Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Nyan, Bupati Sarjani Launching Baju Khas Pidie

redaksi by redaksi
15/05/2025
in Lintas Timur
1
Nyan, Bupati Sarjani Launching Baju Khas Pidie

SIGLI – Bupati Pidie Sarjani Abdullah melauching baju khas kabupaten Pidie melalui Majelis Adat Aceh (MAA) Pidie di Oproom sekdakab Pidie, Kamis 15 Mei 2025.

Ketua panitia Dr. Safwan S.Pd.I, M.Ag, mengatakan penuh makna dan filosofis baju khas kabupaten Pidie yang telah di launching oleh Bupati Pidie itu.

“Dasar regulatif dan pemikiran membuat baju khas Pidie UUD 1945 dalam bab VI tentang Pemerintahan Daerah. Pada Pasal 18B, Pasal ini membahas tentang pengakuan dan penghormatan terhadap satuan-satuan pemerintahan daerah yang bersifat khusus atau istimewa, serta kesatuan masyarakat hukum adat,” katanya.

Dikatakan Dr. Safwan, berdasarkan Undang-undang Pemerintahan Aceh no 11 tahun 2006 BAB VIII pasal 45 poin e mengamanahkan pemberdayaan Adat.

“Qanun Aceh no 9 tahun 2008 ayat 1 huruf n menyebutkan pembinaan dan pelestarian adat istiadat salah satunya adalah pakaian adat atau pakain khas daerah, dan Musyawarah MAA Kab. Pidie pada tanggal 7 November 2021 di Aula Diklat kabupaten Pidie dan Raker MAA Kab. Pidie Pada Tanggal 22 Desember 2022 di Opproom Setdakab Pidie.”

“Kami telah melakukan Duek Pakat anggota MAA Kabupaten Pidie pada tanggal 06 November Tahun 2024, tentang rumusan baju khas Pidie. Rapat Harian Pengurus MAA Kabupaten Pidie pada 20 November 2024 tentang Desain baju Khas Pidie, Rapat Pleno pengurus MAA Kabupaten Pidie Pada 7 Desember 2025 tentang Pembuatan Baju Khas Pidie,” ujar Dr. Safwan.

“Yang paling termotivasi pembuatan baju khas Pidie adalah, ketika ada acara-acara di luar daerah, kita melihat daerah-daerah lain sudah memiliki khas tersendiri pada motif baju. Sehingga timbul keinginan, bagaimana caranya Pidie juga harus memiliki baju khas Pidie.”

Adapun makna dari warna merah melambangkan kepahlawanan, kemudian warna kuning melambangkan kerajaan dan warna hijau melambangkan Agama.

Kemudian Aneuk Buleun melambangkan Masyarakat Pidie kental dengan Agama, sementara Aneuk Timon melambangkan daerah Pidie sangat subur, dan Aneuk Peudeung mencerminkan karakter masyarakat Pidie yang berjiwa pemberani.

Aneuk Meulieng melambangkan Tegu/icon Pidie yang melambangkan kebangkitan ekonomi yang berbasis kearifan lokal yang menjadi simbol kebanggaan dan indentitas kabupaten Pidie, sementara Pucok Rubong suatu makna yang melambangkan sebuah pertembuhan yang kokoh dalam persatuan

Kemudian di kerah terdapat 23 Aneuk Mulieng, ini melambangkan bahwa kabupaten Pidie ada 23 kecamatan, di saku terdapat 6 Aneuk Mulieng itu melambangkan bahwa masyarakat Pidie berpegang pada 6 rukun iman, kencing terdapat 5, itu melambangkan bahwa masyarakat Pidie berpedoman pada 5 rukun Islam.

Kasab Pucok rubong di ujung lengan yaitu kiri dan kanan, yang bermakna keseimbangan dan kegigihan dalam bekerja dan berdagang, Motif pucok rubong pada baju paling bawah baik kanan atau kiri bahwa orang Pidie saling hormati menggormati sesama dan saling dukung mendukung sesama.

Dalam pada itu, Bupati Pidie Sarjani Abdillah dalam pidatonya menyampaikan insya Allah setiap ASN dalam seminggu sekali akan menggenakan baju khas Pidie yang telah di launching tersebut

“Pidie telah bangkit kembali dalam menggunakan pakaian adat di kabupatenPidie, semoga dapat memelihara bersama sama hingga bertahan sampai akhir zaman nantinya dan berharap satu orang satu baju khas Pidie harus ada bagi masyarakat di kabupaten Pidie,” kata Sarjani Abdullah dalam Pidato launching baju khas Pidie.[Mul]

Previous Post

Senyum Kek Dahlan Bisa Berhaji di Umur 100 Tahun Bersama Istri

Next Post

Bupati Aceh Besar Bahas Investasi Sektor Pertanian bersama Investor Malaysia

Next Post
Bupati Aceh Besar Bahas Investasi Sektor Pertanian bersama Investor Malaysia

Bupati Aceh Besar Bahas Investasi Sektor Pertanian bersama Investor Malaysia

Comments 1

  1. Bukhari says:
    1 tahun ago

    Pei yak prak nyan buet Tan cikalon bupati Aceh timu dan Aceh rayok, kiban KA ipadoli warga dan yg perlei untuk pebangga droe. Warga na ijak kalon,, naijak padoli Pei yang dibutuhkan warga bek,prak yangna raya ate kampanye pegah pembangunan pedie,

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

BSI Siap Bantu dan Sukseskan MTQ XXXVIII Tingkat Provinsi Aceh di Abdya

BSI Siap Bantu dan Sukseskan MTQ XXXVIII Tingkat Provinsi Aceh di Abdya

17/09/2026
Terkait Persoalan Tanah, Forum Reje Aceh Tengah Sampaikan Aspirasi ke Lembaga Wali Nanggroe

Terkait Persoalan Tanah, Forum Reje Aceh Tengah Sampaikan Aspirasi ke Lembaga Wali Nanggroe

17/09/2026
Kader Tak Boleh Diam, Agmar Media: Berani Berbicara adalah Langkah Awal Memimpin

Kader Tak Boleh Diam, Agmar Media: Berani Berbicara adalah Langkah Awal Memimpin

17/09/2026
Krak, 21 Santri Al Zahrah Raih Medali di Ajang ACTS 2026 Bireuen

Krak, 21 Santri Al Zahrah Raih Medali di Ajang ACTS 2026 Bireuen

17/09/2026
HUT PMI ke 81, Mualem: Relawan Jadi Kekuatan Penting Aceh Bangkit dari Bencana

HUT PMI ke 81, Mualem: Relawan Jadi Kekuatan Penting Aceh Bangkit dari Bencana

17/09/2026

Terpopuler

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

15/09/2026

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027, Berikut Daftarnya

Jalan Nasional Alue Mangota Blangpidie Terendam Banjir, Masyarakat di Imbau Waspada

Nyan, Bupati Sarjani Launching Baju Khas Pidie

Mengukir Sejarah Kepemimpinan Perempuan: Refleksi atas Pelantikan Keuchik Rauzatul Jannah di Indra Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com