Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Menhut Tindaklanjuti Arahan Presiden untuk Konservasi Gajah di Aceh

redaksi by redaksi
19/06/2025
in Nanggroe
0
Menhut Tindaklanjuti Arahan Presiden untuk Konservasi Gajah di Aceh

Menhut Raja Juli Antoni (kedua kiri) dan Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey (kedua kanan) dalam peninjauan ke Konservasi Gajah Peusangan (Peusangan Elephant Conservation Initiative/PECI) di Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, Rabu petang (18/06/2025) ANTARA/HO-Kemenhut

Jakarta – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni meninjau kemajuan Inisiatif Konservasi Gajah Peusangan (Peusangan Elephant Conservation Initiative/PECI) di Aceh Tengah, menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait konservasi gajah.

Dalam pernyataan diterima di Jakarta, Kamis, Menhut Raja Juli Antoni menyampaikan inisiatif itu diawali dari pertemuan Presiden Prabowo dengan Raja Inggris pada bulan Desember tahun lalu, yang memerlukan lahan sekitar 10 ribu hektare di lahan konsesi PT Tusam Hutani Lestari guna mewujudkan koridor satwa liar untuk Gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) yang terancam punah.

“Saat itu Presiden Prabowo menolak, beliau tidak mau jika hanya 10 ribu, beliau kemudian menambahkan hingga seluas 20 ribu hektare. Bahkan dalam perkembangannya, Pak Presiden memanggil secara khusus Dubes Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey untuk mengabarkan penambahan luas area untuk konservasi gajah hingga 80 ribu hektare apabila diperlukan,” kata Menhut Raja Juli.

Saat berada di Aceh Tengah pada Rabu (18/6) kemarin, dia mengatakan PECI merupakan bagian dari upaya kolaboratif yang melibatkan Pemerintah Indonesia, WWF-Indonesia, PT. Tusam Hutani Lestari, dan berbagai mitra lokal dan internasional, termasuk Pemerintah Inggris.

Kolaborasi dilakukan untuk memastikan kelangsungan hidup Gajah Sumatra dalam jangka panjang melalui mobilisasi pendanaan guna melindungi habitat dan memitigasi konflik manusia dengan satwa liar.

Dalam kesempatan yang sama Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey menyampaikan Inggris bangga dapat berkolaborasi bersama Indonesia untuk melindungi Gajah Sumatra, sebagai bagian dari kemitraan yang lebih luas di bidang hutan, alam, dan keanekaragaman hayati.

Dia mengatakan inisiatif itu perlu skema pendanaan inovatif. Kedua belah pihak perlu mendorong keikutsertaan sektor swasta yang memiliki kepentingan langsung terhadap kelestarian ekosistem, agar dapat mendukung upaya pelestarian ekosistem.

Dalam kesempatan itu dia menyampaikan Menteri Pembangunan Internasional Inggris Baroness Chapman telah berkomitmen dengan Menhut Raja Juli untuk memperpanjang MoU Inggris-Indonesia yang ditandatangani pada 2021 tentang FOLU Net Sink.

MoU baru yang akan diperpanjang ini juga mencakup Inisiatif Konservasi Gajah Peusangan sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan kami terhadap pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati.

Sumber: antara

Previous Post

Ketua DPRK Jamu Habib Riziq dengan Kuah Beulangong dan Kopi Aceh

Next Post

Warga Pidie Diamankan Polisi Terkait Kasus Dugaan Penculikan Anak

Next Post
Biksu Ditangkap Gegara Bawa Kabur Duit Jemaat Rp148 Miliar

Warga Pidie Diamankan Polisi Terkait Kasus Dugaan Penculikan Anak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Polda Aceh Terbitkan DPO Tersangka Pelecehan Seksual

Polda Aceh Terbitkan DPO Tersangka Pelecehan Seksual

12/06/2026
Salurkan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan Senilai Rp1 Miliar Lebih, Dr. Safaruddin Minta Ahli Waris Untuk Pendidikan Anak

Salurkan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan Senilai Rp1 Miliar Lebih, Dr. Safaruddin Minta Ahli Waris Untuk Pendidikan Anak

12/06/2026
Mualem dan SKK Migas Sepakati Revisi PoD Blok Andaman

Mualem dan SKK Migas Sepakati Revisi PoD Blok Andaman

12/06/2026
Bupati Al-Farlaky Tinjau Jaringan Irigasi Rusak Pascabanjir

Bupati Al-Farlaky Tinjau Jaringan Irigasi Rusak Pascabanjir

12/06/2026
Parlemen Iran: Trump Punya 2 Pilihan, Harus Menyerah atau Menyerah

Parlemen Iran: Trump Punya 2 Pilihan, Harus Menyerah atau Menyerah

12/06/2026

Terpopuler

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

11/06/2026

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Menhut Tindaklanjuti Arahan Presiden untuk Konservasi Gajah di Aceh

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com