Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Dinilai Rasis: Tokoh PeTA, T. Sukandi Minta Pemerintah Pusat Beri Sangsi Tegas Kepada Boby Nasution

Admin by Admin
29/09/2025
in Nasional
0
Dinilai Rasis: Tokoh PeTA, T. Sukandi Minta Pemerintah Pusat Beri Sangsi Tegas Kepada Boby Nasution

Aceh Selatan- Menanggapi video yang beredar bahwa Boby nasution gubernur Sumatra Utara menghentikan mobil yang ber plat BL yang masuk ke Sumut harus diganti dengan plat BK beberapa hari belakangan ini menuai kecaman dari semua pihak, termasuk salahsatu tokoh masyarakat Aceh T. Sukandi, tokoh PeTA menegaskan bahwa tidak ada aturan yang melarang kendaraan dengan plat nomor dari satu provinsi memasuki provinsi lain. Lalu Ia merujuk pada UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang menegaskan bahwa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) merupakan bukti legalitas kendaraan di jalan umum.

“Sikap Boby nasution dinilai rasis dan tidak faham hukum, sejak kejadian empat pulau yang tidak berhasil direbut beberapa waktu yang lalu dia memang sudah menampakkan dirinya sebagai pemimpin rasis dan dinilai menyimpan dendam mendalam.

Gubernur Sumut dinilai Tidak faham hukum bertindak semena-mena seperti preman pasar petantang-petenteng saat menghentikan kendaraan milik masyarakat Aceh yang membawa barang kebutuhan pokok dari Sumut dibawa ke Aceh, ini jelas melanggar hukum dan tidak diterima dengan akal sehat, ia juga dinilai minimnya etika berbangsa dan bernegara, apalagi antara Sumut dengan Aceh dua daerah yang tidak lepas dengan sejarah panjang perjuangan kemerdekaan dan banyak keterkaitan sepanjang sejarah peradaban di negeri ini.

“dia ‘boby’ mulai hilang kewarasan nya, seharusnya sebagai gubernur yang memimpin satu daerah yang multi kulture tidak bertindak diluar kewajaran pelajari dulu aturan hukum nya lalu baru bertindak, ini jelas jelas mempermalukan diri sendiri dihadapan publik bahkan dunia, memimpin sebuah provinsi bukan seperti memimpin anggota geng solo.

Yang Menjadi pertanyaan nya adalah apakah Aceh masuk ke Medan sudah mulai menggunakan pasport, Apakah Aceh bukan bagian dari indonesia lagi tanya,” T Sukandi.

Jika memang demikian aturan nya maka sebaiknya kita seluruh indonesia sudah boleh memerdekakan diri dari NKRI, ini bukan negara kesatuan tapi negara yang sudah tidak punya aturan,” tutup nya.

Previous Post

Netizen Kecam Ulah Gubernur Bobby Razia Truk Plat BL di Sumut

Next Post

Ini Pesan Rektor dalam Wisuda Gelombang IV PPG Prajabatan FKIP USK

Next Post
Ini Pesan Rektor dalam Wisuda Gelombang IV PPG Prajabatan FKIP USK

Ini Pesan Rektor dalam Wisuda Gelombang IV PPG Prajabatan FKIP USK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

10/06/2026
Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Aceh Timur

Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Aceh Timur

10/06/2026
Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

10/06/2026
Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

10/06/2026
Dolar Turun Tipis, BBM Melambung Tinggi: Rakyat Kecil Lagi-Lagi Jadi Korban

Dolar Turun Tipis, BBM Melambung Tinggi: Rakyat Kecil Lagi-Lagi Jadi Korban

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

Syeh Do: Rapai Uroh Miliki Harmoni Unik yang Tidak Dimiliki Kesenian Lain

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com