Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Mendagri Minta Tambahan Personel TNI-Polri-Sekolah Kedinasan Terjun ke Aceh

redaksi by redaksi
16/01/2026
in Nanggroe
0
Mendagri: Penanganan Bencana di Aceh Tamiang Perlu Perhatian Khusus

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. ANTARA/HO-Kemendagri

Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta TNI, Polri hingga sekolah kedinasan untuk menambah personel ke daerah terdampak bencana di Sumatera. Hal itu untuk melakukan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, khususnya Aceh.

“Untuk pemerintahan kabupaten, semuanya lancar kecuali Aceh Tamiang. Aceh Tamiang kemarin betul-betul down, baik kantornya, dinasnya. Tapi setelah kemudian dikirimkan banyak sekali kekuatan di sana, mulai dari TNI/Polri yang pertama, IPDN 1.100 lebih, kemudian dari KementerianKum, PoltekKum 500 ngirim, dan kemarin itu mengirimkan 1.142 dari Kementerian KKP,” kata Tito saat rapat koordinasi di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Kamis (15/1/2026).

Tito menuturkan akan ada kekuatan tambahan penanganan bencana dalam waktu dekat. Para personel tambahan akan datang dari kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitarda) dari akademi TNI dan Polri.

“Minggu depan saya dengar akan ada Latsitarda dari akademi TNI/Polri, 2.000 total. Sebagian besar tumpahnya Tamiang. Kemudian ke Aceh Timur, Aceh Utara, dan di Pidie. Daerah-daerah lumpur semua itu. Akan bergerak mereka door to door. Sudah. Kalau boleh ditampilkan foto-fotonya,” jelasnya.

Dia juga ingin personel dari sekolah kedinasan bisa turun langsung ke sejumlah daerah terdampak bencana. Tito menyebut kebutuhan tenaga di daerah terdampak masih besar.

“Nah, kalau ada lagi yang sekolah kedinasan lagi yang mau ngirim, saya tahu masih ada dari Kementerian Perhubungan banyak, kemudian juga dari Sekolah Tinggi Intelijen juga banyak pasukannya. Kalau mau ngirim lagi, silakan saja,” kata dia.

“Karena ini sudah menyangkut alat berat diperlukan untuk di daerah yang jalan umum, fasilitas umum. Tapi kalau sudah masuk ke gang-gang, ke rumah-rumah, itu enggak bisa, itu harus perorangan masuk,” imbuhnya.

Menurut Tito, proses pemulihan pascabencana akan berjalan cepat bila dibantu banyak personel. Untuk itu, dia juga meminta tambahan personel Polri maupun TNI ditambah.

“Tadi makin banyak orang masuk ke sana makin bagus. Saya meminta TNI/Polri, saya dengar sudah hampir 1.000 ke sana, di-BKO saja. Kemudian juga kalau bisa TNI 5.000 saja tambah di sana, itu akan jauh lebih cepat lagi. Ditambah sekolah kedinasan. Tapi ya tolong yang berangkat ke sana jangan orang berangkatnya saja,” ujarnya.

“Lengkapi juga dengan peralatan perorangannya. Nomor satu, sepatu boot karet. Yang kedua adalah sekop, cangkul. Yang ketiga alat dorong, dorong tanah itu. Keempat dump truck sama ekskavator. Itu sangat membantu. Apalagi ditambah semprotan air. Itu akan sangat membantu sekali,” kata dia.

Sumber: detik.com

Previous Post

Ketua DWP Aceh Salurkan Bantuan Pemulihan Pascabanjir di Aceh Tamiang

Next Post

Wabup Aceh Barat Tegaskan Pelarangan Domino di Ruang Publik

Next Post
Wabup Aceh Barat Tegaskan Pelarangan Domino di Ruang Publik

Wabup Aceh Barat Tegaskan Pelarangan Domino di Ruang Publik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

515 Tahun Pidie: Jejak Pedir dan Darul Amni yang Tak Boleh Hilang

515 Tahun Pidie: Jejak Pedir dan Darul Amni yang Tak Boleh Hilang

20/09/2026
Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

20/09/2026
Aceh Raih Peringkat 4 Nasional di MTQ 2026

Ketua DPRK Minta Pemko Banda Aceh Beri Bonus Layak untuk Pemenang MTQ Nasional, Pemerintah Aceh Diniai Perlu Perhatian Khusus

20/09/2026
RKI Kuta Alam Launching Sekolah Keluarga, Ibu‑ibu Muda Sambut Antusias

RKI Kuta Alam Launching Sekolah Keluarga, Ibu‑ibu Muda Sambut Antusias

20/09/2026
Pidato Perdana Sayuti, Bongkar Empat PR Besar Demokrat Aceh

Pidato Perdana Sayuti, Bongkar Empat PR Besar Demokrat Aceh

20/09/2026

Terpopuler

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

19/09/2026

Mendagri Minta Tambahan Personel TNI-Polri-Sekolah Kedinasan Terjun ke Aceh

PKB Pidie Jaya Pasang Target Agresif: Satu Dapil Satu Kursi

Luar Biasa! Hasil Panen di Blangpidie Capai 8,7 Ton per Hektare, Rekor Tertinggi Selama 6 Tahun

TANI Merdeka Indonesia Abdya Apresiasi Kepemimpinan Safaruddin – Zaman Akli atas Capaian Hasil Panen Petani yang Melimpah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com