wib oleh seorang teman dekatnya, MHH (20), yang juga berasal dari Abdya.

Menurut keterangan Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Heri Purwono melalui Kapolsek Darussalam Iptu Adam Maulana, MHH sempat berulang kali mencoba menghubungi ISJ sejak siang, namun tak mendapat respons. Merasa khawatir, ia memutuskan menyusul ke rumah ISJ.

“Saat tiba di rumah, saksi mendapati seluruh pintu terkunci dari dalam. Setelah berhasil masuk, ia menemukan ISJ dalam kondisi tergantung pada teralis jendela kamar, dengan selimut melilit lehernya,” terang Iptu Adam, Sabtu 12 April 2025.

Kejadian mengejutkan itu segera dilaporkan ke warga sekitar dan diteruskan ke perangkat gampong serta aparat keamanan. Polisi pun langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil penyelidikan awal, ditemukan barang bukti berupa selimut yang digunakan untuk menggantung, satu unit handphone, kartu identitas, serta koper yang diduga menjadi pijakan korban.

“Pintu rumah terkunci dari dalam, sehingga kuat dugaan ini murni bunuh diri. Meski begitu, proses penyelidikan masih terus berlanjut,” jelas Kapolsek.

Jenazah ISJ kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin Banda Aceh, untuk proses visum. Sementara, pihak kepolisian terus mendalami latar belakang kejadian tersebut.

Pada Sabtu pagi, pihak keluarga ISJ yang tiba di RSUD Zainoel Abidin mendapat penjelasan langsung dari Kapolsek Darussalam terkait kronologi penemuan jasad ISJ. Dalam kesempatan itu, keluarga menyatakan menerima musibah tersebut sebagai takdir dan memutuskan membawa pulang jenazah ke kampung halaman tanpa dilakukan otopsi.

“Alhamdulillah, setelah diberikan pemahaman, pihak keluarga menerima dan memilih tidak melanjutkan otopsi. Jenazah akan segera dibawa ke Abdya untuk dimakamkan,” ujar Iptu Adam.

Meski begitu, pihak keluarga tetap meminta agar penyelidikan dilakukan secara mendalam dan terbuka. Salah satu keluarga korban, berharap tidak ada informasi yang disembunyikan dalam penanganan kasus ini.

“Kami ingin ada kepastian. Harapannya penyelidikan dilakukan secara profesional dan transparan, agar kami, khususnya orangtua ISJ, bisa memahami apa yang sebenarnya terjadi,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Kapolsek memastikan pihaknya akan bekerja sesuai prosedur. “Kami berkomitmen untuk menyelidiki kasus ini dengan standar operasional yang berlaku. Hasil apapun akan kami sampaikan ke keluarga, khususnya orangtua korban,” tegasnya.

Pihak keluarga juga telah menandatangani surat penolakan otopsi sebagai bentuk keputusan bersama. Kini, duka menyelimuti keluarga dan kerabat ISJ, meninggalkan tanya di balik kepergiannya yang begitu mendadak. []

Previous Post

Aceh Alami Defisit USD19,22 Juta Akibat Impor Tinggi

Next Post

Pemotongan Honor 70 Persen Batal, Bupati Mirwan Hadapi PR Berat Benahi Aceh Selatan

Next Post
Mirwan-Baital Resmi Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan

Pemotongan Honor 70 Persen Batal, Bupati Mirwan Hadapi PR Berat Benahi Aceh Selatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

515 Tahun Pidie: Jejak Pedir dan Darul Amni yang Tak Boleh Hilang

515 Tahun Pidie: Jejak Pedir dan Darul Amni yang Tak Boleh Hilang

20/09/2026
Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

20/09/2026
Aceh Raih Peringkat 4 Nasional di MTQ 2026

Ketua DPRK Minta Pemko Banda Aceh Beri Bonus Layak untuk Pemenang MTQ Nasional, Pemerintah Aceh Diniai Perlu Perhatian Khusus

20/09/2026
RKI Kuta Alam Launching Sekolah Keluarga, Ibu‑ibu Muda Sambut Antusias

RKI Kuta Alam Launching Sekolah Keluarga, Ibu‑ibu Muda Sambut Antusias

20/09/2026
Pidato Perdana Sayuti, Bongkar Empat PR Besar Demokrat Aceh

Pidato Perdana Sayuti, Bongkar Empat PR Besar Demokrat Aceh

20/09/2026

Terpopuler

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

19/09/2026

Polisi Usut Dugaan Gadis Asal Abdya Meninggal di Lampeudaya

PKB Pidie Jaya Pasang Target Agresif: Satu Dapil Satu Kursi

Luar Biasa! Hasil Panen di Blangpidie Capai 8,7 Ton per Hektare, Rekor Tertinggi Selama 6 Tahun

TANI Merdeka Indonesia Abdya Apresiasi Kepemimpinan Safaruddin – Zaman Akli atas Capaian Hasil Panen Petani yang Melimpah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com