Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Olahraga

Indonesia Gagal ke Final Sudirman Cup, Tiwi/Fadia Sangat Kecewa

redaksi by redaksi
04/05/2025
in Olahraga
0
Indonesia Gagal ke Final Sudirman Cup, Tiwi/Fadia Sangat Kecewa

Tiwi/Fadia mendapat pelukan hangat dari rekan-rekannya setelah kalah dalam laga semifinal Piala Sudirman 2025. (Arsip PBSI)

Jakarta – Pasangan ganda putri Amallia Cahaya Pertiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti merasa kecewa berat setelah gagal menang melawan Baek Ha Na/Lee So Hee dalam ajang Sudirman Cup 2025.

Tiwi/Fadia menjadi wakil terakhir Indonesia dalam duel melawan Korea Selatan. Sebelumnya kedua kubu imbang 2-2. Kekalahan Tiwi/Fadia dari Baek/Lee membuat Indonesia kalah 2-3 dan gagal ke final Piala Sudirman.

Fadia menyatakan kekecewaan lantaran gagal menyumbang poin setelah berusaha keras.

“Saya sudah mengeluarkan semua kemampuan hari ini. Rasanya sangat kecewa karena tidak bisa sumbang poin untuk Indonesia di dua sektor hari ini,” kata Fadia.

“Terima kasih untuk koh Didi [Eng Hian] dan tim pelatih sudah mempercayakan saya selama di Piala Sudirman ini,” ujarnya menambahkan dilansir dari keterangan PP.

Sebelum bermain bersama Tiwi di sektor ganda putri, Fadia lebih dahulu bermain bersama Dejan Ferdinansyah di sektor ganda campuran yang berakhir dengan kekalahan 10-21 dan 15-21 dari Seo Seung Jae/Chae Yoo Jung.

“Untuk pertandingan hari ini, saya terima kasih banyak untuk Fadia karena dia sudah bermain di partai pertama tadi di ganda campuran lalu memaksa bermain di ganda putri. Tentu saja tidak mudah.”

“Kami mohon maaf tidak bisa menyumbang poin tapi kami sudah berusaha mati-matian di lapangan tadi,” tutur Tiwi.

Mengenai laga melawan Baek/Lee, Tiwi menjelaskan lawan memiliki kemampuan lengkap dan didukung hal-hal teknis lain.

“Di gim pertama kami terlalu ikut pola permainan lawan yang lambat. Mereka sangat konsisten dan sulit dibongkar pertahanannya,” jelas Tiwi.

“Di gim kedua kami bisa bermain lebih baik dan memaksa rubber game. Di gim penentuan memang semuanya diuji. Dari fisik, teknik sampai mental,” urainya.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Penambahan Empat Batalyon TNI di Aceh Bertentangan dengan Perjanjian Damai RI-GAM

Next Post

Wapres AS JD Vance Kritik Jerman Mau Bangun Kembali ‘Tembok Berlin’

Next Post
Wapres AS JD Vance Kritik Jerman Mau Bangun Kembali ‘Tembok Berlin’

Wapres AS JD Vance Kritik Jerman Mau Bangun Kembali 'Tembok Berlin'

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pijay dari Masa ke Masa: Antara Harapan dan Kenyataan

Pijay dari Masa ke Masa: Antara Harapan dan Kenyataan

11/06/2026
Buku Muhammadiyah Abdya Diterbitkan, Dr. Safaruddin: Jadi Referensi Generasi Penerus

Buku Muhammadiyah Abdya Diterbitkan, Dr. Safaruddin: Jadi Referensi Generasi Penerus

11/06/2026
Pemkab Abdya Percantik Wajah Kota dan Dongkrak PAD Lewat Videotron

Pemkab Abdya Percantik Wajah Kota dan Dongkrak PAD Lewat Videotron

11/06/2026
Lepas Kontingen Seleksi Pra-POPNAS Ke Aceh Barat, Jhon Rolexs: Jadilah Kebanggaan Daerah

Lepas Kontingen Seleksi Pra-POPNAS Ke Aceh Barat, Jhon Rolexs: Jadilah Kebanggaan Daerah

11/06/2026
Kasdam Iskandar Muda Kunker ke Kodim 0107/Aceh Selatan, Tekankan Profesionalisme dan Peran Strategis Babinsa

Kasdam Iskandar Muda Kunker ke Kodim 0107/Aceh Selatan, Tekankan Profesionalisme dan Peran Strategis Babinsa

11/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com