Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Infrastruktur Runtuh, Akses Terputus: PB RTA Minta Respon Nasional untuk Aceh

Joe Samalanga by Joe Samalanga
29/11/2025
in Nanggroe
0
Infrastruktur Runtuh, Akses Terputus: PB RTA Minta Respon Nasional untuk Aceh

BANDA ACEH – Pengurus Besar Rabithah Thaliban Aceh (PB RTA) menegaskan bahwa kondisi bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh telah mencapai tingkat kedaruratan yang memerlukan intervensi nasional segera. Situasi di Aceh telah melampaui kapasitas pemerintah daerah, dengan kerusakan infrastruktur vital, terputusnya jalur transportasi utama, serta isolasi total pada sejumlah wilayah yang berpenduduk padat.

Berbagai laporan atas kondisi terkini menunjukkan kerusakan yang parah dan situasi warga yang semakin kritis. Fakta-fakta krusial yang menjadi dasar desakan PB RTA kepada pemerintah pusat antara lain:
1. Dua kabupaten—Aceh Tengah dan Bener Meriah—terisolasi total, dengan seluruh jalur darat tertutup longsor dan jembatan vital ambruk. Bantuan hanya dapat dijangkau melalui udara sementara stok bahan makanan, obat-obatan, dan BBM dilaporkan menipis pada tingkat yang sangat membahayakan.
2. ⁠Sedikitnya empat hingga lima jembatan utama di Aceh ambruk, termasuk jembatan Meureudu/Simpang Tiga di Pidie Jaya, jembatan Kutablang di Bireuen, dan beberapa jembatan rangka baja penghubung Bireuen–Pidie Jaya–Pidie. Kerusakan ini memutus jalur Banda Aceh–Medan dan menghentikan arus logistik, evakuasi, dan mobilitas darurat.
3. Ribuan warga Aceh di wilayah pesisir dan dataran tinggi mengalami gangguan akses total, dengan titik-titik pengungsian melaporkan kekurangan air bersih, makanan siap saji, dan layanan kesehatan dasar.
4. Jalur Medan–Aceh Timur–Aceh Utara masih terhambat, menyebabkan bantuan dan pasokan logistik dari Sumatera Utara tidak dapat masuk secara optimal.
5. Jaringan komunikasi dan internet di banyak wilayah Aceh putus total, terutama di daerah terisolasi seperti Aceh Tengah, Bener Meriah, serta beberapa kawasan di Aceh Utara, Aceh Timur, Bireuen, Pidie Jaya, dan Pidie. Putusnya jaringan ini menyulitkan koordinasi SAR, menghambat laporan kondisi warga, memperlambat distribusi logistik, dan menghalangi upaya pemerintah daerah dalam memberikan peringatan kedaruratan.
6. Korban jiwa dan hilang terus meningkat, sementara banyak wilayah belum terpetakan secara lengkap akibat hambatan akses dan ketiadaan sinyal komunikasi.
7. Meskipun bencana terjadi secara luas di Sumatra, tingkat kerusakan, tingkat isolasi, dan keruntuhan infrastruktur di Aceh menempatkan provinsi ini sebagai episentrum krisis yang harus menjadi prioritas nasional.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007, kondisi Aceh telah memenuhi seluruh indikator penetapan Bencana Nasional, termasuk skala dampak, banyaknya korban, rusaknya infrastruktur vital, terhambatnya komunikasi, dan ketidakmampuan pemerintah daerah untuk mengendalikan situasi tanpa dukungan penuh pemerintah pusat.

Atas dasar itu, PB RTA mendesak Pemerintah Republik Indonesia untuk segera menetapkan bencana Aceh sebagai Bencana Nasional dan mengaktifkan operasi penyelamatan terpadu yang melibatkan TNI/Polri, BNPB, Basarnas, Zeni TNI, serta kementerian terkait, termasuk pengerahan pesawat angkut, helikopter, dan pembukaan jalur darurat di wilayah terisolasi.

“PB RTA menuntut tindakan dan kebijakan secara nasional yang cepat dan terkoordinasi. Dengan dua kabupaten terisolasi total, jembatan-jembatan vital ambruk, komunikasi terputus, dan ancaman kelaparan yang nyata, penetapan status Bencana Nasional bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Setiap penundaan berarti mengorbankan nyawa rakyat Aceh.”

PB RTA mengajak seluruh media, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat luas untuk memusatkan perhatian pada kondisi Aceh dan mempercepat penyaluran bantuan. PB RTA siap berkoordinasi langsung dengan BNPB, TNI/Polri, serta lembaga terkait untuk mendukung operasi penyelamatan.[]

Previous Post

Menteri Ekraf: Startup Kreatif adalah Fondasi Menuju Indonesia Emas 2045

Next Post

Pemerintah Pusat Didesak Tetapkan Bencana Sumatera Darurat Nasional

Next Post
Pemerintah Pusat Didesak Tetapkan Bencana Sumatera Darurat Nasional

Pemerintah Pusat Didesak Tetapkan Bencana Sumatera Darurat Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Badai di Teluk Benggala Bisa Berdampak ke Pesisir Aceh, Nelayan Diminta Tak Melaut

Badai di Teluk Benggala Bisa Berdampak ke Pesisir Aceh, Nelayan Diminta Tak Melaut

18/05/2026
Kapal Induk Terbesar AS ‘Mundur’ dari Timteng usai Perangi Iran

Kapal Induk Terbesar AS ‘Mundur’ dari Timteng usai Perangi Iran

18/05/2026
Trump Paksa Iran Sepakati Nego: Gerak Cepat atau Tak Ada yang Tersisa!

Trump Paksa Iran Sepakati Nego: Gerak Cepat atau Tak Ada yang Tersisa!

18/05/2026
Resmi, Pemerintah Tetapkan Idul Adha Jatuh pada 27 Mei

Resmi, Pemerintah Tetapkan Idul Adha Jatuh pada 27 Mei

17/05/2026
KOPRI PKC PMII Aceh Gelar Nobar dan Diskusi Film “Pesta Babi”, Soroti Krisis Lingkungan hingga Suara Perempuan

KOPRI PKC PMII Aceh Gelar Nobar dan Diskusi Film “Pesta Babi”, Soroti Krisis Lingkungan hingga Suara Perempuan

17/05/2026

Terpopuler

Bupati Pidie Jaya Hadiri Launching Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih di Jangka Buya

Bupati Pidie Jaya Hadiri Launching Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih di Jangka Buya

17/05/2026

Krak, Mualem Minta Presiden Izinkan Maskapai Arab Saudi Angkut Jamaah Langsung dari Aceh

Seniman Aceh Din Saja Minta Pemerintah Aceh Evaluasi Dinas Kebudayaan

Keuchik Zamzami Soroti Pemotongan JKA di Tengah APBA Aceh Rp11 Triliun

Azzanjabil Bireuen Bungkam SMPN 37 Aceh Tengah, Tuan Rumah Siap Hadapi Rival Baru!

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com