IDI – Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky melakukan inspeksi mendadak atau Sidak ke sejumlah Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) serta kantor pemerintahan di awal-awal menjabat hingga sekarang. Tujuannya agar hak hak dasar masyarakat di Aceh Timur bisa terpenuhi.
Selain itu, pelayanan adminitrasi untuk warga di Aceh Timur juga bisa lebih optimal.
Beberapa Puskesmas yang pernah disidak seperti Puskesmas Pante Bidari, pada Senin 26 Mei 2025 lalu. Sebelumnya juga sidak ke Puskesmas Peureulak Barat, Senin pagi 14 April 2025.
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky juga pernah melakukan sidak ke Puskesmas Darul Aman. Al-Farlaky berang mengetahui Instalasi Gawat Darurat (IGD) dalam keadaan terkunci serta dokter jaga tidak berada di lokasi.
Tak hanya tiga Pukesmas tadi, Bupati Al-Farlaky juga menyorot aktivitas sejumlah Puskesmas lainnya di Aceh Timur.
Kantor Camat Darul Aman dan Puskesmas Julok juga pernah menjadi sasaran kunjungan mendadak tersebut, pada Selasa 15 Agustus 2025.
Aksi politisi muda ini menyorot kinerja para abdi negara di Pukesmas adalah bagian dari pemenuhan hak-hak dasar warga di Aceh Timur. Bupati ingin agar pelayanan kesehatan warga di Aceh Timur bisa lebih optimal.
“Pelayanan kesehatan yang prima dan berkualitas merupakan hak dasar yang harus diperoleh warga. Puskesmas adalah ujung tombak pelayanan kesehatan di tengah-tengah masyarakat. Makanya peran Puskesmas harus lebih berkualitas. Terutama untuk pelayanannya,” kata Bupati Al-Farlaky.
“Saya tekankan, kehadiran ASN harus diperhatikan. Bagi PNS yang tidak hadir tanpa alasan yang sah, akan diberikan sanksi tegas,” ujar Al-Farlaky.
Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk bekerja sama dalam mendukung roda pemerintahan Kabupaten Aceh Timur.
“Aceh Timur tidak bisa saya bangun sendiri. Saya butuh kerja sama semua pihak, terutama SDM yang dimiliki pemerintah, termasuk tenaga kesehatan,” tegasnya.










