BLANGPIDIE – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Aceh Barat Daya resmi dikukuhkan, Pelantikan yang berlangsung di Aula Arena Motel Blangpidie itu dipimpin langsung oleh DPD I KNPI Aceh, Sabtu malam (29/11/2025).
Dalam prosesi tersebut, Teguh Novrianto dikukuhkan sebagai Ketua KNPI Abdya, didampingi Muhammad Ikhsan sebagai Sekretaris dan Muhammad Juliansyah sebagai Bendahara. Sejumlah tokoh penting daerah hadir, termasuk Bupati Abdya Safaruddin, Plt Sekda Amrizal, serta unsur Forkopimda.
Dalam sambutan perdananya, Teguh menegaskan bahwa meski pelantikan sempat mundur, KNPI Abdya sudah lebih dulu bergerak melalui sejumlah kegiatan sosial.
“Walaupun pelantikan ini sempat beberapa kali ditunda, tapi kami (KNPI Abdya) sudah melaksanakan pembagian takjil di RSUTP saat Ramadan dan menggelar kegiatan Car Free Day. Berdasarkan koordinasi dengan Pak Bupati, kegiatan ini akan menjadi agenda rutin di Abdya,” ujar Teguh.
Teguh menambahkan, pihaknya siap membuka ruang kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Abdya.
“KNPI akan menjadi mitra strategis pemerintah, sekaligus wadah bagi pemuda untuk berkreasi dan berkontribusi,” tegasnya.
Safaruddin: Pemuda Adalah Penentu Arah Daerah
Bupati Aceh Barat Daya, Safaruddin, dalam arahannya memaparkan perjalanan panjang pemuda Abdya yang menurutnya penuh dinamika dan semangat perjuangan. Ia bahkan membagikan pengalaman pribadinya yang pernah gagal berkali-kali dalam organisasi maupun kontestasi politik.
“Beberapa kali saya mengalami kegagalan, pernah gagal maju sebagai ketua KNPI Abdya, termasuk saat maju sebagai calon DPRK 2009 dan DPR 2014. Namun kesabaran dan pengalaman organisasi membuat saya yakin, setiap perjuangan ada waktunya,” katanya.
Safaruddin menegaskan, wajah-wajah baru KNPI hari ini membawa harapan bagi kemajuan daerah.
“Abdya ini akan maju atau tidak, itu tergantung dari kesiapan kalian. Saya optimis, dengan kolaborasi yang baik, pemuda bisa melahirkan prestasi yang lebih baik dari generasi sebelumnya,” ujarnya.
Di momen yang sama, Bupati juga menitipkan pesan spiritual kepada para pemuda.
“Jangan pernah tinggalkan salat lima waktu. Kita punya kekurangan, dan karena itu kita membutuhkan salat sebagai penolong,” pesannya.
Safaruddin turut menyinggung musibah yang sedang melanda beberapa daerah di Aceh. Ia menginstruksikan penggalangan bantuan dan zikir bersama untuk mendoakan keselamatan warga terdampak.
“Saya sudah intruksikan kepada para kepala SKPK dan camat untuk segera mengumumkan dan mengumpulkan bantuan agar cepat kita salurkan,” katanya.
Di akhir pengarahan, Safaruddin berharap pengurus baru tidak hanya merayakan pelantikan, tetapi segera menyusun langkah konkret.
“Saya membuka ruang seluas-luasnya untuk KNPI bekerja sama dengan pemerintah daerah. Namun jika pemerintah keluar dari garis kepentingan masyarakat, KNPI wajib bersikap kritis,” tegasnya.
Ia juga menegaskan komitmen memperkuat dinas kepemudaan agar mampu melahirkan generasi yang lebih siap menyongsong masa depan Abdya.
“Selamat bekerja kepada seluruh pengurus KNPI Abdya. Semoga Allah meridai setiap langkah kita,” pungkasnya.










