Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Dua Layanan Berat RSUD Aceh Tamiang Sudah Berfungsi

redaksi by redaksi
25/01/2026
in Lintas Timur
0
Dua Layanan Berat RSUD Aceh Tamiang Sudah Berfungsi

Direktur RSUD Aceh Tamiang Andika Putra saat memberi keterangan kepada ANTARA di Aceh Tamiang, Minggu (25/1/2026). (ANTARA/Dede Harison)

Tamiang – Direktur RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang, Andika Putra menyatakan sejumlah layanan medis kategori berat di rumah sakit plat merah itu sudah kembali berfungsi maksimal seiring rekonstruksi pemulihan pascabencana.

“Saat ini ada dua layanan berat sudah aktif, yaitu hemodialisis/cuci darah dan Intensive Care Unit (ICU),” kata Andika Putra, di Aceh Tamiang, Minggu.

Andika menjelaskan layanan hemodialisis atau terapi cuci darah rusak total saat peristiwa bencana banjir bandang pada akhir November 2025. Kini, seluruh peralatan sudah dipulihkan dan mulai beroperasi sejak 24 Desember.

“Total pasien kami itu ada 47 orang yang terdaftar untuk cuci darah rutin dengan 10 alat. Pas kami sudah aktif separuh dari pasien 23 orang sudah kembali cuci darah ke rumah sakit ini,” ujarnya.

Ia menceritakan, ketika banjir semua pasien cuci darah (47 orang) menjalani perawatan keluar yaitu ke rumah sakit Langsa hingga Medan Sumatera Utara. Sekitar 24 pasien yang belum kembali mungkin dikarenakan belum bisa pulang karena rumahnya rusak berat.

“Mungkin kalau rumah mereka di sini sudah pulih, pasien akan kembali ke sini. Ini merupa salah satu prioritas layanan yang dibuka setelah UGD, rawat inap dan alat-alat, maka cuci darah,” katanya.

Menurutnya, fasilitas cuci darah harus steril menggunakan instalasi RO. Saat ini kondisi mesin dan instalasi cuci darah di RSUD semuanya telah diganti baru. Sehingga dalam sehari, bisa melayani sekitar lima sampai enam pasien, aktif Senin-Sabtu.

“Biasanya pasien cuci darah itu kan, minimal seminggu dua kali. Kalau hari Sabtu layanan dilakukan setengah hari, tapi sejauh ini cuci darah ini sudah layanan optimal 100 persen,” kata Andika.

Selain itu, lanjut Andika, saat ini RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang juga menerima bantuan pengadaan Inkubator bayi dari alumni Ikatan Kedokteran Universitas Indonesia (IKUI) dan bantuan tempat tidur pasien dari pihak ketiga.

Untuk diketahui, dari total 243 bed tempat tidur di rumah sakit tinggal tersisa 60 bed akibat banjir. Padahal, dalam kondisi normal RSUD Aceh Tamiang masih kekurangan bed.

“Sekarang ini sudah banyak bantuan, mungkin ada sekitar 80 bed tempat tidur. Tapi masih butuh banyak lagi, karena 243 bed saja itu kurang. Kami masih menerima rawat inap di IGD, karena di ruangan lain belum ada tempat tidur,” demikian Andika Putra.

Sumber: antara

Previous Post

Pemadaman Kebakaran Lahan Gambut di Aceh Barat Terkendala Angin Kencang

Next Post

Mualem ‘Nikah’ Lagi, Begini Reaksi Istri Pertama dan Kedua

Next Post
Beragam Komentar Warganet Soal Video Mualem dan ‘Mabit’ Baru dari Malaysia

Mualem 'Nikah' Lagi, Begini Reaksi Istri Pertama dan Kedua

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Libur Nasional dan Cuti Bersama Disdukcapil Abdya Tetap Layani Masyarakat

Libur Nasional dan Cuti Bersama Disdukcapil Abdya Tetap Layani Masyarakat

13/05/2026
Maraknya Pencurian Hewan Ternak, Polres Abdya Amankan BB dan Himbauan Masyarakat Waspada

Maraknya Pencurian Hewan Ternak, Polres Abdya Amankan BB dan Himbauan Masyarakat Waspada

13/05/2026
Keuchik Osha Terima SK dari DPP di Jakarta Sebagai Ketua PAN Abdya

Keuchik Osha Terima SK dari DPP di Jakarta Sebagai Ketua PAN Abdya

13/05/2026
DPRK Banda Aceh Gelar RDPU Raqan Insentif dan Penanaman Modal, Serap Masukan Stakeholder

DPRK Banda Aceh Gelar RDPU Raqan Insentif dan Penanaman Modal, Serap Masukan Stakeholder

13/05/2026
Pedagang Coffee Truck Mengadu, Dewan Minta Sistem Zonasi PKL Ditinjau Kembali

Pedagang Coffee Truck Mengadu, Dewan Minta Sistem Zonasi PKL Ditinjau Kembali

13/05/2026

Terpopuler

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

06/05/2026

Temui Kepala BPS Aceh, Darwati Soroti Banyak Warga Tidak Mampu Masuk dalam Desil 8 hingga 10

Keuchik Osha Terima SK dari DPP di Jakarta Sebagai Ketua PAN Abdya

“Awak Tolak Pergub JKA Ureung Taloe, Tim Om Bus-Syech Fadhil…”

Mualem Diminta Copot Sekda dan Ketua DPR Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com