Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Workshop Ekonomi Rempah di Museum Susoh Soroti Hilirisasi dan Peluang Bisnis Rempah di Abdya

redaksi by redaksi
24/07/2025
in Lintas Barat Selatan
0
Workshop Ekonomi Rempah di Museum Susoh Soroti Hilirisasi dan Peluang Bisnis Rempah di Abdya

BLANGPIDIE – Sebagai bagian dari rangkaian Festival Jalur Rempah Barsela 2025, kegiatan Workshop Ekonomi Rempah sukses digelar di Halaman Museum Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya, pada Rabu (23/07/2025).

Workshop ini menjadi ruang berbagi pengetahuan sekaligus inspirasi dalam mengembangkan potensi rempah melalui pendekatan hilirisasi dan peluang usaha berbasis lokal.

Workshop tersebut menghadirkan dua narasumber utama, Rahmat Novtriandi, S.T dan Alwi Dahlan, S.T, dua pengusaha muda asal Abdya yang aktif mengembangkan produk olahan rempah berbasis lokal. Dalam paparannya, keduanya menekankan pentingnya hilirisasi rempah dan penciptaan ekosistem bisnis yang berkelanjutan, terutama dengan melibatkan generasi muda, UMKM, dan sektor pendidikan.

“Rempah kita melimpah, mulai dari pala, lada, hingga cengkeh. Tapi masih sedikit yang mengolahnya secara mandiri. Ini peluang besar bagi Abdya untuk naik kelas, dari penghasil bahan mentah menjadi pengolah dan pemilik merek,” ujar Rahmat.

Selain menyasar pengembangan usaha kecil, workshop ini juga menjadi momen ajakan terbuka kepada pemerintah daerah untuk ikut berperan aktif dalam pengembangan rempah sebagai komoditas utama Abdya, tidak hanya dalam konteks ekonomi lokal, tapi juga sebagai bagian dari ketahanan pangan dan rempah nasional.

“Aceh pernah jadi pusat rempah dunia. Kini, dengan dorongan pemerintah, kita bisa menjadikan rempah sebagai kekuatan ekonomi sekaligus identitas daerah,” ucap Rahmat.

Workshop yang dihadiri oleh peneliti rempah dari Sabang, Aceh Selatan, Aceh Barat, dan Abdya, juga diikuti oleh tokoh masyarakat, praktisi perempuan, pelajar OSIS, OKP, dan penggiat media sosial.

Dalam kesempatan tersebut, juga diumumkan rencana tindak lanjut dari para pemuda dan pelaku usaha lokal. Di bawah kolaborasi antara Rahmat, Alwi, dan komunitas muda yang tergabung dalam Action, akan dikembangkan “Laboratorium Rempah” dan “Kuliner Rempah Barsela” — sebagai pusat inovasi, pelatihan, dan penciptaan produk turunan rempah berbasis masyarakat.

Inisiatif ini akan bekerja sama dengan Barlin Bakery, salah satu UMKM kuliner ternama di Abdya, untuk menghadirkan produk oleh-oleh khas rempah Aceh Barat Daya, yang tidak hanya enak dinikmati tetapi juga bernilai budaya.

“Aceh punya peluang besar. Kita hanya butuh kemauan untuk naik kelas. Rempah jangan hanya dijual kiloan, tapi harus dikemas dan punya merek,” ujar Alwi.

Workshop ini menguatkan posisi Aceh—khususnya wilayah barat selatan—sebagai bagian penting dari sentra rempah nasional. Data menunjukkan bahwa Aceh merupakan salah satu provinsi dengan komoditas rempah unggulan terbesar di Indonesia, terutama untuk pala, lada, dan cengkeh, yang produksinya bahkan melampaui beberapa daerah di Sumatera Barat dan kawasan barat Indonesia lainnya.

Panitia menyampaikan, workshop ini menjadi tonggak awal dari sinergi budaya dan ekonomi dalam Festival Jalur Rempah Barsela, yang berlangsung dari 19 hingga 28 Juli 2025, dengan agenda lain seperti Duek Pakat Kebudayaan, Meuseuraya, dan Seminar Sejarah Rempah.

Previous Post

Pengurus Kampung Nelayan Lhok Pawoh Abdya Bersama Kementerian Mulai Matangkan Perencanaan Pembangunan

Next Post

Jemaah Haji Aceh Utara yang Dirawat di Madinah Meninggal Dunia

Next Post
Satu Jemaah Haji Aceh Asal Pidie Wafat di Makkah

Jemaah Haji Aceh Utara yang Dirawat di Madinah Meninggal Dunia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bupati Muharram Idris Gandeng Kemenag Aceh Perkuat Program Beut Kitab Bak Sikula

Bupati Muharram Idris Gandeng Kemenag Aceh Perkuat Program Beut Kitab Bak Sikula

04/09/2026
Guru PAI Aceh Besar Dibekali Keterampilan AI sebagai Tools Pembelajaran

Guru PAI Aceh Besar Dibekali Keterampilan AI sebagai Tools Pembelajaran

04/09/2026
Pemko Banda Aceh Putuskan 5 Poin Deklarasi Penanggulangan HIV/AIDS dan Pencegahan LGBT

Pemko Banda Aceh Putuskan 5 Poin Deklarasi Penanggulangan HIV/AIDS dan Pencegahan LGBT

04/09/2026
Kemenag Salurkan Rp11,628 Miliar untuk Pemulihan 306 Masjid dan Musala Terdampak Bencana di Aceh

Kemenag Salurkan Rp11,628 Miliar untuk Pemulihan 306 Masjid dan Musala Terdampak Bencana di Aceh

04/09/2026
9 Mobil Operasional KDMP di Abdya Diserahterimakan, Dandim: Kelola Dengan Baik

9 Mobil Operasional KDMP di Abdya Diserahterimakan, Dandim: Kelola Dengan Baik

04/09/2026

Terpopuler

Di Abdya, Gerakan “Satu Pejabat Satu Anak Yatim” Mulai Berjalan

Di Abdya, Gerakan “Satu Pejabat Satu Anak Yatim” Mulai Berjalan

02/09/2026

Workshop Ekonomi Rempah di Museum Susoh Soroti Hilirisasi dan Peluang Bisnis Rempah di Abdya

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

Data Google Trend: Blangpidie Catat Minat Pencarian “Slot” Tertinggi di Aceh

Ohku, Dana Bencana Rp37,9 Miliar Mengendap: 96% Belum Terserap, Bupati Pijay Ancam Sanksi OPD

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com