Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Haji Uma Soroti Pentingnya Keterlibatan Badan Riset dan Geologi dalam Penataan Tata Ruang

redaksi by redaksi
19/04/2025
in Nanggroe
0
Haji Uma Soroti Pentingnya Keterlibatan Badan Riset dan Geologi dalam Penataan Tata Ruang

Jakarta – Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), H. Sudirman Haji Uma menegaskan pentingnya pelibatan badan riset dan geologi dalam penyusunan rencana tata ruang nasional. Hal ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komite I DPD RI bersama pakar tata ruang di Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, Kamis 17 April 2025.

Menurut Haji Uma, keberadaan badan riset dan geologi harus menjadi elemen penting dalam proses perencanaan tata ruang. Ia menilai, hasil kajian ilmiah dari lembaga tersebut dapat menjadi landasan objektif dalam menentukan karakter dan kebutuhan ruang suatu wilayah.

“Dalam rencana pembangunan, mutlak dan wajib. Melibatkan badan riset dan geologi. Namun pertanyaannya, bagaimana mendefinisikan apa yang dibutuhkan oleh zona-zona itu tanpa menghadirkan badan riset dan geologi, sedangkan biaya riset itu tidak murah. Jika hanya sekedar justifikasi formalitas semata, apakah dapat dijadikan landasan dalam rencana tata ruang,” ujar Sudirman.

Ia juga menyoroti adanya kecenderungan penggunaan dokumen riset hanya sebagai formalitas dalam menyusun rencana tata ruang, tanpa benar-benar mempertimbangkan substansi dan kebutuhan faktual di lapangan. Hal ini, menurutnya, bisa berdampak serius terhadap keberlanjutan pembangunan dan keselamatan lingkungan.

Dalam RDPU tersebut, hadir pula Pakar Tata Ruang, Dwi Hariyawan, yang turut menekankan urgensi penataan ruang di tengah meningkatnya populasi dan keterbatasan ruang. Ia menjelaskan bahwa penataan ruang semestinya menciptakan keseimbangan dalam aspek ekonomi, sosial, hingga lingkungan. Namun sayangnya, pelaksanaan di lapangan seringkali tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Penataan ruang diperlukan untuk memastikan keberlangsungan kehidupan yang seimbang, namun dalam implementasinya sering terjadi deviasi dari aturan yang sudah ditetapkan,” ujar Dwi.

RDPU ini menjadi wadah diskusi penting bagi Komite I DPD RI dalam menggali berbagai masukan dari para pakar untuk memperkuat arah kebijakan tata ruang nasional yang berbasis riset dan kebutuhan aktual wilayah.

Previous Post

Trump Wanti-wanti Rusia-Ukraina Jika Negosiasi Perang Tak Ada Progres

Next Post

Syuhada Apresiasi Kebijakan Bupati Aceh Timur Soal Optimalisasi CSR Perusahaan dan Pelayanan Publik

Next Post
Syuhada Apresiasi Kebijakan Bupati Aceh Timur Soal Optimalisasi CSR Perusahaan dan Pelayanan Publik

Syuhada Apresiasi Kebijakan Bupati Aceh Timur Soal Optimalisasi CSR Perusahaan dan Pelayanan Publik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pergub JKA Dicabut, Dr. Safaruddin Tabek Mualem

Pergub JKA Dicabut, Dr. Safaruddin Tabek Mualem

18/05/2026
Qanun Sudah Disahkan, Gubernur Diminta Segera Lahirkan Pergub Kebudayaan Aceh

Qanun Sudah Disahkan, Gubernur Diminta Segera Lahirkan Pergub Kebudayaan Aceh

18/05/2026
23 WNI yang Selamat dari Kapal Tenggelam di Malaysia berasal dari Aceh hingga NTT

23 WNI yang Selamat dari Kapal Tenggelam di Malaysia berasal dari Aceh hingga NTT

18/05/2026
Gempa Dangkal di Bener Meriah Dipicu Sesar Aktif

Gempa Magnitudo 3,1 Kembali Guncang Simeulue

18/05/2026
JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

Mualem: Pergub JKA Dicabut, Rakyat Aceh Berobat Seperti Biasa

18/05/2026

Terpopuler

JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

Mualem: Pergub JKA Dicabut, Rakyat Aceh Berobat Seperti Biasa

18/05/2026

Bupati Pidie Jaya Hadiri Launching Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih di Jangka Buya

Krak, Mualem Minta Presiden Izinkan Maskapai Arab Saudi Angkut Jamaah Langsung dari Aceh

Seniman Aceh Din Saja Minta Pemerintah Aceh Evaluasi Dinas Kebudayaan

Keuchik Zamzami Soroti Pemotongan JKA di Tengah APBA Aceh Rp11 Triliun

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com