Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Wabup Aceh Besar Buka Forum Gabungan OPD Penyusunan Renstra 2025–2029

redaksi by redaksi
18/07/2025
in Lintas Timur
0
Wabup Aceh Besar Buka Forum Gabungan OPD Penyusunan Renstra 2025–2029

Wakil Bupati Aceh Besar Drs H Syukri A Jalil menyampaikan sambutan sekaligus membuka Forum Perangkat Daerah Penyusunan Rancangan Renstra 2025-2029 di Gedung Dekranasda, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Jumat (18/07/2025). FOTO/MC ACEH

JANTHO — Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. Syukri A. Jalil, secara resmi membuka Forum Gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka Penyusunan Rancangan Rencana Strategis (Renstra) Kabupaten Aceh Besar Tahun 2025–2029. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Jumat (18/7/2025).

Forum penting tersebut menjadi bagian krusial dalam perencanaan pembangunan jangka menengah lima tahunan yang akan menjadi pedoman arah kebijakan dan prioritas pembangunan Kabupaten Aceh Besar di masa mendatang. Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 18 hingga 20 Juli 2025, dan diikuti oleh 58 kepala OPD, 23 camat, tim asistensi Bupati Aceh Besar, serta para operator OPD yang terlibat dalam penyusunan dokumen strategis ini.

Dalam sambutannya sebelum membuka acara, Wakil Bupati Aceh Besar melakukan hal yang tidak biasa namun sangat berarti — yakni mengecek langsung kehadiran kepala OPD dan para camat melalui proses absensi manual. Menurutnya, langkah ini dilakukan sebagai bentuk evaluasi nyata terhadap tingkat kedisiplinan para pejabat publik di Aceh Besar.

“Indeks kedisiplinan kita sangat berkurang. Karena itu, saya melakukan absensi kehadiran kepala OPD dan camat. Saya ingin memberikan contoh bahwa kedisiplinan dimulai dari pimpinan. Dengan absensi ini saya harap dapat meningkatkan indeks kedisiplinan ASN, mulai dari kepala OPD hingga camat,” tegas Syukri.

Ia pun mengajak semua yang hadir untuk mengubah pola pikir dan kebiasaan dalam menghadiri agenda pemerintahan.
“Kalau dulu ada ungkapan ‘jangan cepat kali datang, acara belum dimulai’, sekarang kita ubah menjadi ‘ayo kita datang cepat, siapa tahu acara sudah dimulai’. Ini semangat baru yang harus kita tanamkan,” ujar Syukri dengan penuh semangat.

Dalam forum strategis tersebut, Wabup mengajak seluruh peserta untuk benar-benar fokus, mengingat Renstra ini akan menjadi acuan utama arah pembangunan Kabupaten Aceh Besar dalam lima tahun ke depan.

“Saya ingin semua yang hadir benar-benar serius dalam forum ini. Mari kita rumuskan rencana strategis yang betul-betul mencerminkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar yang saat ini berkomitmen kuat membawa perubahan di bawah bendera Tim Komando Independen,” ajaknya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh Besar, Rahmawati, S.Pd., M.Si, dalam laporannya menyebutkan bahwa forum ini menghadirkan dua narasumber kompeten, yakni Dr. Muhammad Abrar, SE, M.Si dan Emiriza, yang diharapkan mampu memberikan arahan teknis sekaligus inspirasi dalam menyusun dokumen Renstra secara sistematis dan tepat sasaran.

“Kehadiran para narasumber ini sangat penting agar proses penyusunan Renstra dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan menyeluruh,” terang Rahmawati.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta bahwa semua program dan kegiatan pemerintah daerah ke depan harus berlandaskan pada dokumen RPJMD dan Renstra yang disusun saat ini. Jika tidak tercantum, maka tidak akan bisa dilaksanakan atau dianggarkan.

“Oleh karena itu, kami harap semuanya bisa fokus pada tahapan ini. Karena apapun yang tidak tertulis dalam RPJMD dan Renstra, maka tidak akan bisa dikerjakan oleh daerah. Jadi, forum ini bukan sekadar formalitas, melainkan penentu arah masa depan kita bersama selama lima tahun ke depan,” pungkas Rahmawati.

Forum Gabungan OPD ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam meneguhkan komitmen perencanaan pembangunan yang partisipatif, terukur, dan berorientasi pada hasil nyata demi kesejahteraan masyarakat.

Previous Post

Plt. Sekda Aceh Jadi Inspektur Upacara Hari Koperasi Nasional ke-78

Next Post

Ribuan Warga Banda Aceh Hadiri Kajian Dakwah Hanan Attaki

Next Post
Ribuan Warga Banda Aceh Hadiri Kajian Dakwah Hanan Attaki

Ribuan Warga Banda Aceh Hadiri Kajian Dakwah Hanan Attaki

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tarmizi Panyang Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Kwarcab Pramuka Aceh Utara 2026–2031

Tarmizi Panyang Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Kwarcab Pramuka Aceh Utara 2026–2031

22/06/2026
Pemerintah Aceh Siapkan Revisi PoD Blok Andaman

Pemerintah Aceh Siapkan Revisi PoD Blok Andaman

22/06/2026
Krak, KemenPU Bangun Jembatan Permanen di Jalur Strategis Aceh

Krak, KemenPU Bangun Jembatan Permanen di Jalur Strategis Aceh

22/06/2026
Seorang Pria Didakwa Terkait Serangan Anti-Muslim di Skotlandia

Seorang Pria Didakwa Terkait Serangan Anti-Muslim di Skotlandia

22/06/2026
AS-Iran Kembali Negosiasi di Swiss Usai Serangan Israel ke Lebanon

AS-Iran Kembali Negosiasi di Swiss Usai Serangan Israel ke Lebanon

22/06/2026

Terpopuler

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

19/06/2026

5.535 KK Terdampak Bencana di Pidie Jaya Mulai Terima Bantuan Jadup dan Stimulan Ekonomi

Konspirasi Jahat Pelaku Penambangan, Rakyat Aceh Diajak Boikot Izin Aktivitas Tambang Ilegal Beutong Ateuh Dan Pidie

Rafly: Rakyat Memilih Mualem, Bukan Lingkaran Kekuasaan

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com