BANDA ACEH – Sebanyak 5 jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 1 asal Aceh masuk dalam kategori butuh penanganan khusus.
Hal ini disampaikan Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi dan Debarkasi Haji Aceh (BTJ) 1446H/2025M, yang juga Kakanwil Kemenag Aceh Drs H Azhari MSi, di Media Center Haji, Asrama Haji Aceh, Sabtu 17 Mei 2025.
“Jemaah yang butuh penanganan khusus 5 orang dengan alasan sakit atau faktor usia,” kata Azhari.
Menurutnya, jumlah Jemaah yang tergabung dalam Kloter 1 sebanyak 386 orang dengan rincian laki-laki 161 dan perempuan 225 orang. Sedangkan petugas 7 orang.
Jemaah termuda Bernama Shaqila Salvadora berumur 20 tahun. Sedangkan Jemaah tertua bernama Sakdiah Binti Muhammad Yusuf yang berumur 89 tahun, kelahiran 15 Juni 1935 asal Banda Aceh.
“Kloter 1 masuk Asrama Haji pada Sabtu 17 Mei 2026, pukul 08.11 WIB,” ujar Azhari.
Pelepasan Jemaah Kloter 1 Aceh rencananya akan dihadiri oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf serta Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) KH Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan).
Para jemaah ini akan terbang dengan pesawat Garuda Indonesia GIA2101 dan berangkat dari Banda Aceh pada Minggu 18 Mei 2025, pukul 07.25 WIB serta diperkirakan tiba di Jeddah pada hari yang sama pukul 11.30 WAS.
Pemondokan Jemaah di Makkah berada di wilayah Misfalah, Sektor 9, Hotel Awqaf Al Mufti.











