Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pendidikan Aceh Harus Berbasis Karakter

redaksi by redaksi
30/06/2025
in Nanggroe
0
Pendidikan Aceh Harus Berbasis Karakter

Banda Aceh — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, menyampaikan gagasan dan kritik tajam terhadap berbagai tantangan dunia pendidikan nasional, khususnya di Aceh, saat menjadi pembicara utama dalam Seminar Peningkatan Kualitas Pendidikan Aceh, Sabtu, 28 Juni 2025 malam, di Aula Dinas Pendidikan Aceh.

Dalam sambutannya, Mu’ti menegaskan bahwa pendidikan adalah hak setiap warga negara sebagaimana diatur dalam Pasal 5 Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Ia menggarisbawahi pentingnya pemerataan akses pendidikan yang bermutu, tanpa memandang kondisi ekonomi, tempat tinggal, atau latar belakang sosial.

“Tidak boleh ada satu pun anak Indonesia yang tidak mendapat pendidikan hanya karena miskin atau tinggal di pelosok. Keadilan akses dan kualitas adalah dua fondasi utama yang harus diwujudkan,” ujar Mu’ti di hadapan para kepala dinas pendidikan, pimpinan organisasi pendidikan, serta para pejabat dari berbagai balai pendidikan di Aceh.

Mu’ti juga menyoroti kesenjangan mutu pendidikan antara wilayah Jawa dan luar Jawa, termasuk Aceh. Ia menekankan pentingnya transformasi pembelajaran dengan pendekatan mendalam (deep learning), bukan sekadar mengejar nilai. “Anak-anak kita hari ini menghadapi distraksi tinggi. Mereka butuh metode belajar yang melibatkan emosi, kebiasaan, dan kedekatan sosial,” katanya.

Menariknya, Mu’ti memperkenalkan konsep tujuh kebiasaan baik bagi pelajar, yakni: tidur tepat waktu, bangun pagi, ibadah rutin, olahraga, makan sehat, rajin belajar, dan aktif bersosialisasi. “Budaya malas gerak dan kecanduan gawai harus dilawan dengan pembiasaan hidup sehat dan aktif,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya pendidikan karakter melalui peran aktif guru, termasuk guru bimbingan konseling. “Selama ini guru BK sering dimaknai sebagai ‘guru hukuman’. Padahal mereka harus menjadi pembimbing yang dekat dan menginspirasi siswa,” jelas Mu’ti.

Ia juga menyinggung penguatan kurikulum, pelatihan guru, penggunaan teknologi pembelajaran interaktif, serta program revitalisasi sekolah yang akan diluncurkan secara nasional.

“Saya yakin Aceh mampu menjadi pelopor pendidikan berbasis karakter, karena daerah ini punya akar budaya dan nilai religius yang kuat. Tinggal bagaimana kita bersama-sama menyusun langkah dan komitmen nyata,” pungkasnya.

Acara ini juga berlangsung interaktif, ditandai dengan sesi tanya jawab yang menggali berbagai persoalan pendidikan di Aceh. Para peserta secara langsung mengajukan pertanyaan kepada Menteri Mu’ti, yang difasilitasi Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, S.T., D.E.A.

Seminar ini dihadiri Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, S.IP pejabat Eselon III dan IV. Turut hadir para kepala lembaga pendidikan seperti Kepala BPMP, BGTK, Balai Bahasa, serta Kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota se-Aceh. Juga hadir perwakilan legislatif dan organisasi profesi seperti Ketua Komisi VI DPRA, Ketua PGRI, IGI, KOBAR-GB, MKKS, dan MKPS dari seluruh Aceh.

Previous Post

Jemaah Haji di Tanah Suci Diminta Shalat Ghaib untuk Petugas yang Meninggal di Asrama Haji

Next Post

Perairan Aceh Jaya Dinilai Kaya dengan Potensi Bahari

Next Post
Perairan Aceh Jaya Dinilai Kaya dengan Potensi Bahari

Perairan Aceh Jaya Dinilai Kaya dengan Potensi Bahari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Warga Banda Aceh Diminta Waspadai Potensi Sebaran Asap

Warga Banda Aceh Diminta Waspadai Potensi Sebaran Asap

18/10/2026
Bupati Aceh Besar Kunjungi Korban Kebakaran Rumah di Meunasah Tuha

Bupati Aceh Besar Kunjungi Korban Kebakaran Rumah di Meunasah Tuha

18/10/2026
Jalan Tangse Pidie-Aceh Tengah Sempat Lumpuh, Kembali Bisa Dilalui

Jalan Tangse Pidie-Aceh Tengah Sempat Lumpuh, Kembali Bisa Dilalui

18/10/2026
Aceh Timur Verifikasi Ulang 525 Nelayan Penerima Bantuan

Aceh Timur Verifikasi Ulang 525 Nelayan Penerima Bantuan

18/10/2026
Sri Wahyuni dari MIN 8 Aceh Timur Raih Juara Satu Guru Dedikatif Tingkat Provinsi

Sri Wahyuni dari MIN 8 Aceh Timur Raih Juara Satu Guru Dedikatif Tingkat Provinsi

18/10/2026

Terpopuler

Mualem Copot Teungku Muhammad Nur Dari Direktur Umum dan Keuangan di PEMA

Mualem Copot Teungku Muhammad Nur Dari Direktur Umum dan Keuangan di PEMA

17/10/2026

Pendidikan Aceh Harus Berbasis Karakter

Video Tgk Wan Klibeut Berhadapan dengan TNI, Soroti Qanun Bendera Aceh

IMM Abdya dan Aliansi Masyarakat Tolak CA Kecam Kebijakan “Pinjam Manajemen” Kejari Abdya Untuk PT CA

22 Nama Pengurus MPU Abdya Masa Khidmat 2026-2031 Diumumkan, Lulus Uji Kitab Kuning

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com