Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Fakta-fakta Terbaru Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Selat Bali

redaksi by redaksi
05/07/2025
in Nasional
0
Fakta-fakta Terbaru Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Selat Bali

Tim SAR gabungan menyisir area selatan dan timur perairan Gilimanuk di Kabupaten Jembrana, Bali, dalam operasi pencarian kapal tenggelam di Selat Bali. (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)

Jakarta – Tim SAR gabungan menyisir area selatan dan timur perairan Gilimanuk di Kabupaten Jembrana, Bali, dalam operasi pencarian kapal tenggelam di Selat Bali.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, I Dewa Hendri Gunawan menyampaikan pencarian ini berfokus pada para korban yang belum ditemukan.

KMP Tunu Pratama Jaya yang mengangkut 53 penumpang dan 12 ABK/kru serta 22 unit kendaraan tenggelam di Selat Bali pada Rabu (2/7) malam sekitar pukul 23.35 WIB.

Sebanyak 30 penumpang selamat, sementara jumlah korban yang ditemukan meninggal dunia sebanyak enam orang. Sedangkan yang dinyatakan hilang dan dalam pencarian masih sebanyak 29 orang.

Berikut fakta-fakta terbaru dalam operasi SAR pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali, pada Rabu (2/7) malam:

Belum ditemukan korban lagi
Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan melaporkan bahwa mereka belum berhasil menemukan korban KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam pada hari kedua pencarian di Selat Bali, Jumat.

Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan Kesiapsiagaan Basarnas, Ribut Eko Suyanto, mengatakan tim SAR gabungan sudah maksimal melakukan pencarian terhadap puluhan korban yang dinyatakan hilang, baik dari jalur darat, laut, maupun udara.

“Jadi pada hari kedua pencarian hari ini belum ada temuan baru dari korban yang dinyatakan hilang, namun tim SAR gabungan tetap melakukan kegiatan dan menyusun rencana untuk operasi SAR berikutnya pada Sabtu besok,” katanya dalam konferensi pers di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jumat (4/7) malam, dikutip Antara.

Ribut menyampaikan faktor cuaca pada hari kedua pencarian korban tenggelam juga menjadi kendala bagi tim SAR, seperti jarak pandang yang hanya tiga kilometer dari sebelumnya 10 kilometer, gelombang tinggi 2,5 meter, dan angin yang cukup kencang.

Ia memaparkan bahwa tim SAR gabungan melakukan pencarian melalui jalur udara maupun laut mulai dari sisi utara di lintasan Ketapang-Gilimanuk menuju arah selatan dengan menggunakan alat utama operasi SAR.

WN Malaysia jadi korban
Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia, Fauzi Bin Awam, diduga jadi salah satu korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali. Namun namanya disebut tak masuk dalam data manifes penumpang kapal tersebut.

Hal itu memunculkan dugaan adanya penumpang-penumpang lain yang tak terdata dalam manifes KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali, Rabu (2/7).

Istri Fauzi, Yatini mencari keberadaan suaminya di Posko SAR di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Yatini mengatakan, suaminya berangkat menggunakan jasa travel dari Kecamatan Genteng, Banyuwangi, menuju Bali.

Sisir perairan Gilimanuk
Pencarian korban yang belum ditemukan dalam tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, kembali dilanjutkan tim SAR gabungan pada Jumat (4/7) pagi.

Untuk pencarian di hari kedua ini, tim SAR menyisir area selatan dan timur perairan Gilimanuk di Kabupaten Jembrana, Bali.

Sebanyak dua buah Rigid Inflatable Boat (RIB) juga dikerahkan pada pencarian di hari kedua ini.

KNKT Periksa korban selamat
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sedang melakukan investigasi awal terkait tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, dengan mengumpulkan data dan keterangan dari para korban selamat.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan, pihaknya telah mengantongi sejumlah informasi awal terkait kondisi cuaca dan komunikasi yang terjadi saat peristiwa tenggelamnya kapal. Data tersebut akan dilengkapi dengan keterangan para penyintas.

“Beberapa data informasi mengenai cuaca seperti apa, dari kecelakaan ini seperti apa, terus komunikasi yang terjadi saat malam itu kita sudah kumpulkan, besok kita lanjutkan mewawancarai korban-korban yang selamat,” kata Soerjanto di Banyuwangi, Kamis (4/7).

Mereka mengumpulkan sejumlah dokumen dan video sebagai barang bukti

Uang santunan
Jasa Raharja memastikan seluruh korban kecelakaan KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali akan menerima santunan sesuai ketentuan.

Santunan termasuk ahli waris korban meninggal dunia yang akan mendapatkan santunan sebesar Rp50 juta dan korban luka-luka yang dijamin biaya perawatannya hingga maksimal Rp20 juta.

Plt Direktur Utama Jasa Raharja Rubi Handojo menyampaikan komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang angkutan umum, termasuk dalam kondisi darurat.

“Karena proses evakuasi masih berlangsung, petugas kami siaga untuk melakukan pendataan korban secara akurat dan nantinya mengunjungi rumah sakit tempat korban dibawa,” kata Rubi.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Pengurus ISNU Aceh Temui Wali Kota Lhokseumawe, Bahas Madrasah Kader

Next Post

Novi Helmy 5 Bulan Jadi Dirut Bulog, Kembali Lagi ke TNI

Next Post
Novi Helmy 5 Bulan Jadi Dirut Bulog, Kembali Lagi ke TNI

Novi Helmy 5 Bulan Jadi Dirut Bulog, Kembali Lagi ke TNI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kasdam Iskandar Muda Kunker ke Kodim 0107/Aceh Selatan, Tekankan Profesionalisme dan Peran Strategis Babinsa

Kasdam Iskandar Muda Kunker ke Kodim 0107/Aceh Selatan, Tekankan Profesionalisme dan Peran Strategis Babinsa

11/06/2026
Imigrasi Banda Aceh Deportasi Warga Negara Kanada

Imigrasi Banda Aceh Deportasi Warga Negara Kanada

11/06/2026
BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Langit Aceh Barat

BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Langit Aceh Barat

11/06/2026
Riyaldi Dinilai Tepat Pimpin KNPI Aceh Selatan, Dinilai Mampu Hadirkan Semangat Baru Organisasi Kepemudaan

Riyaldi Dinilai Tepat Pimpin KNPI Aceh Selatan, Dinilai Mampu Hadirkan Semangat Baru Organisasi Kepemudaan

11/06/2026
Empat Rumah di Permata Hangus ‘Dilalap’ Sijago Merah

Empat Rumah di Permata Hangus ‘Dilalap’ Sijago Merah

11/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com