BLANGPIDIE – LSM Koalisi Barisan Guru Bersatu Aceh Barat Daya (KoBaR-GB Abdya), meminta Kepada Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) melalui Dinas Pendidikan Aceh untuk mengevaluasi Kepala Sekolah (Kepsek) Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang bermasalah, di Kabupaten Aceh Barat Daya dan Aceh pada umumnya.
Menurut Ketua KoBaR-GB Abdya, Rusli,S. Pd, usulan agar Kepsek yang bermasalah dievaluasi adalah hal yang tepat agar manajemen pengelolaan sekolah di Aceh menjadi terbuka dan demokratis, sehingga menuju Pendidikan Aceh seperti yang diinginkan semua masyarakat.
“Pak Gubernur Aceh bulan Juli yang lalu pernah menyampaikan, jika Pendidikan adalah jantung dari perubahan. Di balik pendidikan yang baik, ada pengawasan yang kuat dan pembinaan yang berkelanjutan,” ucap Rusli mengulang isi pidato Muzakir Manaf pada saat pelantikan APSI di Banda Aceh.
Menurut iliek panto, sebutan akrab Rusli, sistem pengelolaan yang melibatkan seluruh warga sekolah (guru, siswa, orang tua, dan masyarakat) dalam pengambilan keputusan, serta mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam setiap aspek pengelolaan.
“Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih kondusif, meningkatkan mutu pendidikan dan memberdayakan seluruh komponen sekolah. Itu yang harus dilakukan pimpinan sekolah, bukan dengan cara yang abal-abal,” kata iliek.
Katanya lagi, evaluasi kinerja Kepala Sekolah penting untuk memastikan bahwa sekolah dikelola dengan baik dan mencapai tujuan pendidikan. Jika ada masalah, evaluasi dapat menjadi dasar untuk perbaikan.
“Evaluasi membantu memastikan bahwa kepala sekolah menjalankan tugasnya dengan baik, sehingga kualitas pendidikan di sekolah terjaga,” ungkap iliek.
Pihaknya atas nama KoBaR-GB Abdya,berharap kepada Gubernur Aceh untuk mengevaluasi segera Kepala Sekolah di bawah kebijakan Provinsi Aceh. Supaya ada kemajuan dunia pendidikan kedepannya.
“Keyakinan tersebut berdasarkan visi-misi serta program Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh terpilih yang disampaikan saat Pilkada Tahun 2024. Dimana sektor Pendidikan Aceh sering kali disebut akan menjadi salah satu perioritas dalam kepimpinan Muzakir-Manaf untuk periode ini,” ungkap iliek.
iliek juga mengharapkan, pengangkatan Kepala Sekolah agar benar-benar mengikuti proses sesuai prosedure yang berlaku.
“Jangan ada pihak-pihak lain yang sebenarnya tak paham tentang pendidikan, justru ikut andil dalam proses pengangkatan Kepala Sekolah,”
Ketua KoBaR-GB Abdya punya keyakinan jika, H. Muzakir Manaf akan membawa perubahan ditingkat Pendidikan Aceh.
“Evaluasi Kepala Sekolah di Aceh adalah salah satu bentuk konsistensi Gubernur dalam mewujudkan pendidikan yang bermartabat,” pungkas iliek.










