Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

DEMA STIS Al-Aziziyah Soroti Risiko Pemisahan Pemilu 2029

redaksi by redaksi
12/09/2025
in Kampus
0
DEMA STIS Al-Aziziyah Soroti Risiko Pemisahan Pemilu 2029

Sabang – Aula Mata Ie Resort menjadi ruang dialektika pada Rabu, 11 September 2025, saat Bawaslu Kota Sabang menggelar diskusi publik tentang Putusan MK No. 135/PUU-XXII/2024 yang memisahkan pemilu nasional dan daerah mulai tahun 2029. Hadir dalam forum ini para pemangku kepentingan, termasuk akademisi, tenaga ahli DPR RI, anggota DPRK, serta mahasiswa dari Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STIS Al-Aziziyah Sabang.

Mahasiswa tampil bukan sekadar sebagai peserta, melainkan aktor kritis yang memberi warna pada diskusi. Ketua DEMA, Alvi Dahlia, menyoroti implikasi konstitusional pemisahan pemilu. Ia mempertanyakan dasar perpanjangan masa jabatan DPRD hingga 2,5 tahun tanpa melalui proses pemilu.

“DPRD hadir sebagai wakil rakyat. Kalau masa jabatannya diperpanjang tanpa pemilihan, rakyat kehilangan hak untuk memilih wakilnya. Solusi seperti ini cenderung lebih menguntungkan elit daripada rakyat,” ungkapnya.

Kritik ini tidak menolak perubahan, tetapi mengingatkan pentingnya konsistensi dengan UUD 1945 dan prinsip demokrasi.

Nada serupa disampaikan Wakil DEMA, Debi Fareza, yang menyoroti dimensi anggaran dan beban sosial. Ia menilai pemisahan pemilu berpotensi menggandakan biaya politik yang pada akhirnya ditanggung masyarakat.

“Dua kali pemilu berarti dua kali biaya. Di tengah krisis fiskal, rakyatlah yang paling merasakan dampaknya. Perubahan sistem seharusnya menghadirkan efisiensi, bukan menambah beban,” ujarnya.

Para narasumber dari Komisi II DPR RI maupun DPRK Sabang menambahkan perspektif soal penguatan kelembagaan Bawaslu, tantangan regulasi transisi, dan risiko fragmentasi politik di daerah. Meski pemisahan pemilu dapat memperjelas isu lokal, potensi kekosongan jabatan legislatif dan disharmoni kebijakan tetap menjadi bayang-bayang yang perlu diantisipasi.

Kehadiran mahasiswa STIS Al-Aziziyah dalam forum ini menegaskan peran mereka sebagai pengawal demokrasi. Kritik yang disampaikan tidak hanya berupa penolakan, tetapi menawarkan alternatif: memperkuat jumlah dan kapasitas petugas pemilu, mengoptimalkan teknologi, serta memastikan setiap regulasi berpihak pada rakyat. Dengan demikian, suara mahasiswa menjadi pengingat bahwa demokrasi bukan sekadar prosedur lima tahunan, melainkan hak rakyat yang harus dijaga substansinya.

Previous Post

Afdhal Terpilih Sebagai Ketua Kwarcab Pramuka Banda Aceh

Next Post

Molor, Rute Pelayaran Aceh-Penang Kembali Direncanakan Dibuka Akhir Oktober

Next Post
Molor, Rute Pelayaran Aceh-Penang Kembali Direncanakan Dibuka Akhir Oktober

Molor, Rute Pelayaran Aceh-Penang Kembali Direncanakan Dibuka Akhir Oktober

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tribute to Nyawöung, Penghormatan Setelah 26 Tahun

Tribute to Nyawöung, Penghormatan Setelah 26 Tahun

21/05/2026
Biro Kesra Setda Aceh Gelar ‘Saweu Sikula’ SMAN 1 Pante Raja

Biro Kesra Setda Aceh Gelar ‘Saweu Sikula’ SMAN 1 Pante Raja

21/05/2026
Diskusi Sastra “Syariat Musafir” Digelar, Nab Bahani AS Jadi Pembicara

Diskusi Sastra “Syariat Musafir” Digelar, Nab Bahani AS Jadi Pembicara

21/05/2026
Empat Siswa SMKN 2 Banda Aceh Lolos ke Nasional di Ajang LKS 2026

Empat Siswa SMKN 2 Banda Aceh Lolos ke Nasional di Ajang LKS 2026

21/05/2026
Siswa SMKN 1 Tapaktuan Wakili Aceh ke Nasional di Ajang LKS 2026

Siswa SMKN 1 Tapaktuan Wakili Aceh ke Nasional di Ajang LKS 2026

21/05/2026

Terpopuler

Ohku, Huntara Proyek PT HK Rusak Akibat Angin Kencang di Pidie Jaya

Ohku, Huntara Proyek PT HK Rusak Akibat Angin Kencang di Pidie Jaya

20/05/2026

Disdikbud dan Lapas IIB Blangpidie Jalin Kerjasama Wujudkan Program PKBM

Disdikbud Abdya Launching TKN Teungku Peukan, Perkuat Pendidikan Anak Usia Dini

9 Atlit Taekwondo Aceh Barat Raih 7 Tiket PORA

Disdikbud Abdya Laksanakan FLS2N Tingkat Kabupaten, Gusvizarni Minta Hasilnya Harus Transparan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com