Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Siswa MAN 3 Aceh Besar Raih Dua Penghargaan di OMI 2025

redaksi by redaksi
13/11/2025
in Nanggroe
0
Siswa MAN 3 Aceh Besar Raih Dua Penghargaan di OMI 2025

TANGERANG – Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Aceh Besar, Andis Febrina, mencatat prestasi gemilang di tingkat nasional dengan meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang Olimpiade Madrasah Ilmiah (OMI) 2025. Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Awarding OMI 2025 di Grand El Hajj, Tangerang, Banten, pada Kamis (13/11).

Dua penghargaan bergengsi yang dibawa pulang Andis adalah Juara Poster Terbaik dan peraih Medali Perunggu. OMI merupakan kompetisi ilmiah tahunan yang diselenggarakan oleh Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama Republik Indonesia.

Andis Febrina mengungkapkan rasa syukurnya, menyebut bahwa capaian ini adalah persembahan khusus untuk MAN 3 Aceh Besar. “Apresiasi ini saya persembahkan untuk MAN 3 Aceh Besar. Terima kasih kepada Bapak Ibu Guru Pembimbing, support penuh Kepala Madrasah, dan doa dari Bapak Ibu Guru,” ujar Andis.

Motivasi dari Kemenag Aceh Besar

Dukungan terhadap kontingen Aceh Besar tampak kuat. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Aceh Besar, H Saifuddin, SE., hadir langsung di arena kompetisi untuk memberikan motivasi. Ia didampingi oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) H Suryadi SAg., M.Pd.

Saifuddin, yang akrab disapa Yahwa, menyampaikan kebanggaannya. “Saya sangat bangga melihat semangat dan kerja keras anak-anak Aceh Besar. Kalian sampai di tahap ini karena tekad dan keuletan. Sekarang, tunjukkan bahwa madrasah juga bisa menjadi pusat lahirnya peneliti-peneliti hebat,” ujarnya.

Yahwa menegaskan bahwa riset bukan sekadar perlombaan akademik, melainkan jalan untuk menemukan solusi bagi persoalan masyarakat. Oleh karena itu, ia mendorong para peserta agar terus menumbuhkan semangat meneliti, berpikir kritis, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

“Riset yang baik lahir dari kepekaan dan kepedulian terhadap sekitar. Jangan berhenti hanya karena lomba ini, teruslah meneliti dan berkarya. Kemenangan sejati adalah ketika hasil riset kalian bisa bermanfaat bagi umat dan lingkungan,” tegasnya.

Tahun Perdana, Langsung Meraih Penghargaan

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala MAN 3 Aceh Besar, Ismail, S.Pd.I., M.Ag., bertindak sebagai Pembimbing 1 bagi Andis. Sementara Pembimbing 2 adalah Rizka Ayu Putri, S.Si., yang juga merupakan Pembina Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) di madrasah tersebut.

Ismail menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan anak didiknya. “Kami sampaikan selamat kepada Andis, tetap semangat. Kita masih punya kesempatan untuk lebih baik ke depan,” katanya.

Prestasi ini menjadi catatan manis, mengingat ini adalah tahun pertama keikutsertaan MAN 3 Aceh Besar dalam kompetisi nasional tersebut. “Alhamdulillah, langsung masuk grand final dan mendapat dua penghargaan sekaligus dalam event tingkat nasional ini,” imbuhnya.

Kakankemenag Aceh Besar turut berharap agar para siswa tidak hanya fokus pada hasil akhir, tetapi menjadikan pengalaman di OMI Riset sebagai proses pembelajaran yang berharga. “Menang itu penting, tapi yang lebih penting adalah semangat belajar dan kerja keras yang kalian tunjukkan. Itulah yang akan membentuk karakter unggul generasi madrasah,” pungkasnya.[]

Previous Post

Polres Bersama Cabdisdik Aceh Selatan Gelar Seleksi Duta Pelajar Kamtibmas 2025, Ini Juaranya

Next Post

Dua Bocah Tewas Ditembak Israel di Tepi Barat, Masjid Dibakar Pemukim

Next Post
Dua Bocah Tewas Ditembak Israel di Tepi Barat, Masjid Dibakar Pemukim

Dua Bocah Tewas Ditembak Israel di Tepi Barat, Masjid Dibakar Pemukim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Wali Nanggroe Kunjungi dan Salurkan Bantuan ke Wilayah Tengah

Wali Nanggroe Kunjungi dan Salurkan Bantuan ke Wilayah Tengah

04/12/2025
Mengenang 49 Tahun Milad GAM, KPA Wilyah 013/Blangpidie Santuni Anak Yatim

Mengenang 49 Tahun Milad GAM, KPA Wilyah 013/Blangpidie Santuni Anak Yatim

04/12/2025
BPBD: Tidak Ada Lagi Daerah Terisolir Pasca Bencana di Pidie

BPBD: Tidak Ada Lagi Daerah Terisolir Pasca Bencana di Pidie

04/12/2025
Soal Bendera Bulan Bintang, Wali Nanggroe: Kami Menunggu Saja

Wali Nanggroe Aceh Serukan Reformasi Tata Kelola Lingkungan dan Investigasi Menyeluruh atas Banjir Besar Aceh

04/12/2025
Turun Langsung, IWAPI Aceh Salurkan Bantuan Banjir Tahap Pertama ke Pidie Jaya

Turun Langsung, IWAPI Aceh Salurkan Bantuan Banjir Tahap Pertama ke Pidie Jaya

04/12/2025

Terpopuler

Banjir di Sumatera Melumpuhkan Aktivitas PTS di Aceh, Beberapa Kampus Masih Terisolir

Warganet Cari Tiga Sosok Pimpinan dan Politisi Aceh yang Diduga ‘Menghilang’ Selama Bencana, Siapa Saja?

04/12/2025

Bantuan dari Abdya untuk Trumon Raya Telah Tiba, Koraban: Terimakasih Bapak Dr. Safaruddin dan Masyarakatnya

Update Bencana Aceh: Jumlah Korban Meninggal Sementara Jadi 249 Orang

Darurat: Gayo Lues Paling Parah Banjir Bandang,Warga Harap Bantuan Provinsi Dan Pusat

[Opini] Longsor, Banjir, dan Hati Nurani yang Ikut Tertimbun

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com