Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Bupati Aceh Tengah Perjuangkan 74 Penyuluh Pertanian Paruh Waktu ke Pemerintah Pusat

redaksi by redaksi
12/11/2025
in Lintas Tengah
0
Bupati Aceh Tengah Perjuangkan 74 Penyuluh Pertanian Paruh Waktu ke Pemerintah Pusat

Jakarta – Setelah bertemu dengan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, dihari yang sama Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si, melakukan pertemuan kembali dengan Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, drh. I. Gst. Made Ngr. Kuswandana, MM, di Gedung D Lantai 5 Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Selasa (11/11/2025).

Pertemuan tersebut membahas terkait pengembangan sektor pertanian dan percepatan pengalihan status penyuluh pertanian lapangan (PPL) dari daerah ke pusat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Haili Yoga secara khusus memperjuangkan nasib 74 penyuluh pertanian paruh waktu di Kabupaten Aceh Tengah agar dapat dialihkan menjadi bagian dari tenaga penyuluh pusat. Langkah ini, menurutnya, merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pendampingan pertanian di seluruh kecamatan.

“Penyuluh adalah ujung tombak pertanian. Mereka yang setiap hari berhadapan langsung dengan petani, membantu menyelesaikan persoalan di lapangan. Karena itu, mereka layak mendapat perhatian dan status yang lebih pasti”, ujar Bupati Haili Yoga.

Sementara itu, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, drh. I. Gst. Made Ngr. Kuswandana, MM, menjelaskan bahwa saat ini Kementerian Pertanian tengah melakukan proses pengalihan sekitar 38.000 tenaga penyuluh pertanian ke pusat, sesuai arahan Menteri Pertanian. “Batch pertama sudah berjalan, dan akan dilanjutkan ke batch kedua dan ketiga”, jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa pengalihan ini bertujuan agar Kementerian dapat lebih fokus menggerakkan sistem penyuluhan nasional secara terpadu. “Dengan status di bawah pusat, penyuluh akan memiliki jenjang karir dan kapasitas yang lebih baik untuk mendrive pertanian modern di daerah”, tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, Made Kuswandana juga mengingatkan pentingnya menjaga dan memanfaatkan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di setiap kecamatan sesuai dengan Inpres Nomor 3, yang menegaskan bahwa BPP tidak boleh dialihfungsikan. “BPP harus dijaga dan dihidupkan kembali, karena itu pusat penggerak edukasi dan teknologi pertanian”, pesannya kepada seluruh Kepala Daerah.

Ia juga meminta dukungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah untuk membantu aspek operasional BPP, karena aset tersebut merupakan milik daerah, sementara pembiayaan tenaga penyuluh akan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.

Bupati Haili Yoga menyampaikan harapannya agar perjuangan ini mendapat hasil terbaik. “Kami berharap 74 penyuluh paruh waktu di Aceh Tengah bisa segera dialihkan ke pusat. Mereka harus terus meningkatkan kapasitas, karena penyuluh harus lebih pintar dari petani. Kita berjuang untuk petani, dan semoga Allah memudahkan langkah ini”, pungkasnya.

Previous Post

Illiza Sebut Pembayaran Parkir Pakai QRIS Lebih Transparan

Next Post

Diskopukmdag Aceh Besar Tata Ulang Pedagang Pasar Induk Lambaro

Next Post
Diskopukmdag Aceh Besar Tata Ulang Pedagang Pasar Induk Lambaro

Diskopukmdag Aceh Besar Tata Ulang Pedagang Pasar Induk Lambaro

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

UTU Gandeng Universiti Teknologi Petronas Siapkan Ahli Migas untuk Barat Selatan Aceh

UTU Gandeng Universiti Teknologi Petronas Siapkan Ahli Migas untuk Barat Selatan Aceh

28/06/2026
Bareskrim Ungkap Jaringan Narkoba Tailand-Aceh, 325 Kg Sabu Diamankan

Bareskrim Ungkap Jaringan Narkoba Tailand-Aceh, 325 Kg Sabu Diamankan

28/06/2026
Euforia Piala Dunia 2026, Warga Kota Banda Aceh Padati CFD untuk Nonton Bareng

Euforia Piala Dunia 2026, Warga Kota Banda Aceh Padati CFD untuk Nonton Bareng

28/06/2026
Muhammad Saleh Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua FPRMI Aceh

Muhammad Saleh Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua FPRMI Aceh

28/06/2026
Sebanyak 4.297 Jemaah Haji Aceh Telah Tiba di Tanah Air

Sebanyak 4.297 Jemaah Haji Aceh Telah Tiba di Tanah Air

28/06/2026

Terpopuler

Bupati Aceh Tengah Perjuangkan 74 Penyuluh Pertanian Paruh Waktu ke Pemerintah Pusat

Bupati Aceh Tengah Perjuangkan 74 Penyuluh Pertanian Paruh Waktu ke Pemerintah Pusat

12/11/2025

Dugaan Mark Up Arena MTQ Aceh Mengemuka, Aktivis Mahasiswa Minta APH Telusuri Aliran Anggaran

PP KAMMI Tegaskan Muhammad Amri Akbar Telah Resmi Dipecat

Pagi Ini Jamaah Haji Abdya Tiba ke Kampung Halaman, Wabub Abdya: Alhamdulillah Semua Jamaah Sehat dan Selamat

Bareskrim Ungkap Jaringan Narkoba Tailand-Aceh, 325 Kg Sabu Diamankan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com