Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Jelang Sidang Tesis, Apoteker Muda Universitas Negeri Malang Mengabdi di Aceh

redaksi by redaksi
06/01/2026
in Lintas Timur
0
Jelang Sidang Tesis, Apoteker Muda Universitas Negeri Malang Mengabdi di Aceh

LHOKSEUMAWE – Di tengah tahapan akademik menjelang sidang tesis, sembari menunggu keluarnya Letter of Acceptance (LoA), Ranny Fitria Puspitasari, mahasiswi S2 Manajemen Universitas Negeri Malang, memilih mengambil langkah pengabdian.

Memanfaatkan jeda proses akademik tersebut, perempuan yang juga berprofesi sebagai apoteker ini berangkat ke Aceh sebagai relawan kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Ranny tergabung sebagai relawan batch pertama dan menjalankan tugas kemanusiaan sejak 20 hingga 31 Desember 2025 di wilayah Aceh Utara. Perjalanan menuju lokasi terdampak tidak mudah dan memerlukan waktu yang panjang, namun seluruh proses dilalui dengan kesabaran dan semangat pengabdian.

Penugasan Ranny awalnya akan ditempatkan di Aceh Utara Puskesmas Langkahan, lalu dipindahkan ke Puskesmas Seunuddon. Di lokasi ini, Ranny tidak hanya menjalankan peran sebagai apoteker, tetapi juga memberikan ketenangan serta dukungan psikologis bagi warga pascabencana yang datang dengan keluhan fisik maupun rasa cemas dan trauma.

Sebagai apoteker, Ranny memastikan ketersediaan serta ketepatan penggunaan obat-obatan. “Pengabdian ini mengajarkan saya bahwa hadir dan mendengarkan sering kali sama pentingnya dengan tindakan medis itu sendiri,” ujarnya.

Selama bertugas, Ranny menyaksikan langsung respons pemerintah yang cepat dan terkoordinasi dalam penanganan bencana. Ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, khususnya Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan kepada para relawan untuk terlibat langsung dalam misi kemanusiaan di Aceh.

Setelah masa tugas berakhir, perjalanan kepulangan pun kembali panjang. Dari Aceh, Ranny dan tim menuju Medan, transit di Batam, melanjutkan perjalanan ke Bandara Juanda Surabaya, sebelum akhirnya kembali ke Malang.

Ranny juga mengapresiasi Kepala Puskesmas Seunuddon, H. Ismail, SKM., M.M., serta menyampaikan terima kasih kepada dokter, perawat, tenaga kesehatan lingkungan, rekan sejawat apoteker, dan seluruh tim pendukung.

Ia turut berterima kasih kepada jajaran akademik Universitas Negeri Malang, khususnya Kepala Prodi S2 Manajemen Prof. Dr. Budi Eko Soetjipto, M.Ed., M.Si., serta dosen pembimbing Prof. Dr. F. Danardana Murwani, M.M. dan Prof. Dr. Wening Patmi Rahayu, S.Pd., M.M. atas dukungan yang diberikan.

Selain itu, Ranny juga menyampaikan rasa terima kasih kepadaKeluarga atas doa dan dukungan penuh sehingga ia dapat mengikuti kegiatan relawan ini dengan tenang.

Usai menyelesaikan penugasan batch pertama, Ranny sempat mendapat tawaran mengikuti batch kedua, namun belum dapat bergabung karena harus menunaikan tanggung jawab akademiknya menjalani sidang tesis pada bulan januari. Ia mendoakan para relawan yang melanjutkan tugas agar senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan.

Menutup pengabdiannya, Ranny berharap Aceh segera pulih dan masyarakat dapat bangkit dengan harapan baru.

 

Previous Post

25 ASN Kemenag Subulussalam Jadi Relawan ke Aceh Tamiang

Next Post

Pembangunan Huntara di Aceh, Pakar UGM Tekankan Aspek Keselamatan

Next Post
Pembangunan Huntara di Aceh, Pakar UGM Tekankan Aspek Keselamatan

Pembangunan Huntara di Aceh, Pakar UGM Tekankan Aspek Keselamatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kemenag Serahkan Bantuan untuk Masyarakat dan Masjid di Aceh Utara

Kemenag Serahkan Bantuan untuk Masyarakat dan Masjid di Aceh Utara

14/01/2026
Korban TPPO Asal Aceh Utara Diminta Tebusan Rp40 Juta, Haji Uma Koordinasi dengan KBRI

Korban TPPO Asal Aceh Utara Diminta Tebusan Rp40 Juta, Haji Uma Koordinasi dengan KBRI

14/01/2026
Nyan, Bupati Pidie Jaya Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat

Nyan, Bupati Pidie Jaya Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat

14/01/2026
PUPR Aceh Bersihkan Longsor di Ruas Peureulak–Lokop–Batas Gayo Lues

PUPR Aceh Bersihkan Longsor di Ruas Peureulak–Lokop–Batas Gayo Lues

14/01/2026
Dinas ESDM Aceh Terjunkan 70 Relawan Bersihkan Sekolah di Aceh Tamiang

Dinas ESDM Aceh Terjunkan 70 Relawan Bersihkan Sekolah di Aceh Tamiang

14/01/2026

Terpopuler

Nyan, Bupati Pidie Jaya Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat

Nyan, Bupati Pidie Jaya Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat

14/01/2026

Banjir Aceh Diduga Akibat Hilangnya 1.100 Hektar Hutan di DAS Jambo Aye

Krak, Harga Emas di Banda Aceh Capai Rp8 Juta per Mayam

Bandara SIM Aceh Gagalkan Penyelundupan 1,9 Kg Sabu ke Jakarta

Pemkab Pijay Salurkan Beras CPP Bagi Korban Banjir

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com