Banda Aceh – Dua kegiatan sosial digelar DT Peduli Aceh di Masjid Nurul Huda, Simpang BPKP, Banda Aceh, pada Jumat (8/8/2025), dan mahasiswa magang dari Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) turut ambil bagian aktif. Dalam satu hari, mereka terlibat dalam penggalangan dana untuk Palestina sekaligus pembagian minuman segar kepada jamaah.
Kegiatan pertama berlangsung usai salat Jumat, ketika tim DT Peduli Aceh mengadakan penggalangan dana untuk membantu rakyat Palestina yang masih menghadapi krisis kemanusiaan. Relawan berkeliling membawa kotak donasi, dan ajakan berdonasi disampaikan kepada jamaah. Roby, mahasiswa magang Prodi PMI, ikut aktif mengajak jamaah berpartisipasi. Kehadirannya bersama relawan membuat suasana semakin hidup, dengan respon positif dari masyarakat.
Salah seorang jamaah, Toni, menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Terima kasih karena terus mengingatkan akan Palestina. Semoga ini menjadi amal penolong kita kelak,” ujarnya.
Setelah penggalangan dana selesai, kegiatan berlanjut dengan pembagian minuman segar kepada jamaah. Cuaca terik membuat aksi ini disambut antusias. Weni, mahasiswa magang Prodi PMI lainnya, ikut membagikan minuman bersama para relawan. Senyum dan sapaan ramah dari relawan dan mahasiswa membuat suasana terasa hangat.
Muhammad, salah satu jamaah penerima minuman, mengapresiasi kegiatan tersebut “Ini kegiatan yang patut diapresiasi dan terus berjalan karena memberikan manfaat luar biasa. Minumannya segar dan mantap. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan membawa berkah,” ungkapnya.
Pengurus masjid menyebutkan bahwa kegiatan seperti ini memberi manfaat ganda: membantu sesama di luar negeri melalui penggalangan dana, sekaligus mempererat kebersamaan jamaah melalui pembagian minuman segar.
Keikutsertaan mahasiswa magang Prodi PMI dalam dua kegiatan ini dinilai positif. Selain memberikan pengalaman lapangan, keterlibatan mereka juga membantu memperkuat hubungan antara lembaga sosial, masjid, dan masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi seperti ini, diharapkan aksi sosial di Banda Aceh dapat terus berlanjut dan memberi dampak nyata, baik untuk masyarakat lokal maupun internasional.










