Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Bhoi Morica Karya Abdul Razak dan Tim Mahasiswa USK Sabet Silver Medal Special Award di KIWIE 2025

redaksi by redaksi
27/05/2025
in Kampus
0
Bhoi Morica Karya Abdul Razak dan Tim Mahasiswa USK Sabet Silver Medal Special Award di KIWIE 2025

Banda Aceh – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK). Produk inovatif bernama Bhoi Morica sukses menyabet Silver Medal Special Award pada ajang internasional Korea International Women’s Invention Exposition (KIWIE) yang berlangsung di Seoul, Korea Selatan, pada Mei 2025.

Kue tradisional ini merupakan hasil pengembangan kreatif dari tim mahasiswa lintas program studi, yang diketuai oleh Nelli Desianti (Prodi Pendidikan Ekonomi – FKIP), bersama Sarah Salsabil (Biologi – FMIPA) dan Putri Salsabila Rinaldi (Statistika – FMIPA), dengan bimbingan Abdul Razak, S.Pd., M.Si, dosen dari Prodi Pendidikan Ekonomi FKIP USK.

Bhoi Morica menawarkan sentuhan baru terhadap kuliner tradisional Aceh. Resepnya memadukan daun kelor dan biji pepaya, dua bahan alami yang memiliki khasiat sebagai anthelmintik (obat cacing alami) serta mendukung pencegahan stunting pada ibu hamil dan anak-anak. Dengan kandungan gizi tinggi, kue ini tidak hanya enak disantap, tetapi juga menyimpan manfaat kesehatan yang signifikan.

Abdul Razak selaku pembimbing menyampaikan bahwa proses pembuatan Bhoi Morica melalui sejumlah tahap riset, mulai dari penyesuaian resep tradisional hingga pengujian nilai gizinya.

“Kami ingin mengangkat kue tradisional Aceh yang tidak hanya nikmat, tetapi juga fungsional dari sisi kesehatan. Daun kelor kaya akan zat besi dan antioksidan, sedangkan biji pepaya memiliki efek detoksifikasi alami,” ungkapnya.

Partisipasi tim USK dalam kompetisi bergengsi ini menunjukkan keberhasilan kolaborasi antara budaya lokal dan pendekatan ilmiah. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa USK mampu menghasilkan inovasi yang solutif dan berdampak, khususnya untuk isu-isu penting seperti kesehatan dan gizi.

Dukungan dan apresiasi mengalir dari pimpinan dan sivitas akademika USK. Harapannya, Bhoi Morica dapat terus dikembangkan hingga menjadi produk unggulan Aceh yang dikenal secara luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.[]

Previous Post

Gelar Karya P5 dan Pentas Seni, Siswa SMAN Idi Tampilkan Keahlian dan Kreativitas

Next Post

YARA Gugat Kemendagri Terkait Hilangnya Pulau di Aceh

Next Post
YARA Gugat Kemendagri Terkait Hilangnya Pulau di Aceh

YARA Gugat Kemendagri Terkait Hilangnya Pulau di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Rian Syaf Targetkan Demokrat Kembali Berjaya di Aceh Tengah

Rian Syaf Targetkan Demokrat Kembali Berjaya di Aceh Tengah

19/06/2026
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Pidie Jaya Sambangi Purnawirawan: Pengabdian Tak Pernah Pensiun

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Pidie Jaya Sambangi Purnawirawan: Pengabdian Tak Pernah Pensiun

19/06/2026
Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

19/06/2026
Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

19/06/2026
Kasus Potong Tangan di Aceh Besar, PMII Tolak Main Hakim Sendiri

Kasus Potong Tangan di Aceh Besar, PMII Tolak Main Hakim Sendiri

19/06/2026

Terpopuler

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

18/06/2026

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

Rian Firmansyah Dorong Seniman Aceh Jadikan Budaya sebagai Kekuatan Ekonomi Kreatif

Haji Kamaruddin Terpilih sebagai Ketua Komite Percepatan Pemekaran Provinsi ABAS

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com