Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Baznas Salurkan 100 Ekor Sapi Meugang untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh

redaksi by redaksi
16/02/2026
in Lintas Timur
0
Baznas Salurkan 100 Ekor Sapi Meugang untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh

Tim relawan Baznas Bencana memasak daging sapi dalam jumlah besar untuk acara makan bersama warga terdampak bencana saat penyaluran bantuan 22 ekor sapi meugang di Aceh Tamiang, Senin (16/2/2026). (ANTARA/Dede Harison)

Tamiang- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan bantuan 100 ekor sapi tradisi meugang menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah bagi masyarakat terdampak bencana di delapan daerah di Aceh, terbanyak untuk Kabupaten Aceh Tamiang.

“Kami hadir untuk membersamai masyarakat agar tetap semangat menyambut Ramadhan meski di tengah situasi pascabencana,” kata Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan di Aceh Tamiang, Senin.

Adapun bantuan 100 ekor sapi tradisi meugang tersebut disalurkan untuk Kabupaten Pidie Jaya 13 ekor, Bireuen 10, Aceh Utara 15, Aceh Timur 15, Aceh Tamiang 22, Aceh Tengah 10, Bener Meriah 5, dan Gayo Lues 10 ekor.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis kepada sejumlah penerima manfaat, yang berlangsung di halaman Masjid Nurhasanah, Desa Kebun Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang.

Bantuan sapi hidup untuk daging meugang tersebut memiliki bobot 240-250 kilogram per ekornya. Penyaluran ini untuk memastikan masyarakat dhuafa dan penyintas bencana dapat menjalankan tradisi meugang dengan layak.

“Meugang bukan sekadar menyembelih sapi atau makan bersama, tetapi memiliki nilai spiritualitas dan emosional yang mendalam bagi rakyat Aceh,” ujarnya.

Saidah menjelaskan, proses penyaluran bantuan ini juga telah dikoordinasi dengan pemerintah Aceh dan kabupaten/kota penerima, sehingga distribusi dagingnya tepat sasaran, serta tidak tumpang tindih dengan bantuan lainnya, termasuk bantuan dari Presiden.

Selain bantuan pangan, Saidah memaparkan bahwa Baznas RI tengah menjalankan program pemulihan pascabencana yang mencakup tiga aspek utama, yakni program “kembali ke masjid” dengan merehabilitasi sarana ibadah, serta program “kembali ke sekolah” melalui distribusi 30.000 paket seragam dan alat tulis.

“Untuk pemulihan jangka panjang, kami akan membangun hunian tetap yang kami sebut Kampung Cahaya Zakat. Di Aceh Tamiang, kami sedang menunggu kepastian titik tanahnya. Begitu lahan siap, pembangunan segera dimulai karena anggarannya sudah tersedia,” kata Saidah.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Aceh Tamiang, Muslizar mengapresiasi atas komitmen BAZNAS dalam membantu pemulihan sosial keagamaan di wilayahnya.

Menurutnya, kehadiran bantuan ini sangat berarti bagi warga yang sedang berusaha bangkit dari dampak bencana alam.

Tradisi meugang sendiri merupakan warisan budaya masyarakat Aceh yang dirayakan tiga kali setahun, yakni menjelang Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha, sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan.

“Dari 100 ekor sapi tersebut kita Aceh Tamiang mendapat paling banyak dari daerah lain yakni 22 ekor,” kata Muslizar.

Amatan di lapangan, sejumlah sapi juga disembelih di lokasi acara bertajuk “Tarhib Ramadhan Baznas Meugang Bersama Masyarakat Aceh” untuk dimasak dan makan bersama penyintas bencana, warga sekitar dan tim relawan Baznas.

Sumber: antara

Previous Post

Stok dan Distribusi BBM di Aceh Tamiang Aman

Next Post

FDK UIN Ar-Raniry, UnIPSAS dan UNISSA Gelar PKM Kolaborasi Internasional

Next Post
FDK UIN Ar-Raniry, UnIPSAS dan UNISSA Gelar PKM Kolaborasi Internasional

FDK UIN Ar-Raniry, UnIPSAS dan UNISSA Gelar PKM Kolaborasi Internasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Akses ke Desa Terisolir di Aceh Tengah Bisa Dilalui dengan Kendaraan Roda Dua

Akses ke Desa Terisolir di Aceh Tengah Bisa Dilalui dengan Kendaraan Roda Dua

04/04/2026
PN Banda Aceh Vonis Eks Kepala Desa 3,5 Tahun Penjara di Kasus Dana Desa

PN Banda Aceh Vonis Eks Kepala Desa 3,5 Tahun Penjara di Kasus Dana Desa

04/04/2026
BPBD Simeulue Kerahkan Bantu Warga Terdampak Banjir

BPBD Simeulue Kerahkan Bantu Warga Terdampak Banjir

04/04/2026
Nyan, Teungku Habibi dan Zahara Dapat Beasiswa dari Pemkab Aceh Barat

Nyan, Teungku Habibi dan Zahara Dapat Beasiswa dari Pemkab Aceh Barat

04/04/2026
Tu Bulqaini: Meski Gabung ke PKB, H. Sibral Malasyi Tetap sebagai Ketua PAS Aceh Pidie Jaya

Tu Bulqaini: Meski Gabung ke PKB, H. Sibral Malasyi Tetap sebagai Ketua PAS Aceh Pidie Jaya

04/04/2026

Terpopuler

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

Kerap Bertindak Ala Premanisme, Sekjend PAN Pijay Minta Wabup Periksa Kesehatan Mental

140 Siswa Madrasah di Aceh Besar Lulus SNBP, MAS RIAB Paling Banyak

YARA Pertanyakan Peran Polres Lhokseumawe dalam Pembongkaran Keramba Waduk Pusong: Dugaan Intimidasi Menguat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com