Takengon – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon menggelar Tarbiyah Fair 2025 yang berlangsung pada 17 hingga 22 November 2025 di lingkungan kampus IAIN Takengon, Ujung Gergung.
Mengusung tema “Tarbiyah Bersinergi Semangat Meraih Prestasi”, kegiatan ini bertujuan membangun generasi berprestasi.
Ketua Panitia, Dr. Muhammad Firdaus, M.A., dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, khususnya mahasiswa yang telah berupaya maksimal menyukseskan acara tersebut.
“Tarbiyah Fair menjadi sarana penting bagi mahasiswa, siswa SMA, dan madrasah untuk mengekspresikan kreativitas serta berkompetisi secara sportif,” katanya.
Tarbiyah Fair 2025 diikuti sekitar 300 peserta dari sekolah dan madrasah di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah. Mereka terdiri atas 243 siswa, 57 mahasiswa, dan 2 peserta umum yang berkompetisi di kategori video vlog serta liputan.
Beragam cabang perlombaan dipertandingkan, seperti Futsal, Bola Voli, dan Catur; Bidang Ilmiah yaitu Cerdas Cermat, Rangking 1, Debat Bahasa Inggris dan Bahasa Arat; Bidang Seni yaitu MTQ, MHQ, MQK, Qiraatul Kutub, kaligrafi, pop solo Islami, Microteaching Contest; Bidang Riset yaitu Karya Tulis Ilmiah dan Karya Inovasi, serta Bidang Kreativitas Digital yakni Video Liputan dan Video Vlog.
Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. Mahdi Wahyuni Salam, Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Tarbiyah Fair merupakan kegiatan perdana dan diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan.
“Gaung kegiatan ini telah terdengar hingga luar daerah, bahkan dari Medan dan Padang menunjukkan minat untuk berpartisipasi,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini tidak sekadar ajang perebutan juara, tetapi wadah silaturahmi dan pertukaran pengalaman. “Setiap program studi turut membuka stan sebagai sarana konsultasi bagi siswa yang ingin mengenal lebih dekat kehidupan akademik di IAIN Takengon,” jelasnya.
Rektor IAIN Takengon, Dr. Ridwan, M.CL., menegaskan bahwa Tarbiyah Fair menjadi ruang aktualisasi diri bagi peserta. Ia berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kepercayaan diri dan melahirkan pribadi unggul yang kelak menjadi tokoh penting.
“Semoga kegiatan serupa dapat berkembang menjadi agenda lokal yang melibatkan perguruan tinggi lain di Aceh, seperti IAIN Langsa, UIN Lhokseumawe, dan UIN Ar-Raniry Banda Aceh,” harapnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor I dan II, Dekan dan para Wakil Dekan Fakultas Tarbiyah, Kepala Subbag Tata Usaha Fakultas Tarbiyah, para ketua program studi, perwakilan sekolah dan madrasah, para siswa, serta mahasiswa. Acara semakin semarak dengan penampilan tari dari Sanggar Tari IAIN Takengon.
Sebagai bagian dari promosi kampus, setiap program studi menyediakan stan informasi untuk para pengunjung, terutama siswa yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai pilihan studi di IAIN Takengon. Tarbiyah Fair diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi kegiatan tahunan yang melahirkan generasi muda berprestasi, berkarakter, serta berakhlak mulia.








