Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Zikir “Ya Latif” Menggema Saat Perayaan Tradisi Tulak Bala di Desa

redaksi by redaksi
24/08/2025
in Lintas Barat Selatan
0
Zikir “Ya Latif” Menggema Saat Perayaan Tradisi Tulak Bala di Desa

BLANGPIDIE – Desa Suak Nibong merupakan sebuah gampong yang terletak di Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh. Sore itu, sekumpulan anak-anak yang didampingi beberapa orang dewasa terlihat sangat bersemangat untuk menyiapkan sesuatu kebutuhan untuk kegiatan malam harinya.

Mereka secara gotong royong membuat obor dari bahan bambu, sabut buah kelapa dan beberapa liter bahan bakar dari minyak tanah hingga menjadikan ‘Obor Bambu’.

Hingga malam tiba, masyarakat secara sukarela dan kesadaran diri, menggelar tradisi ‘Tulak Bala’ atau menolak marabahaya (Bala) dengan mengelilingi gampong pawai obor seraya membacakan zikir Ya Latif (jalateh).

Tradisi Tulak Balaa merupakan sebuah ritual yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur di Aceh dan tentunya dengan beragam cara pula.

“Budaya tulak bala kami lakukan dengan cara pawai obor keliling seraya membacakan zikir jalateh, cara ini bentuk permohonan kepada Allah SWT agar masyarakat desa terhindar dari segala marabahaya dan bencana yang mungkin mengancam,” kata Ketua Pemuda Suak Nibong, Supardi, ‘Rabu Abeh’, pada Selasa malam (19/08).

Ya Latif artinya “Wahai yang Maha Lembut”, berzikir dengan bacaan Ya Latif berarti meminta kelembutan dan pertolongan Allah Swt, yang diyakini mampu melindungi Desa dari bala dan malapetaka, baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat.

Disisi lain, tradisi tolak bala ini juga merupakan simbol kebersamaan dan kekuatan doa. Diyakini dengan berkumpul dan berdoa bersama, Allah Swt akan menjauhkan semua warga dari segala bencana.

Selain itu, tradisi tolak bala juga menjadi momen penting untuk mempererat tali silaturahmi antar warga. Semua kalangan, tanpa memandang usia yang terlibat dalam ritual ini. Rasa kebersamaan dan persatuan begitu terasa ketika seluruh warga berjalan bersama, memohon perlindungan bagi desa tercinta.

Meskipun zaman terus berubah, masyarakat Suak Nibong tetap mempertahankan tradisi tolak bala ini merupakan Warisan Budaya Takbenda (WBTb). Sebagai bagian dari identitas dan warisan budaya yang tidak ternilai harganya.

Masyarakat setempat berharap, tradisi ini akan terus dilestarikan oleh generasi yang akan datang.

Previous Post

KPK Ungkap Cara Noel Minta Ducati Scrambler-Uang ke ‘Sultan’ Kemnaker

Next Post

Nyan, Polisi Gagalkan Peredaran 1 Kg Sabu, Dua Kurir Ditangkap di Pijay

Next Post
Nyan, Polisi Gagalkan Peredaran 1 Kg Sabu, Dua Kurir Ditangkap di Pijay

Nyan, Polisi Gagalkan Peredaran 1 Kg Sabu, Dua Kurir Ditangkap di Pijay

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Sekretariat DPRK Abdya Dukung Instruksi Bupati Aktivasi IKD bagi ASN, PPPK dan Non ASN

Sekretariat DPRK Abdya Dukung Instruksi Bupati Aktivasi IKD bagi ASN, PPPK dan Non ASN

15/09/2026
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027, Berikut Daftarnya

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027, Berikut Daftarnya

15/09/2026
Hoaks Menyebar dalam Detik, PWI Pidie Jaya: Anak Muda Harus Jadi Filter

Hoaks Menyebar dalam Detik, PWI Pidie Jaya: Anak Muda Harus Jadi Filter

15/09/2026
Dr Nasrul: Indikasi Maladministrasi Membayangi Proses Perizinan IUP di Samadua

Dr Nasrul: Indikasi Maladministrasi Membayangi Proses Perizinan IUP di Samadua

15/09/2026
Linmas di Aceh Jangan Sekadar Nama, Regulasi dan Anggaran Dipertanyakan

Linmas di Aceh Jangan Sekadar Nama, Regulasi dan Anggaran Dipertanyakan

15/09/2026

Terpopuler

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

15/09/2026

Misteri ‘Talak 3’ Bunda Salma dan Cipratan Kopi Aceh

Dua Murid MIN 50 Bireuen Raih Juara OMI Tingkat Kabupaten

Krak, Dua Jembatan Utama di Aceh Siap Beroperasi

Zikir “Ya Latif” Menggema Saat Perayaan Tradisi Tulak Bala di Desa

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com