Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

DPRK Bireuen Nilai Lambannya Penyusunan DED Hambat Arah Pembangunan

Joe Samalanga by Joe Samalanga
24/10/2025
in Lintas Timur
0
DPRK Bireuen Nilai Lambannya Penyusunan DED Hambat Arah Pembangunan

Bireuen – Anggota DPRK Bireuen Komisi I, Sayuti, menyoroti secara tajam keterlambatan penyusunan *Detail Engineering Design* (DED) oleh Pemerintah Kabupaten Bireuen. Ia menilai, lambannya proses ini mencerminkan lemahnya tata kelola pemerintahan dan minimnya keseriusan Bupati dalam menata arah pembangunan daerah.

“DED bukan sekadar dokumen pelengkap, tetapi dasar utama agar sebuah proyek bisa diusulkan untuk mendapatkan dukungan pendanaan dari pusat. Tanpa DED, semua rencana pembangunan hanya akan berhenti pada tataran wacana,” tegas Sayuti.

Menurutnya, kondisi ini menyebabkan Bireuen tertinggal dari daerah lain yang sudah menyiapkan dokumen teknis secara matang untuk bersaing merebut dana dari APBN maupun DAK. “Sementara daerah lain sudah berlari dengan proposal yang lengkap, kita masih sibuk di meja birokrasi yang tidak selesai-selesai,” tambahnya.

Komisi I DPRK Bireuen, lanjut Sayuti, menilai lambannya penyusunan DED sebagai bukti rendahnya koordinasi antar-dinas dan lemahnya pengawasan pimpinan terhadap perangkat teknis. Akibatnya, banyak potensi pembangunan terhambat dan kesempatan besar untuk mempercepat kemajuan daerah terbuang sia-sia.

Sayuti mendesak Bupati untuk segera melakukan evaluasi total terhadap dinas perencanaan dan mempercepat proses penyusunan DED secara profesional, terbuka, dan sesuai kebutuhan masyarakat. “Pemerintah harus bekerja berbasis data dan desain, bukan retorika. Jangan sampai ketidakmampuan perencanaan membuat rakyat kembali menanggung akibatnya,” tegasnya lagi.

Ia juga mengingatkan bahwa otonomi daerah bukan sekadar kebebasan mengatur, tetapi juga tanggung jawab memastikan setiap kebijakan berdampak langsung bagi kesejahteraan rakyat. “Kalau kepala daerah tak serius menyiapkan perencanaan teknis, jangan berharap pembangunan bisa berjalan efektif. Kita butuh kerja nyata, bukan alasan,” tutup Sayuti. []

Previous Post

Terima Audiensi Partai Perjuangan Aceh, Wali Nanggroe Sampaikan Pesan Penting

Next Post

‎Jalan Berlubang Telan Korban, YARA: Pemkab Bener Meriah Jangan Tutup Mata! ‎

Next Post
‎Jalan Berlubang Telan Korban, YARA: Pemkab Bener Meriah Jangan Tutup Mata! ‎

‎Jalan Berlubang Telan Korban, YARA: Pemkab Bener Meriah Jangan Tutup Mata! ‎

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Hardiknas dan HUT ke-19 Pidie Jaya, 600 Pelajar dari Wilayah Terdampak Bencana Ikuti Dialog Interaktif

Hardiknas dan HUT ke-19 Pidie Jaya, 600 Pelajar dari Wilayah Terdampak Bencana Ikuti Dialog Interaktif

11/06/2026
Pijay dari Masa ke Masa: Antara Harapan dan Kenyataan

Pijay dari Masa ke Masa: Antara Harapan dan Kenyataan

11/06/2026
Buku Muhammadiyah Abdya Diterbitkan, Dr. Safaruddin: Jadi Referensi Generasi Penerus

Buku Muhammadiyah Abdya Diterbitkan, Dr. Safaruddin: Jadi Referensi Generasi Penerus

11/06/2026
Pemkab Abdya Percantik Wajah Kota dan Dongkrak PAD Lewat Videotron

Pemkab Abdya Percantik Wajah Kota dan Dongkrak PAD Lewat Videotron

11/06/2026
Lepas Kontingen Seleksi Pra-POPNAS Ke Aceh Barat, Jhon Rolexs: Jadilah Kebanggaan Daerah

Lepas Kontingen Seleksi Pra-POPNAS Ke Aceh Barat, Jhon Rolexs: Jadilah Kebanggaan Daerah

11/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com