Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Dr. Safaruddin Lantik 161 PPPK Formasi Guru, Minta Tinggalkan Dunia Politik dan Fokus Mendidik

redaksi by redaksi
06/08/2025
in Lintas Barat Selatan
0
Dr. Safaruddin Lantik 161 PPPK Formasi Guru, Minta Tinggalkan Dunia Politik dan Fokus Mendidik

BLANGPIDIE – Sebanyak 161 guru di wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) diambil sumpah dan menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dalam jabatan fungsional guru Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi tahun 2023.

Pengambilan sumpah jabatan dan penyerahan SK tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Abdya, Dr Safaruddin, S. Sos MSP yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Abdya setempat, Rabu (06/08/2025).

Penyerahan SK itu berdasarkan SK Bupati Abdya Nomor 700 tahun 2025 tentang Pengangkatan Dalam Jabatan Fungsional Guru PPPK di lingkungan Pemkab Abdya.

Bupati Abdya, Dr. Safaruddin menyampaikan bahwa hari ini menjadi momentum istimewa bagi para guru yang telah menanti dalam waktu yang panjang dan penuh perjuangan. Ia menegaskan bahwa tugas sebagai guru PPPK merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggungjawab dan keikhlasan.

“Hari ini adalah hari istimewa. Saya melihat wajah-wajah bapak ibu yang penuh harapan dan perjuangan panjang. Tapi, hari ini ini perjuangan itu terbayar,” kata Dr. Safaruddin.

Ia juga menegaskan, agar para pegawai yang baru dilantik tidak lagi membawa perbedaan politik dalam tugas dan tanggungjawab sebagai abdi negara. Ia menekankan bahwa ASN, termasuk PPPK, wajib bersikap netral dan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat tanpa tendensi politik.

“Mulai sekarang tinggalkan perbedaan politik. Tidak ada lagi 01, 02, atau 03. Sekarang hanya ada satu bupati untuk semua masyarakat kabupaten Abdya. Saya tidak ingin guru PPPK digunakan sebagai alat politik menjelang 2029,” tegas Sr. Safaruddin.

Bupati Abdya juga menekankan bahwa pengangkatan ini bukan sekadar administrasi birokrasi, melainkan juga bentuk pengabdian yang memiliki dampak besar terhadap masa depan sumber daya manusia (SDM) di Abdya. Ia mengingatkan bahwa status PPPK bukanlah jaminan abadi, melainkan awal dari tanggung jawab yang harus dijalankan secara profesional.

“Bapak Ibu hari ini adalah pionir di bidang pendidikan. Bekerjalah dengan ikhlas dan sungguh-sungguh. Pekerjaan sebagai guru adalah pekerjaan mulia yang membentuk generasi masa depan Abdya,” ucapnya.

Lebih lanjut, sebut Safaruddin, SK yang diterima hari ini bukan hanya bentuk pengakuan, melainkan juga amanah besar. Sebab, masa pengabdian yang panjang masih terbentang, dan para PPPK memiliki peluang yang sama untuk meniti karier di pemerintahan, baik sebagai guru maupun dalam jabatan struktural.

“Jabatan ini bisa jadi awal karier panjang hingga usia pensiun. Tapi juga bisa hilang bila tidak dijalankan dengan sungguh-sungguh,” imbuhnya.

Safaruddin mengungkapkan, pentingnya peran guru dalam membentuk SDM yang unggul. Ia mengajak para guru untuk mencintai pekerjaan dan menjalaninya dengan keikhlasan, mengingat pendidikan adalah fondasi utama pembangunan daerah.

“Kualitas pendidikan akan menentukan masa depan Abdya. Saya ingin tahun depan kita masuk 10 besar SDM terbaik di Aceh,” harapnya.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan bahwa dirinya dan Wakil Bupati saat ini tengah menggalakkan gerakan salat berjamaah Zuhur dan Asar di lingkungan pemerintah bagi seluruh pegawai, termasuk guru. Ia meminta agar semua aktivitas dihentikan saat adzan berkumandang sebagai upaya menumbuhkan nilai keagamaan di dunia pendidikan.

“Kita ingin suasana pendidikan diisi dengan keberkahan. Jika ada masjid atau musala, segera ke sana saat adzan berkumandang. Ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari membentuk karakter siswa dan tenaga pendidik yang taat beragama,” ujarnya.

Safaruddin berharap kepada para ASN, termasuk guru PPPK turut memahami kondisi keuangan daerah dan tidak menjadikan jabatan sebagai alat politik menjelang Pilkada 2029.

“Saya tidak ingin SK yang saya tanda tangani hari ini dijadikan alat kampanye atau menjadi buzzer politik siapa pun. Tugas utama kita adalah melayani masyarakat dan membangun Abdya, bukan berpolitik praktis,” ungkap Safaruddin.

Dalam kesempatan itu, Bupati Safaruddin juga memaparkan sejumlah capaian dan berbagai program yang sedang serta akan dilaksanakan, mulai dari kerjasama dengan Kementerian Pendidikan, revitalisasi sekolah, hingga pengadaan alat pertanian yang berasal dari kementerian pusat.

Ia berharap seluruh tenaga pendidik yang baru dilantik dapat mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan dan pengurangan angka kemiskinan di Abdya.

“Tugas kita bersama adalah memperbaiki kualitas pendidikan dan menurunkan angka kemiskinan yang saat ini masih 15,43%. Saya sudah berikan PR kepada dinas terkait untuk mengejar target ini,” katanya.

“Saya ingin membuktikan bahwa kepemimpinan anak muda bisa membawa kemajuan. Abdya harus bangkit, baik dari sisi pendidikan, pertanian, maupun pengentasan kemiskinan,” pungkas Dr. Safaruddin.

Previous Post

Kakankemenag Abes Buka Workshop Sinergi Kurikulum Berbasis Cinta Guna Wujudkan Merdeka Belajar

Next Post

Pemuda Ini Beri Aplaus kepada Dr. Safaruddin, Telah Berhasil Bawa Pulang Sejumlah APBN ke Abdya

Next Post
Pemuda Ini Beri Aplaus kepada Dr. Safaruddin, Telah Berhasil Bawa Pulang Sejumlah APBN ke Abdya

Pemuda Ini Beri Aplaus kepada Dr. Safaruddin, Telah Berhasil Bawa Pulang Sejumlah APBN ke Abdya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar

ASDP Buka Suara soal Mesin Kapal Aceh Hebat Meledak,15 Korban Terluka

13/06/2026
Pemko Banda Aceh Terima Dividen Perumdam Tirta Daroy

Pemko Banda Aceh Terima Dividen Perumdam Tirta Daroy

13/06/2026
Siswa SMAN 1 Tapaktuan Borong Juara Satu di Ajang O2SN 2026

Siswa SMAN 1 Tapaktuan Borong Juara Satu di Ajang O2SN 2026

13/06/2026
Gubernur Aceh dan Sejumlah Pejabat Publik Terima Penghargaan JMSI Aceh

Gubernur Aceh dan Sejumlah Pejabat Publik Terima Penghargaan JMSI Aceh

13/06/2026
Harga 3 Jenis Emas di Pegadaian Kompak Naik Sabtu Pagi

Harga 3 Jenis Emas di Pegadaian Kompak Naik Sabtu Pagi

13/06/2026

Terpopuler

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

12/06/2026

Dr. Safaruddin Lantik 161 PPPK Formasi Guru, Minta Tinggalkan Dunia Politik dan Fokus Mendidik

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

Urwatil Wusqa: Mahasiswi Berprestasi UIN Ar-Raniry dengan IPK 3,94 dan Lulus 3,5 Tahun

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com