Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

BKSDA Tangani Interaksi Negatif Kawanan Gajah di Pidie

redaksi by redaksi
22/11/2025
in Lintas Timur
0
38 Hektare Kebun Sawit Warga di Aceh Barat Dirusak Gajah

Arsip - Seekor gajah melintasi badan jalan di kawasan Desa Alue Kuyun, Kecamatan Woyla Timur, Kabupaten Aceh Barat, Selasa (19/11/2019) petang. (ANTARA/HO)

Banda Aceh – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) mengerahkan tim menangani interaksi negatif kawanan gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) liar di kawasan Tangse, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh.

Kepala BKSDA Aceh Ujang Wisnu Barata di Banda Aceh, Sabtu, mengatakan interaksi negatif kawanan satwa liar dilindungi tersebut menyebabkan seorang warga yang sedang berada di kebun mengalami luka ringan.

“Kami menurunkan petugas ke lapangan mengecek kondisi korban serta menelusuri keberadaan kawanan gajah tersebut dan menggiringnya kembali ke kawasan hutan yang merupakan habitatnya,” kata Ujung Wisnu Barata.

Sebelumnya, warga bernama Darmawi (28) menjadi korban interaksi negatif gajah sumatra saat beraktivitas di kebun durian di Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, pada Jumat (21/11).

Saat itu, korban Darmawi mengutip durian di kebunnya. Korban sempat berhadapan dengan kawanan gajah yang melintas. Kawanan satwa liar tersebut mengejar korban. Korban berupaya lari guna menyelamatkan diri

Korban sempat terpukul belalai gajah, sehingga jatuh. Korban bangun dan berhasil menyelamatkan diri. Kejadian ini mengakibatkan korban mengalami luka ringan atau memar.

“Korban mengalami memar di dada kiri dan pelipis mata. Saat ditemui petugas Resor Konservasi Sumber Daya Alam Pidie, kondisi korban sudah membaik,” kata Ujang Wisnu Barata.

Kepala BKSDA Aceh itu menyebutkan pihaknya melakukan identifikasi kawanan gajah sumatra yang berada di wilayah tersebut. Termasuk mengecek jalur lintasannya sebagai upaya mitigasi interaksi negatif satwa liar tersebut.

Ia mengajak masyarakat mencegah konflik atau interaksi negatif gajah sumatra dengan tidak menanam tanaman disukai atau menarik perhatian gajah di jalur lintasannya, seperti pisang, singkong, jagung, dan lainnya.

“Kami juga mengimbau masyarakat melaporkan kepada petugas maupun pusat panggilan BKSDA jika melihat gajah mendekati perkebunan ataupun pemukiman masyarakat,” kata Ujang Wisnu Barata.

Gajah sumatra merupakan satwa liar dilindungi. Merujuk pada daftar dari The IUCN Red List of Threatened Species, gajah sumatra hanya ditemukan di Pulau Sumatra ini berstatus spesies yang terancam kritis, berisiko tinggi untuk punah di alam liar.

Oleh karenanya, masyarakat diimbau menjaga kelestarian alam khususnya satwa liar gajah sumatra dengan cara tidak merusak hutan yang merupakan habitat berbagai jenis satwa, serta tidak menangkap, melukai, membunuh.

Selain itu juga tidak menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup ataupun mati serta tidak memasang jerat ataupun racun yang dapat menyebabkan kematian.

Semua perbuatan negatif terhadap satwa liar dilindungi tersebut yang dapat dikenakan sanksi pidana sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sumber: antara

Previous Post

Bupati Aceh Barat Instruksikan Gotong Royong Massal Sambut Penilaian Adipura 2025

Next Post

Sat Resnarkoba Polres Aceh Selatan Berhasil Tangkap DPO Kasus Narkotika

Next Post
Sat Resnarkoba Polres Aceh Selatan Berhasil Tangkap DPO Kasus Narkotika

Sat Resnarkoba Polres Aceh Selatan Berhasil Tangkap DPO Kasus Narkotika

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

TMMD ke-129 Ditutup, Manfaat Pembangunan Diharapkan Tetap Hidup di Tengah Masyarakat

TMMD ke-129 Ditutup, Manfaat Pembangunan Diharapkan Tetap Hidup di Tengah Masyarakat

13/08/2026
Jamaluddin Idham Didampingi DKP Serahkan Bantuan Hibah Alat Tangkap untuk Nelayan Abdya

Jamaluddin Idham Didampingi DKP Serahkan Bantuan Hibah Alat Tangkap untuk Nelayan Abdya

13/08/2026
Minta Libatkan KPK, Forkopimda Aceh Diyakini Bersih dari Aliran Uang Pengamanan PETI dan Suap IUP

Minta Libatkan KPK, Forkopimda Aceh Diyakini Bersih dari Aliran Uang Pengamanan PETI dan Suap IUP

13/08/2026
BMA dan KCU Bank Aceh Perkuat Sinergi Percepat Layanan dan Penyaluran Bantuan

BMA dan KCU Bank Aceh Perkuat Sinergi Percepat Layanan dan Penyaluran Bantuan

13/08/2026
Pemkab Aceh Besar Bahas Kesiapan Kuta Baro sebagai Tuan Rumah MTQ XXXV 2026

Pemkab Aceh Besar Bahas Kesiapan Kuta Baro sebagai Tuan Rumah MTQ XXXV 2026

13/08/2026

Terpopuler

38 Hektare Kebun Sawit Warga di Aceh Barat Dirusak Gajah

BKSDA Tangani Interaksi Negatif Kawanan Gajah di Pidie

22/11/2025

Pidie Jaya Masuk Daftar Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

Ratusan Warga Abdya Semarakkan Pawai Obor Tulak Bala

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com