SIGLI – Sebagai wujud kepedulian terhadap balai pengajian yang terdampak bencana banjir bandang, Relawan Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (KOSGORO) 1957 Aceh bersama Relawan Kosgoro Pidie melaksanakan kegiatan bakti sosial Minggu 11 Januari 2026.
Kegiatan Gotong Royong tersebut dipusatkan di Balai Pengajian Darul Falah Al Aziziyah, yang merupakan salah satu lembaga pendidikan keagamaan yang mengalami kerusakan cukup parah akibat terjangan banjir.
Balai pengajian yang dipimpin oleh Abi Maddy tersebut berlokasi di Gampong Puuk, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie.
Sejumlah relawan bahu-membahu membersihkan lumpur, puing-puing, serta membantu pemulihan fasilitas balai pengajian dan rumah warga sekitar.
Ketua Pimpinan Daerah Konsolidasi (PDK) KOSGORO 1957 Aceh, H. Jamaluddin, ST, MM, yang didampingi Wakil Ketua PDK KOSGORO 1957 Aceh, Dr. Safwan, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial KOSGORO terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.
“Kami hadir bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga semangat kebersamaan. KOSGORO ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita yang terdampak banjir bandang tidak merasa sendiri, terutama mereka yang paling rentan dan membutuhkan uluran tangan,” ujar H. Jamaluddin.
Kehadiran para relawan mendapat sambutan hangat dari masyarakat Gampong Puuk. Warga mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini, terutama bagi kalangan lanjut usia dan para janda yang kesulitan membersihkan rumah dan lingkungan pascabanjir.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan dari KOSGORO. Tanpa bantuan ini, kami tidak sanggup membersihkan rumah sendiri,” ungkap salah seorang warga.
Sementara itu, Ketua PDK KOSGORO 1957 Pidie, Mirzan Fuadi, ST, menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kembali semangat kebersamaan serta mempercepat proses pemulihan kondisi masyarakat pasca bencana banjir bandang.
“Melalui aksi kemanusiaan ini, KOSGORO Aceh dan KOSGORO Pidie menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjunjung tinggi nilai gotong royong, serta memperkuat solidaritas sosial dalam menghadapi berbagai tantangan dan musibah.” Katanya.[Mul]











