Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

MAN 3 Aceh Besar Ikut Tanam Matoa di Lingkungan Madrasah 

redaksi by redaksi
23/04/2025
in Lintas Timur
0
MAN 3 Aceh Besar Ikut Tanam Matoa di Lingkungan Madrasah 

BANDA ACEH – Bumi bukan sekadar tempat tinggal, tetapi rumah bersama yang diwariskan kepada generasi mendatang. Dalam konteks ini, menanam pohon tidak hanya berarti menancapkan akar di tanah, tetapi juga menumbuhkan kesadaran, menanam harapan, dan menyalakan tanggung jawab moral terhadap kelestarian ciptaan Tuhan.

Sebagai bentuk konkret dari semangat tersebut, MAN 3 Aceh Besar turut ambil bagian dalam Gerakan Nasional Penanaman 1 Juta Pohon Matoa, sebuah inisiatif strategis yang diluncurkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A. Gerakan ini merupakan bagian dari implementasi Program Prioritas Kementerian Agama Tahun 2025–2029, sebagaimana tertuang dalam KMA Nomor 224 Tahun 2025.

Pencanangan gerakan ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dan untuk wilayah Aceh Besar dipusatkan di halaman MAN 1 Aceh Besar, bertepatan dengan peringatan Hari Bumi ke-55. Dalam suasana penuh semangat dan harapan, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, H. Saifuddin, S.E., dan dihadiri oleh seluruh kepala madrasah, kasubbag Tata Usaha, serta para kepala seksi dari lingkungan KanKemenag Aceh Besar.

Sebagai bentuk tindak lanjut dari kegiatan ini, seluruh satuan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, termasuk MAN 3 Aceh Besar, melaksanakan penanaman pohon matoa secara serempak di lingkungan madrasah. Ini menjadi langkah konkret dan simbolik dalam menguatkan komitmen madrasah sebagai pusat pendidikan yang berpihak pada kelestarian lingkungan hidup.

Plt. Kepala MAN 3 Aceh Besar, Ismail, S.Pd.I., M.Ag., menyampaikan bahwa gerakan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran madrasah tidak hanya sebagai institusi akademik, tetapi juga sebagai pusat pembentukan karakter dan kesadaran ekologis bagi peserta didik.

“Gerakan ini tidak berhenti pada aksi menanam pohon. Ini adalah penanaman nilai, penanaman kesadaran akan pentingnya menjaga bumi, dan penanaman rasa tanggung jawab sebagai bagian dari pengamalan ajaran agama,” ujar Ismail dalam rilisnya.

Ia menegaskan bahwa kesadaran ekologis merupakan bagian integral dari ajaran Islam yang menekankan pentingnya menjaga keseimbangan alam dan tidak berbuat kerusakan di muka bumi.

Pemilihan pohon matoa sebagai ikon gerakan ini juga mengandung filosofi mendalam. Matoa adalah pohon endemik Indonesia yang tumbuh kuat, perlahan tapi pasti, dan menghasilkan buah yang manis. Filosofi ini mencerminkan nilai-nilai pendidikan madrasah: mendidik generasi secara sabar dan berkelanjutan, mengakar pada nilai-nilai luhur agama dan budaya, serta berbuah pada waktunya dengan karakter dan integritas yang matang.

Lebih jauh, keterlibatan madrasah dalam gerakan ini menjadi cermin bahwa institusi pendidikan agama mampu tampil sebagai pelopor perubahan sosial yang berkelanjutan. Dalam konteks krisis iklim dan kerusakan lingkungan yang kian mengkhawatirkan, madrasah hadir sebagai bagian dari solusi: mencetak generasi hijau yang tangguh, sadar lingkungan, dan memiliki kedalaman spiritual yang mampu menuntun tindakan.

MAN 3 Aceh Besar dengan penuh semangat mengajak seluruh komponen masyarakat madrasah—guru, tenaga kependidikan, peserta didik, hingga orang tua—untuk menjadikan momentum ini sebagai awal dari gerakan kolektif dalam membangun budaya cinta lingkungan.

Dengan demikian, madrasah tidak hanya mendidik secara intelektual, tetapi juga membentuk insan-insan yang bertanggung jawab secara ekologis, sosial, dan spiritual.

Melalui gerakan penanaman satu juta pohon matoa ini, harapan tumbuh: bumi yang lebih lestari, generasi yang lebih peduli, dan pendidikan yang lebih bermakna.[]

Previous Post

Warga Negara Pakistan Jalani Sidang Perdana, Didakwa Langgar Izin Tinggal di Aceh

Next Post

IMARSU Sukses Gelar Halal Bihalal dan Silaturahmi Akbar

Next Post
IMARSU Sukses Gelar Halal Bihalal dan Silaturahmi Akbar

IMARSU Sukses Gelar Halal Bihalal dan Silaturahmi Akbar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tren Perceraian di Banda Aceh Meningkat, Farid Nyak Umar Minta Pemko Implementasikan Qanun Ketahanan Keluarga

Tren Perceraian di Banda Aceh Meningkat, Farid Nyak Umar Minta Pemko Implementasikan Qanun Ketahanan Keluarga

01/08/2026
Bawa 70 Ribu Butir Ekstasi ke RI, Pilot Malaysia Terancam Hukuman Mati

Bawa 70 Ribu Butir Ekstasi ke RI, Pilot Malaysia Terancam Hukuman Mati

01/08/2026
Perang dengan Iran Tak Kunjung Usai, Trump Mulai Frustrasi

Perang dengan Iran Tak Kunjung Usai, Trump Mulai Frustrasi

01/08/2026
Pelukis Salaudin Serahkan Lukisan ” “Gerakan Langit Biru” di Aceh Pada Rian Syaf

Pelukis Salaudin Serahkan Lukisan ” “Gerakan Langit Biru” di Aceh Pada Rian Syaf

31/07/2026
Mantan Jaksa Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah?

Mantan Jaksa Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah?

31/07/2026

Terpopuler

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

30/07/2026

Kendaraan Pelangsir BBM Kabur saat Tim Gabungan Sidak SPBU di Banda Aceh

Mantan Jaksa Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah?

Dari Mimbar Aksi ke Kursi Terdakwa: Dua Mahasiswa Unigha Dituntut 2 Bulan Penjara

4 Tersangka Kasus Korupsi Beasiswa Mahasiswa Aceh Rp21 Miliar Ditahan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com