Banda Aceh – International Office Universitas Islam Negeri Ar-Raniry (IO UINAR) menyelenggarakan Seminar Ujian Akhir Program BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) Darmasiswa, yang diikuti oleh mahasiswa asal Tanzania, Haji Shaban Maligisa.
Acara ini berlangsung di Gedung Museum lantai 2 UIN Ar-Raniry Banda Aceh, mulai pukul 15.00 hingga 17.00 WIB, dan dipandu oleh Miss Putroe Ilmia, salah satu mentor program BIPA UIN Ar-Raniry.
Dalam seminar akhir ini, Haji Shaban membawakan presentasi berjudul “Protokol dan Etika Diplomatik”, yang membahas berbagai aspek penting dalam dunia diplomasi, mulai dari tata cara penyambutan tamu negara, pengaturan tempat duduk dalam acara resmi, hingga penggunaan bahasa dan busana yang sopan.
Ia juga menyoroti pentingnya pemahaman lintas budaya dalam komunikasi diplomatik, seperti etika berbicara, gestur tubuh, serta menghormati nilai dan kebiasaan lokal.
Selain memaparkan teori, Haji Shaban juga membagikan perbandingan praktik protokol antara negaranya, Tanzania, dan Indonesia. Hal ini menambah perspektif global dalam pembahasan yang disampaikannya, dan memperkaya isi seminar.
Yang paling mengesankan, seluruh presentasi disampaikan dengan lancar dalam Bahasa Indonesia. Haji Shaban menunjukkan kemahiran berbahasa yang sangat baik, dengan gaya penyampaian yang ringan, penuh humor, dan mudah dipahami audiens. Suasana seminar menjadi hidup, akrab, dan menyenangkan.
Lilis Su’adah, selaku Education Adviser, mengungkapkan kepuasannya terhadap presentasi Haji. Beliau menyatakan bahwa lebih dari 80% isi presentasi dapat dipahami dengan baik, dan menyebut kemampuan bahasa Indonesia Haji sudah sangat bagus. Ia juga memuji gaya presentasi Haji yang jenaka dan bersahabat, sehingga membuat audiens antusias dan terhibur.
Di akhir presentasinya, Haji Shaban menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada dua mentor yang telah membimbingnya selama program, yaitu Miss Putroe Ilmia dan Miss Suri Wahyuni. Ia mengatakan bahwa keduanya bukan hanya guru, tetapi juga teman dan seperti saudara baginya selama di Indonesia.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada International Office UIN Ar-Raniry dan seluruh volunteer IO, yang telah banyak membantu dan mendukung proses belajarnya sejak awal program hingga akhir.
Kegiatan seminar ini berlangsung lancar, hangat, dan penuh semangat. Audiens yang hadir terdiri dari dosen, mahasiswa, serta tamu undangan dari lingkungan kampus. Diskusi berjalan aktif, dan partisipasi audiens menunjukkan tingginya antusiasme terhadap presentasi Haji Shaban.
Acara ini menjadi bukti keberhasilan Program BIPA Darmasiswa dalam membantu peserta asing menguasai Bahasa Indonesia dan mengenal budaya lokal. Selain itu, seminar ini juga memperkuat upaya internasionalisasi UIN Ar-Raniry sebagai kampus yang terbuka dan ramah bagi pelajar internasional.










